Renungan Harian Hari Ini 9 Juli 2026, Bacaan Injil Matius 10:7-15 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Hos. 11:1-4.8c-9; Mazmur: 80:2ac.3b.15-16; PEKAN BIASA XIV (H); St.Agustinus Zhao Rong; St.Fransiskus Regis Clet; B.Yohanes Scopelli; Sta.Kermine, dkk.; St.Nikolaus Pick; B.Elisabeth Therese; St.Leo lgnasius Mangin;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.
Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka.
Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan.
Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak.
Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.
Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.
batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!
Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya; biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Juli 2026
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Berkat ada di atas kepala orang benar, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.
Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk.
Siapa bijak hati, memperhatikan perintah-perintah, tetapi siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.
Dan siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.
Siapa mengedipkan mata, menyebabkan kesusahan, siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.
Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.
Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.
Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi.
Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya, tetapi yang menjadi kebinasaan bagi orang melarat ialah kemiskinan.
Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa.
Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.
Dan siapa menyembunyikan kebencian, dusta bibirnya; siapa mengumpat adalah orang bebal.
Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.
Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.
Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.
Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
Berlaku cemar adalah kegemaran orang bebal, sebagaimana melakukan hikmat bagi orang yang pandai.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Apa yang menggentarkan orang fasik, itulah yang akan menimpa dia, tetapi keinginan orang benar akan diluluskan.
Bila taufan melanda, lenyaplah orang fasik, tetapi orang benar adalah alas yang abadi.
Seperti cuka bagi gigi dan asap bagi mata, demikian si pemalas bagi orang yang menyuruhnya.
Takut akan TUHAN memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.
Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia.
Jalan TUHAN adalah perlindungan bagi orang yang tulus, tetapi kebinasaan bagi orang yang berbuat jahat.
Orang benar tidak terombang-ambing untuk selama-lamanya, tetapi orang fasik tidak akan mendiami negeri.
Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.
Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk pergi memberitakan Kerajaan Surga dan menyembuhkan orang sakit. Mereka diminta untuk memberi secara cuma-cuma karena mereka juga telah menerima kasih dan kuasa dari Tuhan secara cuma-cuma.
Yesus mengingatkan mereka bahwa tidak semua orang akan menerima mereka dengan baik, dan jika ada rumah atau kota yang menolak mereka, mereka harus pergi dan menebarkan kedamaian di tempat lain.
Dalam kehidupan kita sehari-hari, sering kali kita merasa enggan untuk berbagi kasih Tuhan dengan orang lain, terutama jika kita merasa akan ditolak atau tidak dihargai. Namun, Yesus mengingatkan kita bahwa tugas kita adalah untuk memberikan dengan tulus dan tanpa pamrih.
Kita tidak bisa memaksakan orang lain untuk menerima kabar baik, tetapi kita bisa melanjutkan misi Tuhan dengan hati yang penuh kasih dan ketulusan. Bunda Teresa dari Kalkuta meneguhkan dan mengingatkan kita agar kita setia melakukan hal yang kecil dengan cinta yang besar.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 9 Juli 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita mengakhiri permenungan ini dengan hati yang penuh syukur. Semoga Tuhan meneguhkan langkah kita untuk terus menjadi pembawa damai, tidak lelah berbuat kasih, dan tetap setia menjalankan perutusan-Nya, sekalipun tidak selalu diterima atau dihargai oleh dunia.
Ya Yesus, penuhilah hati kami dengan kasih yang tulus agar kami mampu memberi tanpa menghitung untung rugi. Jauhkan kami dari keinginan mencari pujian atau pengakuan. Semoga setiap pelayanan yang kami lakukan menjadi ungkapan syukur atas rahmat yang telah kami terima dengan cuma-cuma dari kasih-Mu.
Kuatkanlah kami ketika menghadapi penolakan, kekecewaan, atau sikap acuh dari sesama. Jangan biarkan semangat kami padam karena pengalaman yang menyakitkan. Mampukan kami tetap menaburkan damai, mengampuni dengan lapang hati, dan melanjutkan karya kasih-Mu dengan sukacita serta ketekunan.
Jadikanlah hidup kami sebagai kabar gembira bagi setiap orang yang kami jumpai. Ajarlah kami setia melakukan perkara-perkara kecil dengan kasih yang besar, sehingga melalui perkataan, pelayanan, dan kesaksian hidup kami, semakin banyak hati disentuh oleh belas kasih-Mu dan semakin dimuliakan nama-Mu, kini dan sepanjang masa. Amin.
.
Ya Tuhan, kami bersyukur atas panggilan-Mu untuk menjadikan kami alat kasih-Mu di dunia ini. Ajarilah kami untuk melayani dengan sederhana dan tulus, serta mampukanlah membawa kabar baik kepada sesama. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Juli 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





