Beranda Berita Terbaru Suster-Suster Kongregasi SJMJ Berbagi Berkat di tengah Pandemi

Suster-Suster Kongregasi SJMJ Berbagi Berkat di tengah Pandemi

433
0

Pandemi Covid-19 yang belum usai hingga akhir tahun 2020 ini memaksa masyarakat untuk mengencangkan ikat pinggang lebih dalam. Hingga kini vaksin masih belum ditemukan dan masyarakat belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir.

Semua orang memutar otak untuk mendapatkan tambahan penghasilan dengan membuka warung kecil-kecilan atau berjualan secara online. Segala upaya dilakukan untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Saat banyak orang memikirkan keperluan masing-masing, masih banyak komunitas atau perserorangan yang peduli dengan kebutuhan orang lain. Kali ini komunitas Suster SJMJ (Suster Jesus Maria Joseph) menyempatkan waktu berbagi berkat untuk umat yang tergolong kurang mampu di wilayah Paroki St. Albertus Agung Jetis.

Pembagian ini dilakukan pada hari Minggu, 25 Oktober 2020 dibantu oleh anggota Bidang Kemasyarakatan Dewan Paroki St. Albertus Agung Jetis. Paket bingkisan sembako yang dibagikan sejumlah 200 paket dan diberikan secara merata kepada umat-umat terpilih di lingkungan. Daftar umat yang terpilih merupakan hasil survei tim APP melalui ketua lingkungan dengan persetujuan romo paroki.

Hari Sabtu siang tepatnya pukul 12, Tim kemasyarakatan berkumpul di Gereja untuk bersama-sama berangkat ke susteran SJMJ guna menjemput paket-paket yang esok hari akan dibagikan. Disediakan satu buah mobil sebagai akomodasi dari susteran menuju Gereja Jetis. Setelah sampai di gereja, tim Kemasyarakatan membantu memindahkan paket-paket bingkisan ke ruang PSE dan menatanya dengan rapi agar esok hari dapat diberikan kepada umat yang berhak.

Keesokan harinya pukul 9 pagi, Tim Kemasyarakatan sudah standby untuk menyambut ketua lingkungan yang akan mengambil paket bingkisan sembako. Penjemputan paket sembako dilakukan oleh ketua lingkungan atau perwakilannya untuk menghindari kerumunan yang berisiko.

Penyerahan bantuan dilaksanakan dengan tertib dan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan. Tercatat paket sembako diberikan kepada umat-umat terpilih dengan rincian sebagai berikut:

  1. 9 orang umat lingkungan St. Rafael Penumping
  2. 15 orang umat St. Ignatius Penumping
  3. 10 orang umat St. Yusup Bumijo
  4. 12 orang umat St. Antonius Gowongan
  5. 7 orang umat St. Yohanes Bangunrejo
  6. 16 orang umat St. Immaculata Kricak
  7. 7 orang umat St. Thomas Jatimulyo
  8. 7 orang umat St. Alfonsus Jatimulyo
  9. 13 orang umat St. Paulus Jatimulyo
  10. 11 orang umat St. Yusup Bangirejo
  11. 7 orang umat St. Yusup Blunyahgede
  12. 14 orang Umat St. Ignatius Cokrodiningratan
  13. 7 orang umat St. Yusup Karangwaru
  14. 5 orang umat St. Mater Dei Karangwaru
  15. 6 orang umat St. Andreas Blunyahrejo
  16. 10 orang umat St. Petrus Jetisharjo
  17. 14 orang umat St. Maria Assumpta Jogoyudan Lor
  18. 16 orang umat St. Gabriel Maria Jogoyudan Kidul
  19. 12 orang umat St. Ignatius Cokrokusuman
  20. 2 bingkisan diberikan kepada penjaga dan koster gereja.

Kiranya paket bingkisan sembako yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan umat. Kami sebagai Tim Kemasyarakatan merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan ini, semakin banyak umat yang terpanggil untuk peduli kepada sesama yang membutuhkan bantuan.

.

Penulis : Christina Adiratna

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here