Renungan Harian Hari Ini 5 November 2026, Bacaan Injil Lukas 15:1-10 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Flp. 3:3-8a; Mazmur: 105:2-3.4-5.6-7: R: 3b; PEKAN BIASA XXXI (H);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 November 2026
karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.
Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,
tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.
Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 November 2026
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 November 2026
Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.”
Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
“Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”
“Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?
Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 November 2026
Sungguh tolol karena kodratnya semua orang yang tidak mengenal Allah sama sekali; dan mereka tidak mampu mengenal Dia yang ada dari barang-barang yang kelihatan, dan walaupun berhadapan dengan pekerjaan-Nya mereka tidak mengenal Senimannya.
Sebaliknya, mereka mengganggap sebagai allah yang menguasai jagat raya ialah api atau angin ataupun udara kencang, lagipula lingkaran bintang-bintang atau air yang bergelora ataupun penerang-penerang yang ada di langit.
Jika dengan menikmati keindahannya mereka sampai menganggapnya allah, maka seharusnya mereka mengerti betapa lebih mulianya Penguasa kesemuanya itu. Sebab Bapa dari keindahan itulah yang menciptakannya.
Jika mereka sampai dipesonakan oleh kuasa dan daya, maka seharusnya mereka menjadi insaf karenanya, betapa lebih kuasanya Pembentuk semuanya itu.
Sebab orang dapat mengenal Khalik dengan membanding-bandingkan kebesaran dan keindahan ciptaan-ciptaan-Nya.
Namun demikian dalam hal ini mereka hanya sedikit saja salahnya, sebab mungkin mereka hanya tersesat, tetapi mereka mencari Allah dan berusaha menemukan-Nya.
Karena mereka sibuk dengan pekerjaan-Nya dan menyelidikinya, dan mereka terharu oleh yang mereka lihat, sebab memang indahlah hal-hal yang kelihatan itu.
Tetapi bagaimanapun juga mereka tidak dapat dimaafkan.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 5 November 2026
Sebab jika mereka mampu mengetahui sebanyak itu, sehingga dapat menyelidiki jagat raya, mengapa gerangan mereka tidak terlebih dahulu menemukan Penguasa kesemuanya itu?
Tetapi celakalah orang yang menaruh harapannya pada benda mati, yang mendewakan buatan tangan manusia, yaitu emas dan perak, karya seni, dan gambaran macam-macam binatang, ataupun batu yang tidak berfaedah, buatan tangan zaman kuno.
Ada seorang bapa yang dimakan kesedihan yang belum waktunya, lalu membuat patung anaknya yang terenggut nyawanya sebelum saatnya. Maka seorang manusia yang dulu fana kini dihormatinya sebagai allah, dan kepada bawahan-bawahannyapun diperintahkan untuk mengadakan kebaktian dan upacara.
Kemudian adat kebiasaan fasik yang lama kelamaan bertambah kuat itu dipenuhi sebagai undang-undang,
dan atas perintah penguasa-penguasa patung-patung pahatan disembah. Oleh karena penguasa-penguasa itu tidak dapat dihormati orang dengan berhadapan muka karena jauh sekali tempat tinggalnya, maka wajah yang jauh itu dibayangkan mereka, lalu dibuatnya gambar yang nyata dari raja yang dihormati itu untuk merayu yang tak hadir itu seolah-olah hadir juga.
Selanjutnya gila hormat seniman mendorong bahkan orang yang tidak mengenal dia untuk memperkembangkan pemujaan itu.
Sebab seniman ingin cepat-cepat mendapat hati raja dan karena itulah dengan bakat seninya memperbesar kesamaannya sampai yang seindah-indahnya.
Tetapi rakyat terpikat oleh kemolekan buatan itu kini menganggap patut dipuja yang tadinya dihormat sebagai manusia saja.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 5 November 2026
Dan ini menjadi perangkap bagi kehidupan, bahwasanya orang yang tertekan karena malapetaka ataupun karena kekuasaan penguasa memberikan nama yang tak bersekutu kepada batu dan kayu.
