Renungan Harian Hari Ini 7 November 2026, Bacaan Injil Lukas 16:9-15 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Flp. 4:10-19; Mazmur: 112:1-2.5-6.8a.9; R: 1a; PEKAN BIASA XXXI (H) Hari Sabtu Imam;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 November 2026
Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.
Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku.
Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaat pun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.
Karena di Tesalonika pun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku.
Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.
Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 November 2026
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya.
Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya.
Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 November 2026
Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”
“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 November 2026
Tetapi bagi orang-orang suci-Mu ada cahaya terang. Dan meskipun mereka telah menderita pula, namun dipuji bahagia oleh orang Mesir, ketika mendengar suara mereka tanpa melihat rupanya.
Mereka berterima kasih, oleh karena orang-orang Israel yang telah diperlakukannya dengan lalim tidak menganiaya mereka, dan minta maaf atas permusuhannya dahulu.
Akan ganti kegelapan tadi sudah Kauanugerahkan kepada umat-Mu suatu tiang yang bernyalakan api sebagai penunjuk di perjalanan yang tidak diketahui, bagaikan matahari yang tidak mengganggu guna pengungsian yang penuh kemuliaan itu.
Memang orang-orang Mesir patut dicabut cahayanya dan ditawan dalam kegelapan, oleh karena mereka terus mengurung anak-anak-Mu, yang menjadi perantara untuk menyampaikan cahaya baka hukum Taurat-Mu kepada dunia.
Karena mereka telah memutuskan untuk membunuh semua anak orang-orang suci-Mu, — dalam pada itu satu anak yang telah dibuang diselamatkan — maka sebagai hukuman Engkau merampas banyak anak mereka, dan mereka sendiri serentak Kautumpas dalam air yang bergelora.
Malam itu telah diberitahukan lebih dahulu kepada nenek moyang kami, supaya mereka benar-benar insaf akan sumpah yang mereka percayai lalu mendapat hati.
Maka umat-Mu mengharapkan baik keselamatan orang benar maupun kebinasaan para musuh.
Sebab dengan apa telah Kauhukum para lawan, dengan itupun telah Kaumuliakan kami, setelah kami Kaupanggil.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 7 November 2026
Diam-diam anak-anak suci dari orang yang baik mempersembahkan korban dan sehati membebankan kepada dirinya kewajiban ilahi ini: orang-orang suci sama-sama akan mengambil bagian baik dalam hal-hal yang baik maupun dalam bahaya. Dalam pada itu sebelumnya sudah mereka dengungkan lagu-lagu pujian para leluhur.
Sebaliknya teriakan janggal dari para musuh bergaung, dan ratap tangis karena anak-anak yang ditangisi tersebar luas.
Baik budak maupun tuan dihukum dengan siksa yang sama, dan rakyat jelata menderita sama seperti raja.
Karena kematian yang sama maka pada mereka sekalian ada orang mati yang tidak terbilang jumlahnya, dan jumlah orang hidup tidak cukup untuk menguburkannya, sebab dengan satu pukulan keturunan mereka yang termulia ditumpas.
Meskipun karena ilmu sihirnya mereka tidak percaya sama sekali, namun karena anak-anak sulungnya yang tewas terpaksa diakuinya, bahwa bangsa inilah sungguh anak Allah.
Sebab sementara sunyi senyap meliputi segala sesuatu dan malam dalam peredarannya yang cepat sudah mencapai separuhnya,
maka firman-Mu yang mahakuasa laksana pejuang yang garang melompat dari dalam sorga, dari atas takhta kerajaan ke tengah tanah yang celaka. Bagaikan pedang yang tajam dibawanya perintah-Mu yang lurus,
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 November 2026
Paulus bersyukur atas kemurahan hati jemaat Filipi yang mendukung pelayanannya. la belajar hidup berkecukupan dalam segala keadaan, karena Allah memberi kekuatan, juga lewat orang-orang di sekitar.
Ini mengajarkan kita untuk percaya pada pemeliharaan Allah dan berbagi dengan sesama tanpa mengharapkan balasan. Dalam komunitas, kemurahan hati mempererat ikatan kasih, mempertebal iman akan Allah Sang Pemelihara.
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memberikan ajaran tentang penggunaan kekayaan duniawi. la mendorong para murid untuk menggunakan harta benda dengan bijaksana, yaitu untuk tujuan yang baik dan mulia sehingga ketika harta itu habis, mereka akan diterima di tempat tinggal yang kekal.
Yesus menegaskan bahwa seseorang tidak dapat melayani dua tuan sekaligus; ia tidak dapat melayani Allah dan mamon (uang) pada saat yang sama.
Semoga kita tidak sama seperti orang-orang Farisi yang dikecam Yesus, yang tampak saleh di depan manusia, tetapi hati mereka penuh dengan cinta akan uang, padahal Tuhan mengetahui isi hati manusia.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 November 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan memeriksa kembali hubungan kita dengan harta benda dan sesama. Kekayaan seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan kebaikan, bukan tuan yang menguasai hati kita. Belajarlah dari Santo Paulus untuk merasa cukup, bersyukur atas pemeliharaan Allah, dan berbagi dengan tulus tanpa mengharapkan balasan.
Ya Bapa, sumber segala berkat dan pemeliharaan, terima kasih atas kecukupan yang kami terima setiap hari, termasuk melalui kebaikan orang-orang di sekitar kami. Ampunilah kami ketika terlalu mudah mengeluh dan terus mengejar lebih banyak tanpa mengenal rasa syukur. Bentuklah hati kami agar mampu menerima setiap keadaan dengan iman dan pengharapan.
Ajarlah kami menggunakan harta benda secara bijaksana dan bertanggung jawab. Jangan biarkan uang, kekayaan, atau keinginan memiliki sesuatu menguasai pikiran dan keputusan kami. Tanamkanlah kemurahan hati seperti yang dihidupi Santo Paulus, sehingga kami rela berbagi, menolong mereka yang berkekurangan, dan melakukan kebaikan tanpa menuntut balasan.
Selidikilah hati kami dan murnikanlah setiap motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Jauhkanlah kami dari kesalehan yang hanya tampak di luar, tetapi tidak disertai kasih dan ketulusan. Semoga keluarga kami semakin mengutamakan-Mu daripada harta duniawi, serta menjadikan segala berkat yang diterima sebagai sarana untuk melayani dan membahagiakan sesama. Amin.
.
Tuhan, ajar kami mengelola anugerah-Mu dengan murah hati agar komunitas kami dipenuhi kasih dan kesetiaan pada-Mu. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 November 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





