Beranda Berita Terbaru Bacaan Injil Hari Ini Senin 6 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Senin 6 September 2021

890
0

Bacaan Injil Hari Ini Senin 6 September 2021, Luk 6:6-11

Pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau la menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka mendapat alasan untuk mempersalahkan Dia.

Tetapi la mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: “Bangunlah dan berdirilah di tengah!” Maka bangunlah orang itu dan berdiri.

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?

Sesudah itu la memandang keliling kepada mereka semua lalu berkata kepada orang sakit itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.

Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

Renungan

Injil pada hari ini bercerita tentang Yesus yang menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat. Dalam tradisi Yahudi, pada hari Sabat orang hanya di rumah saja dan tidak boleh bekerja.

Oleh karena itu, di mata orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, tindakan Yesus itu salah, karena melanggar hukum Yahudi. Tetapi, Yesus mampu mempertanggungjawabkan tindakan-Nya itu dengan mengatakan bahwa berbuat baik dan menyelamatkan hidup orang lain jauh lebih penting dan berada di atas hukum dan peraturan apa pun.

Kita semua dianugerahi kebebasan untuk melakukan sesuatu yang kita mau. Namun, kita diajak untuk menggunakan kebebasan itu secara bijaksana dan mempertanggungjawabkannya seperti yang dilakukan Yesus.

Termasuk ketika kita berbeda pendapat dan pandangan dengan orang lain. Kita diharapkan tidak hanya asal berbeda tetapi perbedaan itu didasarkan pada alasan atau argumentasi yang masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Yesus juga mengingatkan kita agar kita berlaku bijak dalam menempatkan peraturan. Peraturan harusnya mendorong kita untuk semakin menusiawi dengan selalu mengedepankan tindakan kasih daripada hanya menaati peraturan tetapi hati nurani kita mati.

Allah Yang Mahaadil, semoga kami semakin bebas dan mau melakukan hal-hal yang baik bagi sesama, khususnya mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here