Beranda Berita Terbaru Menjadi Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Kota Jogja : Misa Syukur HUT ke-58th...

Menjadi Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Kota Jogja : Misa Syukur HUT ke-58th Paroki Santo Albertus Agung Jetis Yogyakarta

558
0

Semarak sukacita dapat dirasakan dalam perayaan Misa Syukur HUT ke-58th Paroki Santo Albertus Agung Jetis Yogyakarta, yang dilaksanakan pada hari Minggu, 19 November 2023. Perayaan ekaristi diselenggarakan secara konselebrasi dengan dipimpin oleh Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr selaku Vikaris Episkopalis (Vikep) Kategorial Keuskupan Agung Semarang serta didampingi oleh Romo Vincentius Suparman, Pr selaku Pastor Paroki Jetis dan Romo Yustinus Winaryanto, Pr. Ratusan umat dengan antusias juga turut hadir dalam perayaan ekaristi ini baik secara langsung datang ke gereja maupun melalui live streaming Youtube Komsos Jetis.

Ekaristi dimulai dengan perarakan petugas liturgi beserta romo yang diawali dengan barisan pembawa vandel dari 20 lingkungan yang ada di Paroki Jetis. Dalam sambutan yang diberikan, Romo Vincentius Suparman, Pr selaku Pastor Paroki Jetis mengucapkan terima kasih kepada para umat yang telah hadir dalam perayaan ekaristi HUT Paroki ke-58th ini. Di usia yang bukan tua namun tidak lagi muda ini, diharapkan umat dapat semakin bergairah dalam memuji dan memuliakan Tuhan, serta mengajak untuk bersama-sama melangkah mengembangkan gereja yang kita cintai.

Perayaan ekaristi dipimpin Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr selaku Vikep Kategorial Keuskupan Agung Semarang yang berjalan dengan hikmat namun penuh sukacita. Secara khusus juga, selama misa berlangsung semua lagu yang dibawakan oleh koor akan diiringi dengan musik keroncong yang menambah suasana semakin istimewa.

Sementara itu dalam homilinya, Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr menyampaikan bahwa Tuhan tidak asal-asalan ketika menciptakan Paroki Jetis. Melalui rencana yang panjang maka dianugerahkan kepada para romo, suster, bruder, dan seluruh umat talenta-talenta yang dibutuhkan untuk membangun gereja. Berkat talenta semangat dan gigih itu akhirnya berhasil memperoleh SK melalui Bapak Uskup sehingga mempunyai badan hukum yang jelas.

Anugerah lainnya yang membuat Paroki Jetis semakin istimewa adalah tempat yang strategis di pusat Kota Yogyakarta. Berada di jalan utama (Jl. A.M. Sangaji)  dan dekat dengan destinasi utama wisata Jogja (Tugu Pal Putih dan kawasan Malioboro), sehingga wisatawan yang berkunjung ataupun menginap di hotel sekitar dan tentunya umat Katholik setempat akan datang ke Gereja Santo Albertus Agung Jetis untuk menyambut dan bertemu Tuhan Yesus.

Gereja Jetis bagaikan oase di tengah riuh kesibukan duniawi masyarakat Kota Yogyakarta sehingga dapat menjadi tempat berteduh yang paling nyaman untuk menemukan kedamaian dan ketenangan untuk berdialog dengan Tuhan. Selain itu, umat Paroki Jetis selalu dengan tangan terbuka menerima siapa pun orang yang datang ke gereja dengan ramah dan saling peduli dengan satu sama lain.

Dalam usaha pembangunan kawasan gereja pun umat Paroki Jetis melibatkan inspirasi dan campur tangan kuasa Roh Kudus, hal ini dapat dilihat dalam Doa Novena Pembangunan. Umat rindu akan rumah Tuhan yang lebih layak dan mewadahi segala aktivitas dalam pelayanan. Namun yang paling pokok menyemangati kita adalah rindu akan rumah Tuhan dimana Tuhan sendiri yang hadir bertahta dan tinggal di Gereja Jetis, yang menjadi kekuatan untuk membangun gereja di dalam Kristus.

Kita juga patut mensyukuri buah-buah rohani Gereja Jetis yang menghasilkan suster, bruder, romo, dewan pastoral paroki, dan umat yang berkarya dalam pelayanan gereja sejak awal hingga saat ini, mereka adalah buah-buah yang nyata. Serta mereka para warga (alm) yang telah mengalami keselamatan kekal abadi bahagia di surga. Karena ketika dibaptis di Gereja Jetis dan menerima sakramen-sakramen lainnya, mereka memetik buahnya yaitu penebusan. Syukur yang utama buah penebusan Kristus yaitu keselamatan.

