Beranda Berita Terbaru Bacaan Injil Hari Ini 26 Agustus 2021

Bacaan Injil Hari Ini 26 Agustus 2021

818
0

Bacaan Injil Hari Ini 26 Agustus 2021, Mat 24:42-51

Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”

Renungan

Sukacita sejati seorang pewarta tidak terletak pada ketenaran atau pengakuan bahwa dirinya mumpuni atau karena video renungannya viral. Sukacita sejati seorang pewarta terletak pada perkembangan iman umat, ketika mendapati umat makin teguh dalam iman dan makin berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang” (1 Tes. 3:12). Itulah yang dialami oleh Paulus, dkk.

Dalam pewartaan, mereka mengalami banyak kesukaran dan kesesakan. Namun, mereka “menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu” (2Tes. 3:7). Pelayan dan pewarta sabda sejati bersukacita ketika sabda yang diwartakan itu berhasil mentransformasi
dan meningkatkan kualitas cara hidup jemaat. Dalam Injil, seorang hamba dikatakan berbahagia bila melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Hamba yang baik ialah pelayan yang selalu siap sedia menunaikan tugasnya, bukan karena takut akan kemarahan tuannya. Bukan pula karena ingin mendapat pujian dari si tuan, melainkan karena sikap bertanggung jawab. Spirit seorang hamba dalam Kerajaan Allah adalah melayani secara tulus dan rendah hati, seperti dikatakan dalam nas, “Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan” (Luk. 17:10)

Terlaksananya amanah secara paripurna ialah sumber sukacita sejati seorang hamba Tuhan. Hamba yang amanah biasanya akan mendapat kepercayaan lebih besar lagi.

Ya Bapa, jadikanlah kami pewarta-pewarta sabda yang bersemangat hamba: bekerja secara paripurna tanpa mengharapkan imbalan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here