Beranda Berita Terbaru Bacaan Injil Hari Ini 28 Agustus 2021

Bacaan Injil Hari Ini 28 Agustus 2021

829
0

Bacaan Injil Hari Ini 28 Agustus 2021, Mat 25:14-30

Pada suatu hari, Yesus mengemukakan perumpamaan berikut kepada murid-murid-Nya, “Hal Kerajaan Surga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.

Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. la menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.

Hamba yang menerima dua talenta itu pun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.

Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. (Bacaan selengkapnya lih. Alkitab atau “Buku Bacaan II: Bacaan Misa Harian”, hlm. 1094-1095)

Renungan

Cinta kasih kristiani itu melibatkan perasaan. Namun, bukan hanya soal perasaan. Sebab, cinta kasih kristiani pertama-tama adalah komitmen untuk merawat dan mengusahakan kebaikan bagi orang yang dicintai, bila perlu sampai mengorbankan diri sendiri.

Karena bukan soal perasaan, kasih yang seperti ini bisa dimiliki dengan mempelajarinya, dengan belajar mengasihi seperti yang dinyatakan oleh Paulus, “kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah” (1 Tes. 4:9). Kasih tak bisa diajarkan dengan tulisan dan uraian, tetapi dipelajari dengan melakukannya.

Hamba yang menerima satu talenta dalam lnjil tidak mencintai tuannya, sehingga ia gagal mengapresiasi pemberian si tuan dan tidak punya gairah untuk mengembangkannya.

Alih-alih mencintai, si hamba itu takut dan berprasangka buruk terhadap tuannya. Itulah sebabnya ia menjadi malas untuk mengembangkan talenta yang telah diberikan, padahal talenta itu diberikan menurut kesanggupan si hamba sendiri.

Bila tiada cinta, tiada pula komitmen. Orang yang tak mengasihi, tak kan menerima kasih. Sebaliknya, yang banyak mengasihi banyak dikasihi.

Ya Bapa, semoga kami semakin mengasihi Engkau dan sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here