Beranda APP 2020 Gerakan Umat Paroki Jetis di Masa Pandemi Virus Corona

Gerakan Umat Paroki Jetis di Masa Pandemi Virus Corona

1143
0

Bila wabah virus Corona adalah ujian maka persoalannya adalah kemanusiaan. Bagaimana kepedulian masyarakat menjadi hal pokok yang menjadi sorotan. Saat ini banyak gerakan sosial yang diselenggarakan baik oleh masyarakat umum, para musisi, pejabat pemerintahan dan berbagai elemen masyarakat.

Seiring dengan perkembangan teknologi, gerakan sosial ini dilaksanakan lewat streaming, video di media sosial atau terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal inilah yang dilakukan oleh umat Paroki Jetis di tengah situasi pandemi Covid-19.

Umat peduli, perhatian dan menunjukkan solidaritasnya lewat bantuan-bantuan yang diberikan ke Gereja untuk kemudian disalurkan kepada umat di lingkungan yang kurang mampu dan masyarakat umum. Paroki St. Albertus Agung Jetis telah menerima bantuan antara lain berupa alat-alat kebersihan, paket nasi bungkus, paket nasi kotak dan sembako. Bantuan-bantuan tersebut diterima oleh Tim APP (Aksi Puasa Pembangunan) dan dikelola agar membawa manfaat terlebih bagi mereka yang terdampak virus Corona.

Kegiatan berbagi nasi bungkus sampai dengan saat ini telah dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama pada hari Senin, 20 April 2020 Gereja St. Albertus Agung Jetis mengadakan gerakan sosial berbagi nasi bungkug untuk masyarakat umum sebanyak 270 paket. Nasi bungkus sebanyak 220 paket merupakan bantuan dari salah satu umat di Paroki Jetis yaitu Bapak Wahyu Herman dan 50 paket lainnya bantuan tambahan dari Gereja. Pembagian nasi bungkus dilakukan untuk membangun rasa solidaritas sekaligus meringankan beban masyarakat terutama dari sisi ekonomi. Gerakan ini berlangsung dari pukul 09.00-10.00 WIB. Kontributor dari gereja yang ikut membagikan nasi bungkus berasal dari tim APP, PSE, OMK dan umat lain yang ingin ikut serta menyapa masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah para pejalan kaki, supir ojek online, pedagang – pedagang kecil, tukang becak, tukang sapu jalan dan semua pihak yang membutuhkan. Kegiatan berbagi nasi tahap pertama berjalan dengan lancar.

Gerakan kedua dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2020 di depan Gereja St. Albertus Agung Jetis. Kali ini kegiatan bagi nasi dilaksanakan pada sore hari menjelang waktu berbuka mengingat sudah memasuki bulan puasa. Nasi bungkus sebanyak 250 paket merupakan sumbangan dari alumnus angkatan 1994 ++ Sekolah Johannes De Britto, Yogyakarta. Sasaran kegiatan masih sama yaitu para supir ojek online, tukang becak dan semua pihak yang membutuhkan bantuan makanan di sekitar area gereja. Gerakan kedua berlangsung dari pukul 17.00 hingga 17.45 WIB. Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi pada kegiatan berbagi nasi tahap ini.

Gerakan berbagi nasi tahap ketiga dilaksanakan pada hari Jumat, 1 Mei 2020 di depan Gereja St. Albertus Agung Jetis. Tiga ratus paket nasi yang dibagikan merupakan sumbangan dari salah satu umat paroki Jetis yang tidak ingin disebutkan namanya. Sebanyak 60 paket nasi dibagikan kepada masyarakat dengan mengendarai sepeda motor sementara sisanya dibagikan di depan gereja. Selain nasi kotak, umat juga membagikan masker kain dan satu potong kue. Spesial pada gerakan ketiga ini, Romo Paroki dan Bapak Joko Sunarno selaku wakil ketua Dewan Paroki ikut serta dalam persiapan dan pembagian nasi kotak. Kegiatan berlangsung dari pukul 17.00 hingga 18.00 WIB kemudian ditutup dengan makan bersama para relawan yang membantu distribusi nasi kotak kepada masyarakat.

Berbagai kegiatan yang telah terlaksana di atas merupakan wujud nyata kepedulian Gereja kepada masyarakat umum yang terdampak virus Corona terutama dari sisi ekonomi. Gereja menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam membantu umatnya yang menderita dan menanggung beban. Kiranya Gereja sebagai wajah sosial yang berlandaskan kasih senantiasa menjadi nyata dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat terutama dalam situasi pandemi saat ini.

.
.

Penulis : Christina A.R & Elisabeth Puji S.
Foto : Tim Kemasyarakatan

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here