Beranda APP 2020 Peduli lawan Pandemi: Bakti Sosial Tanggap Bencana Virus Covid-19 Jilid 3

Peduli lawan Pandemi: Bakti Sosial Tanggap Bencana Virus Covid-19 Jilid 3

799
0

Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu kota di Indonesia yang terpapar virus corona. Hingga saat ini Yogyakarta menjadi kota ke 16 dengan jumlah penduduk terbanyak yang terjangkit virus corona (versi kompas.com).

Data terbaru yang dipublikasikan pada 14 Mei 2020 menunjukkan sebanyak 185 penduduk DIY terjangkit virus corona. Tingkat kesembuhan tergolong belum memuaskan sebab masih di angka 68 orang atau sekitar 37% dan angka kematian sebesar 4% dari jumlah kasus yang terkonfirmasi oleh pemerintah.

Tren nasional untuk kasus pasien yang sembuh setelah terjangkit virus corona juga mengalami peningkatan dari hari ke hari. Kita patut bersyukur sebab menurut cuplikan data di atas, DIY termasuk kota yang penyebarannya tergolong lambat dan minim korban jika dibandingkan dengan kota lain seperti DKI Jakarta atau bahkan negara lain contohnya Amerika Serikat. Namun kita pun tak boleh lengah, sebab tren nasional kasus meninggal dan terkonfirmasi virus corona masih terus bergerak naik.

Masa pandemi Covid-19 ini menjadi masa-masa sulit bagi semua orang. Sebab mewabahnya virus corona berdampak cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.

DikutipĀ  dari berita, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan angka kemiskinan di Indonesia akan meningkat hingga 1,1 juta orang untuk skenario terberat. Sementara untuk skenario yang lebih berat, tambahan angka kemiskinan akan sebanyak 3,78 juta orang.

Perkiraan ini dengan asumsi bahwa penyebaran virus corona masih akan terus meluas namun tidak sampai memburuk. Peningkatan angka kemiskinan ini berasal dari penduduk yang rentan miskin dan hampir miskin yang mencapai sekitar 25 % dari penduduk Indonesia. Dengan mewabahnya virus corona dan diterapkannya aturan untuk tinggal di rumah, banyak golongan masyarakat yang mengalami penurunan dan pendapatan bahkan harus kehilangan mata pencahariannya.

Bakti sosial dalam rangka membantu umat paroki yang terdampak virus corona kembali dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2020. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari penerima bantuan maupun pihak luar yang terus memberikan kontribusinya dalam bentuk sumbangan sembako.

Pada bakti sosial kali ini, tim APP dan PSE menerima sumbangan telur ayam dari bapak N. Yudianto selaku salah satu umat Paroki Jetis dan juga sumbangan beras yang berasal dari Kevikepan DIY. Kegiatan tanggap bencana ini merupakan salah satu upaya Gereja untuk mengurangi tambahan angka kemiskinan, terutama penduduk rentan miskin yang menjadi miskin atau penduduk kelas menengah yang menjadi rentan miskin akibat kehilangan pendapatan.

Persiapan kegiatan dimulai pada Senin, 11 Mei 2020 dan berlangsung selama 2 hari. Jumlah relawan yang membantu sebanyak 11 orang terdiri dari tim APP, PSE, dari bidang kemasyarakatan dan umat paroki. Kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.

Sebanyak 220 paket sembako didistribusikan dengan mobil umat namun ada pula yang diambil langsung oleh ketua wilayah. Setiap wilayah mendapat kuota tambahan 1 keluarga dengan ketentuan ketua lingkungan perlu memutakhirkan data bantuan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Secara keseluruhan kegiatan bakti sosial berjalan dengan lancar. Semoga Tuhan memberkati dan menjauhkan kita dari virus-virus yang berbahaya bagi kesehatan. Tetap semangat!

Penulis : Christina A.R
Foto : Tim Kemasyarakatan & Ketua Lingkungan
.
.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here