Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 26 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 26 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1301
0

Renungan Harian 26 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 13:18-21

Ketika mengajar di salah satu rumah ibadat, Yesus bersabda, “Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?

Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung diĀ udara bersarang pada cabang-cabangnya.”

Dan Ia berkata lagi: “Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya,”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Tak terlihat namun nyata berbuah. Hari ini, kita mendengarkan bacaan tentang biji sesawi dan ragi. Biji sesawi dan ragi digunakan oleh Yesus untuk menggambarkan Kerajaan Surga.

Pertama-tama yang harus dicatat adalah mengapa Yesus selalu menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan Kerajaan Surga? Karena Kerajaan Surga itu adalah gambaran diri Allah sendiri.

Jangan membayangkan Kerajaan Surga adalah sebuah istana atau tempat. Kerajaan Surga pertama-tama itu adalah Allah sendiri.

Dalam tradisi Jawa, ketika kita berhadapan dengan raja, kita tidak akan menyebut nama raja itu. Hal itu sangat tidak sopan.

Sama seperti dalam tradisi bangsa Israel. Menyebut nama YHWH, nama Allah secara langsung itu tidak pantas. Maka, dalam bahasa Jawa kita akan memanggil raja sebagai nan dalem, yang berarti tempat tinggalmu.

Jadi, tidak langsung menyebut nama sang raja, tetapi kita menyebut tempat tinggalnya. Oleh karena itulah, kita menggambarkan Allah dengan istilah Kerajaan Surga.

Yesus menjelaskan tentang Kerajaan Surga seumpama biji sesawi dan ragi. Keduanya tampak kecil tidak terlihat dan masuk meresap ke dalam setiap sendi.

Ragi akan diaduk merata ke dalam adonan lalu adonan itu menjadi mekar sehingga bisa menghasilkan roti atau kue yang enak. Sama seperti biji sesawi juga, kecil tetapi ternyata setelah tumbuh lalu menjadi tempat banyak burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.

Artinya apa? Allah masuk dalam kehidupan kita setiap saat di mana pun kita berada. Kadangkala nyaris tak terdengar, kadangkala nyaris kita sulit untuk merasakannya.

Tetapi, yakinlah bahwa segala sesuatunya akan bertumbuh mekarmenghasilkan buah yang baik.

.

Allah Yang Mahakasih, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here