Renungan Harian Hari Ini 7 Agustus 2025, Bacaan Injil Matius 16:13-23 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Bil. 20:1-13; Mazmur: 95:1-2.6-9; R:8; PEKAN BIASA XVIII (H); St.Sixtus II, Paus, Mrt., Sta.Afra, Mrt. St.Kayetanus; St.Albertus dr Trapani;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ.
Pada suatu kali, ketika tidak ada air bagi umat itu, berkumpullah mereka mengerumuni Musa dan Harun,
dan bertengkarlah bangsa itu dengan Musa, katanya: “Sekiranya kami mati binasa pada waktu saudara-saudara kami mati binasa di hadapan TUHAN!
Mengapa kamu membawa jemaah TUHAN ke padang gurun ini, supaya kami dan ternak kami mati di situ?
Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur dan delima, bahkan air minumpun tidak ada?”
Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
TUHAN berfirman kepada Musa:
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
“Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya.”
Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: “Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?”
Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.”
Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.
Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,
pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 Agustus 2025
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?”
Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”
Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”
Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.”
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal.
Berkatalah Elia kepada Elisa: “Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel.” Tetapi Elisa menjawab: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu pergilah mereka ke Betel.
Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: “Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?” Jawabnya: “Aku juga tahu, diamlah!”
Berkatalah Elia kepadanya: “Hai Elisa, baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Yerikho.” Tetapi jawabnya: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu sampailah mereka di Yerikho.
Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: “Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?” Jawabnya: “Aku juga tahu, diamlah!”
Berkatalah Elia kepadanya: “Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan.” Jawabnya: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu berjalanlah keduanya.
Lima puluh orang dari rombongan nabi itu ikut berjalan, tetapi mereka berdiri memandang dari jauh, ketika keduanya berdiri di tepi sungai Yordan.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Lalu Elia mengambil jubahnya, digulungnya, dipukulkannya ke atas air itu, maka terbagilah air itu ke sebelah sini dan ke sebelah sana, sehingga menyeberanglah keduanya dengan berjalan di tanah yang kering.
Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: “Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu.” Jawab Elisa: “Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu.”
Berkatalah Elia: “Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi.”
Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.
Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: “Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!” Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan.
Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan.
Ia mengambil jubah Elia yang telah terjatuh itu, dipukulkannya ke atas air itu sambil berseru: “Di manakah TUHAN, Allah Elia?” Ia memukul air itu, lalu terbagi ke sebelah sini dan ke sebelah sana, maka menyeberanglah Elisa.
Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu melihat dia dari jauh, mereka berkata: “Roh Elia telah hinggap pada Elisa.” Mereka datang menemui dia, lalu sujudlah mereka kepadanya sampai ke tanah.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Setelah Yesus hidup bersama dengan para murid-Nya, la mengajukan pertanyaan penting, untuk menguji sejauh mana mereka mengenal Dia. Yesus bertanya, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.”
Dalam pandangan Yesus, jawaban Petrus ini tepat dan benar. Petrus pun secara simbolis diberikan kunci Kerajaan Surga. Iman serta diri Petrus kemudian menjadi batu karang, fondasi untuk Gereja.
Seperti para murid, kita pun harus bisa menjawab jika ditanya, “Siapakah Yesus menurut kamu?” Kita bisa saja menjawab seperti apa yang dikatakan Petrus, “Mesias, Anak Allah yang hidup.” Namun, alangkah lebih baik jika kita menambahkan jawaban itu dengan pengalaman pribadi kita akan Yesus.
Bagi mereka yang pernah disembuhkan oleh kuasa Yesus, Dia adalah Sang Penyembuh. Dan bagi mereka yang pernah dicerahkan jalan hidupnya oleh ajaran Yesus, Dia adalah Sang Guru Agung. Bagi mereka yang pernah dikuatkan dalam perjalanan hidup oleh nasihat Yesus dalam Injil, Dia adalah Sahabat yang setia.
Yesus akan selalu hadir dalam hidup kita dan mendampingi kita dengan cara-Nya yang unik. Kita sudah, sedang, dan akan mengalami kuasa Yesus secara berbeda satu sama lain. Lantas, siapakah Yesus bagi kita menurut pengalaman hidup kita?
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 7 Agustus 2025
Saudara-saudariku terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang terbuka. Agar sabda Tuhan benar-benar meresap, cobalah luangkan waktu hari ini untuk menuliskan satu kalimat jawaban dari pertanyaan: “Siapakah Yesus bagiku?” Biarkan pertanyaan ini berakar dalam setiap pengalaman hidupmu.
Allah Bapa, bimbinglah kami agar semakin mengenal Putra-Mu bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari perjumpaan sehari-hari kami dengan banyak orang. Semoga setiap luka yang kami alami menjadi jalan untuk melihat kasih-Nya yang menyembuhkan dan meneguhkan kami dalam iman.
Dalam perjalanan yang tak selalu mudah, banyak hati yang menemukan kekuatan saat menyebut nama-Mu dalam doa. Engkaulah yang hadir saat kami lemah, membisikkan harapan, dan menuntun langkah kami melewati lembah yang dalam. Meski tak selalu kami sadari, namun kehadiran-Mu nyata dan setia.
Jadikanlah hidup kami kesaksian tentang siapa Yesus bagi dunia ini. Berilah kami keberanian seperti Petrus untuk mengakui iman kami di tengah keraguan, dan kesetiaan untuk tetap berdiri di atas batu karang kebenaran walau diterpa badai kehidupan.
Kami bersyukur atas karya penyelamatan yang begitu agung. Semoga kami tidak hanya menyebut nama-Mu, tetapi juga mencerminkan wajah-Mu dalam hidup keseharian kami. Dalam nama Yesus, Mesias dan Sahabat sejati kami, kami berdoa dengan rendah hati. Amin.
.
Yesus, kami percaya bahwa Engkaulah Kristus, Anak Allah yang hidup. Kuatkanlah kami dan berilah kami keberanian untuk memberikan kesaksian tentang Engkau. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Agustus 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





