Renungan Harian Hari Ini 2 November 2026, Pembacaan Injil Yohanes 6:37-40 (baca Alkitab – klik disini)
Pembacaan I: 2Mak. 12:43-46; Mazmur: 143:1-2.5-6.7ab-7.8ab.10; R:1a; Pembacaan II: 1Kor. 15:20-24a.25-28; PEKAN BIASA XXXI; Hari Raya Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman (U);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian dan Injil 2 November 2026
Kemudian dikumpulkannya uang di tengah-tengah pasukan. Lebih kurang dua ribu dirham perak dikirimkannya ke Yerusalem untuk mempersembahkan korban penghapus dosa. Ini sungguh suatu perbuatan yang sangat baik dan tepat, oleh karena Yudas memikirkan kebangkitan.
Sebab jika tidak menaruh harapan bahwa orang-orang yang gugur itu akan bangkit, niscaya percuma dan hampalah mendoakan orang-orang mati.
Lagipula Yudas ingat bahwa tersedialah pahala yang amat indah bagi sekalian orang yang meninggal dengan saleh. Ini sungguh suatu pikiran yang mursid dan saleh. Dari sebab itu maka disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu!
Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup tidak seorang pun yang benar di hadapan-Mu.
Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu.
Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. S e l a
Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur.
Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.
Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata!
.
BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.
Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.
Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa “segala sesuatu telah ditaklukkan”, maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.
Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?
Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.
Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus — padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan.
Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.
Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Injil 2 November 2026
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.
Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.
Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa “segala sesuatu telah ditaklukkan”, maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Injil 2 November 2026
Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.
Jika tidak demikian, apakah faedahnya perbuatan orang-orang yang dibaptis bagi orang mati? Kalau orang mati sama sekali tidak dibangkitkan, mengapa mereka mau dibaptis bagi orang-orang yang telah meninggal?
Dan kami juga — mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam bahaya?
Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.
Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati”.
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Yudas Makabe dalam bacaan pertama berdoa dan mempersembahkan kurban untuk arwah orang-orang yang telah meninggal. Doa dan persembahan bagi saudara-saudari yang telah meninggal ini bukan sekadar praktik ritual,
melainkan juga ungkapan kasih dan penghargaan terhadap mereka; suatu praktik untuk merawat solidaritas dan menguatkan kepedulian agar dalam duka sekalipun kita tetap saling menguatkan serta merawat nilai kemanusiaan. Praktik ini juga mencerminkan keyakinan akan kebangkitan dan kehidupan setelah kematian.
Dalam bacaan Injil hari ini, janji Yesus memberikan jaminan bahwa semua yang datang kepada-Nya akan diterima dan dibangkitkan pada akhir zaman. Ini menguatkan harapan kita akan belas kasih Allah yang tak terbatas,
sambil mengajak kita untuk hidup dalam iman yang aktif, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama. Sebagai komunitas beriman, kita dipanggil untuk saling menguatkan, mendoakan, dan menunjukkan kasih, terutama kepada mereka yang berduka, dengan cara yang mencerminkan harapan akan kehidupan kekal.
Apakah kita juga memiliki keyakinan yang sama seperti Yudas Makabe akan kebangkitan? Bagaimana janji Yesus memotivasi kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan mengajak orang lain?
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Injil 2 November 2026
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan menyerahkan saudara-saudari yang telah mendahului kita ke dalam kerahiman Allah. Dalam iman akan kebangkitan, kita percaya bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya. Semoga harapan ini menguatkan hati kita yang berduka dan mendorong kita untuk semakin setia mengasihi serta mendoakan satu sama lain.
Ya Bapa yang Maharahim, kami menyerahkan saudara-saudari kami yang telah meninggal ke dalam tangan kasih-Mu. Ampunilah segala kekurangan mereka dan anugerahkanlah istirahat kekal dalam hadirat-Mu. Terimalah doa dan persembahan kami sebagai ungkapan kasih, kenangan, dan kerinduan kami akan persatuan kembali dalam kehidupan abadi.
Teguhkanlah iman kami ketika harus berpisah dengan orang-orang yang kami kasihi. Saat kesedihan memenuhi hati, ingatkanlah kami bahwa tidak seorang pun yang datang kepada-Mu akan Engkau tolak. Jadikanlah janji kehidupan kekal sebagai sumber pengharapan yang menolong kami menjalani hari-hari dengan iman dan keberanian.
Dampingilah setiap keluarga yang sedang berduka. Semoga kehadiran saudara seiman menjadi penghiburan melalui doa, perhatian, dan kasih yang tulus. Ajarilah kami untuk tidak hanya mengenang mereka yang telah berpulang, tetapi juga mengasihi mereka yang masih berjalan bersama kami. Semoga hidup kami semakin dekat kepada Yesus dan menjadi kesaksian tentang harapan akan kebangkitan. Amin.
.
Tuhan, kuatkanlah iman kami akan janji hidup kekal. Bantulah kami untuk hidup sebagai komunitas yang mencerminkan kasih-Mu, dan berikanlah istirahat abadi kepada semua arwah umat beriman. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 November 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





