Beranda Berita Terbaru Renungan Harian Senin 13 September 2021,Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian Senin 13 September 2021,Bacaan Injil Hari Ini

965
0

Renungan Harian Senin 13 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk. 7:1-10

Pada suatu ketika, setelah mengakhiri pengajaran-Nya kepada orang banyak, masuklah la ke Kapernaum.  Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya.

Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati. Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya la datang dan menyembuhkan hambanya.

Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: “la layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami.”

Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika la tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu.

Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”

Setelah Yesus mendengar perkataan itu, la heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, la berkata: “Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!”

Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari ini, kita diajak untuk belajar dari sosok seorang perwira yang hambanya sakit dan disembuhkan Yesus dari jarak jauh. Perwira itu seorang yang beriman dan imannya itulah yang membuat ia menjadi pribadi yang rendah hati.

Sebagai seorang perwira, ia orang yang cukup berada dan terpandang, bahkan memiliki anak buah yang selalu taat kepadanya. Tetapi, di hadapan Yesus ia menempatkan dirinya sebagai seorang hamba yang tidak layak untuk menerima Dia di rumahnya.

Jabatan, pangkat, gelar, dan kekayaan kadang membuat orang menjadi sombong dan memandang rendah orang lain. Orang-orang yang bersikap seperti itu lupa bahwa semua yang mereka miliki merupakan pemberian Tuhan.

Tanpa campur tangan dan kasih Tuhan, kita ini tidak memiliki apa-apa. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk meninggikan diri dan menyombongkan segala sesuatu yang kita punyai, karena di hadapan Allah, kita ini sama-sama miskin.

Dari sosok perwira itu, kita belajar untuk menjadi pribadi yang mudah bersyukur dan diharapkan selalu rendah hati serta peduli dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Semakin banyak Tuhan memberikan kita berkat, kepercayaan dan tanggung jawab, maka hendaknya kita semakin rendah hati.

Allah Yang Mahabijaksana, semoga kami selalu bersyukur dan rendah hati serta saling memperhatikan satu sama lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here