58th sudah Paroki Jetis hadir memberikan pelayanan dan menjadi saluran cinta kasih Allah bagi umat paroki maupun kepada masyarakat sekitar gereja, serta menjadi saksi perkembangan iman. Oleh karena itu sebagai ungkapan syukur, dalam misa ini dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol “Manunggalin Kawula lan Gusti, Gusti lan Kawula”; bersatunya Tuhan dan Manusia, Manusia dan Tuhan. Allah yang menjadi manusia melalui Yesus Kristus. Sekaligus sebagai wujud syukur tanda persatuan umat dalam memajukan Paroki Jetis. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr didampingi oleh Romo Vincentius Suparman, Pr dan Romo Yustinus Winaryanto, Pr. Kemudian tumpeng diberikan kepada perwakilan-perwakilan umat.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengumuman lomba-lomba yang telah dilaksanakan pada hari-hari sebelumnya yang diikuti oleh seluruh lingkungan Paroki Jetis. Berikut hasilnya.

  • Lomba Masak Nasi Goreng oleh Bapak-Bapak

Juara 1 : Lingkungan Santo Paulus Jatimulyo

Juara 2 : Lingkungan Santo Yusuf Bangirejo

Juara 3 : Lingkungan Santo Antonius Padua Gowongan

  • Lomba Menghias Tumpeng

Juara 1 : Lingkungan Santo Yohanes Bangunrejo

Juara 2 : Lingkungan Rafael Penumping

Juara 3 : Lingkungan Santo Antonius Padua Gowongan

  • Lomba Pengelolaan Administrasi, Harta Benda, dan Pengembalaan Lingkungan

Juara 1 : Lingkungan Santo Paulus Jatimulyo

Juara 2 : Lingkungan Santa Maria Assumpta Jogoyudan Lor

Juara 3 : Lingkungan Santa Maria Immaculata Kricak

Romo Parman (panggilan akrab Romo Vincentius Suparman, Pr) berpesan bahwa melalui lomba-lomba yang telah diadakan, khususnya Lomba Administrasi Lingkungan, kita dapat melihat ada lingkungan yang sungguh sangat bagus dalam administrasi, pengelolaan harta benda, pengembalaan di lingkungan sebagai contoh bahwa kita pun ingin bergerak maju. Piala menjadi tanggung jawab di lingkungan yang kian berat, karena dapat menjadi referensi yang sangat baik untuk lingkungan lain dalam mengelola lingkungannya. Semoga tetap dipertahankan keguyubannya. Dan untuk lingkungan lain yang belum menjadi juara, agar terus ditingkatkan yang sudah baik menjadi lebih baik.

Tak lupa juga Dewan Pastoral Paroki Harian secara khusus mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya rangkaian HUT ke-58th Paroki Jetis kepada Panitia Wilayah 3 terlebih kepada semua umat yang sudah turut berpartisipasi dalam rangkaian acara. Sesuai dengan tema “Paroki Jetis Bersemangatkan Sinodal Membangun Paguyuban Umat”, Dewan Pastoral Paroki berharap bahwa bersama-sama dengan umat dapat berjalan bersama atau bersinodal untuk menghidupkan paroki ini sehingga tercipta umat yang semakin satu dan guyub rukun terlebih dalam mempersiapkan mimpi kita untuk membangun Gedung Kawasan Gereja Santo Albertus Agung Jetis ini.

Bersamaan dengan hari orang miskin pada hari ini, Paroki Jetis juga peduli pada kaum miskin disekitar kita dengan aksi membagikan sembako kepada umat yang membutuhkan.

Pesan dari Mgr. Dr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Agung di Keuskupan Agung Semarang, yang disampaikan melalui Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr selaku Vikep Kategorial Keuskupan Agung Semarang, adalah tetap rukun dan bersatu berjalan bersama untuk membangun gedung gereja dan kawasan Paroki Jetis agar terwujudnya rumah Tuhan yang nyaman untuk semua orang.

Demikian Misa Syukur dalam rangka HUT ke-58th Paroki Santo Albertus Agung Jetis Yogyakarta berjalan dengan baik dan lancar yang sekaligus menjadi tanda berakhirnya rangkaian acara kemeriahan HUT Paroki Jetis. Ditutup dengan berkat Tuhan oleh romo dan pembagian nasi kuning untuk umat yang dilaksanakan setiap akhir misa pada hari Sabtu dan Minggu (tanggal 18 dan 19 November 2023).

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun ke-58th untuk Paroki Santo Albertus Agung Jetis Yogyakarta! Sebuah paroki dimana tempat kita bersama membangun paguyuban umat yang guyub rukun dan saling melayani. Semoga kita semua dapat kembali merasakan perayaan HUT Paroki Jetis di tahun-tahun berikutnya! Berkah Dalem.

.

.

Penulis : Khatarina Tri Wahyuni A.

Editor : Frans

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here