Tetapi Engkau, Allah kami, adalah baik hati lagi setia, sabar hati dan dengan kasih sayang memerintah segala-galanya.
Sebab kalau kadang-kadang kami berdosa, kami adalah milik-Mu oleh karena kami ini mengenal daya kekuatan-Mu. Tetapi kami tidak mau berdosa karena kami insaf, bahwa kami ini kepunyaan-Mu.
Sebab mengenal Engkau adalah kesucian sempurna, dan menjadi insaf akan kekuatan-Mu merupakan akar kebakaan.
Memang kami ini tidak disesatkan oleh hasil kesenian insani yang buruk, dan tidak pula oleh buatan sia-sia para pelukis, yaitu gambar yang dilumasi dengan beraneka warna,
yang pemandangannya merangsang hawa nafsu pada orang bodoh, sehingga ia rindu kepada rupa mati dari gambar yang tidak bernyawa.
Semua yang membuat atau merindukan atau memuja berhala adalah pencinta kejahatan dan patut bagi harapan yang demikian itu.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 November 2026
Apa yang paling berharga dalam hidup kita? Harta, prestasi, atau relasi? Rasul Paulus menegaskan bahwa mengenal Kristus Yesus adalah hal yang paling berharga. la meninggalkan kebanggaan duniawi demi iman yang sejati. la bahkan berkata, “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya.”
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menceritakan perumpamaan tentang domba yang hilang dan dirham yang hilang. Perumpamaan ini menggambarkan kasih Tuhan yang tak terbatas, yang selalu ingin kita bersatu dengan-Nya, yang bahkan mencari dan menyelamatkan yang hilang. Bagi Dia, setiap jiwa begitu berharga, dan setiap pertobatan mendatangkan sukacita.
Maka, kita dipanggil untuk menempatkan hubungan kita dengan-Nya di atas segalanya. Kita diingatkan bahwa tidak peduli seberapa jauh kita telah tersesat, Tuhan selalu mencari dan siap menyambut kita kembali dengan penuh sukacita. Marilah kita meneladan Paulus yang menanggapi kasih Tuhan dengan pertobatan yang tulus, agar kita dapat merasakan sukacita sejati dalam relasi dengan Kristus.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 November 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita mengakhiri permenungan ini dengan melihat kembali apa yang sungguh menjadi harta paling berharga dalam hidup kita. Dunia menawarkan banyak hal yang dapat membuat kita merasa bahagia, tetapi hanya Kristus yang mampu memenuhi kerinduan terdalam hati. Jangan takut kembali kepada-Nya, sebab kasih-Nya selalu mencari dan menyambut kita.
Ya Bapa, terima kasih karena bagi-Mu setiap pribadi begitu berharga dan tidak pernah terlupakan. Ketika kami tersesat dalam kesibukan, ambisi, atau kesenangan duniawi, tuntunlah kami kembali ke jalan-Mu. Bebaskanlah hati kami dari keterikatan pada hal-hal sementara, agar semakin mengenal Kristus dan menemukan kebahagiaan sejati dalam kasih-Nya.
Terima kasih karena Engkau tidak pernah lelah mencari dan mengundang kami untuk kembali. Ampunilah kesalahan dan kelalaian kami. Berilah kami kerendahan hati seperti Santo Paulus, yang rela melepaskan segala kebanggaan duniawi demi memperoleh harta yang jauh lebih mulia, yaitu hidup dalam persatuan dengan-Mu.
Tumbuhkanlah dalam diri kami kerinduan untuk selalu dekat dengan Kristus. Ketika saudara-saudari kami tersesat atau menjauh dari iman, jadikanlah kami sahabat yang merangkul, bukan menghakimi. Semoga keluarga dan komunitas kami dipenuhi sukacita pengampunan, sehingga setiap orang merasakan bahwa selalu ada jalan pulang menuju kasih-Mu. Amin.
.
Tuhan, bantulah kami menghargai pengenalan akan Engkau di atas segalanya, dan selalu berbalik kepada-Mu saat kami tersesat. Semoga kami merasakan sukacita pengampunan dan kasih-Mu. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 November 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





