Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2026

Renungan Harian Hari Ini 2 Juli 2026, Bacaan Injil Matius 9:1-8 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Am. 7:10-17; Mazmur: 19:8.9.10.11; PEKAN BIASA XIII (H); St.Bernardino Realino, dkk.; St.Fransiskus Jerome; B.Yulianus Maunoir; B.Antonius Baldinucci; St.Fransiskus Regis;

Lalu Amazia, imam di Betel, menyuruh orang menghadap Yerobeam, raja Israel, dengan pesan: “Amos telah mengadakan persepakatan melawan tuanku di tengah-tengah kaum Israel; negeri ini tidak dapat lagi menahan segala perkataannya.
 
Sebab beginilah dikatakan Amos: Yerobeam akan mati terbunuh oleh pedang dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan.”
 
Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: “Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana!
 
Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan.”
 
Jawab Amos kepada Amazia: “Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan.
 
Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.
 
Maka sekarang, dengarlah firman TUHAN! Engkau berkata: Janganlah bernubuat menentang Israel, dan janganlah ucapkan perkataan menentang keturunan Ishak.
 
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan.”

.

Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.
 
Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,
 
lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.
 
Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

.

Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.
 
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”
 
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah.”
 
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
 
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
 
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu –: “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”
 
Dan orang itu pun bangun lalu pulang.
 
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

.

Engkau menyerahkan kepada mereka kerajaan-kerajaan dan bangsa-bangsa dan membagikan itu kepada mereka sebagai daerah perbatasan, sebab mereka duduki tanah dari Sihon, raja negeri Hesbon dan tanah dari Og, raja negeri Basan.
 
Engkau membuat anak-anak mereka menjadi banyak seperti bintang-bintang di langit dan membawa mereka ke tanah yang Kausuruh kepada nenek moyang mereka untuk dimasuki dan diduduki.
 
Lalu anak-anak itu memasuki dan menduduki tanah itu dan Engkau menundukkan di hadapan mereka penduduk tanah itu, yakni orang-orang Kanaan, dan menyerahkan orang-orang itu, baik raja-raja mereka, maupun bangsa-bangsa tanah itu, ke tangan mereka, supaya orang-orang itu diperlakukan sekehendak hati mereka.
 
Mereka merebut kota-kota yang berkubu dan tanah yang subur. Dan mereka merampas rumah-rumah yang penuh berisi berbagai-bagai barang baik, tempat-tempat air pahatan, kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun dan pohon-pohon buah-buahan dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka makan dan menjadi kenyang dan gemuk. Mereka hidup mewah karena kebaikan-Mu yang besar.
 
Tetapi mereka mendurhaka dan memberontak terhadap-Mu. Mereka membelakangi hukum-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu yang memperingatkan mereka dengan maksud membuat mereka berbalik kepada-Mu. Mereka berbuat nista yang besar.
 
Lalu Engkau menyerahkan mereka ke tangan lawan-lawan mereka, yang menyesakkan mereka. Dan pada waktu kesusahan mereka berteriak kepada-Mu, lalu Engkau mendengar dari langit dan karena kasih sayang-Mu yang besar Kauberikan kepada mereka orang-orang yang menyelamatkan mereka dari tangan lawan mereka.
 
Tetapi begitu mereka mendapat keamanan, kembali mereka berbuat jahat di hadapan-Mu. Dan Engkau menyerahkan mereka ke tangan musuh-musuh mereka yang menguasai mereka. Kembali mereka berteriak kepada-Mu, dan Engkau mendengar dari langit, lalu menolong mereka berulang kali, karena kasih sayang-Mu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2026

Engkau memperingatkan mereka dengan maksud membuat mereka berbalik kepada hukum-Mu. Tetapi mereka bertindak angkuh, mereka tidak patuh kepada perintah-perintah-Mu dan mereka berdosa terhadap peraturan-peraturan-Mu, yang justru memberi hidup kepada orang yang melakukannya. Mereka melintangkan bahu untuk melawan, mereka bersitegang leher dan tidak mau dengar.
 
Namun bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabar-Mu terhadap mereka. Dengan Roh-Mu Engkau memperingatkan mereka, yakni dengan perantaraan para nabi-Mu, tetapi mereka tidak menghiraukannya, sehingga Engkau menyerahkan mereka ke tangan bangsa-bangsa segala negeri.
 
Tetapi karena kasih sayang-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang.
 
Sekarang, ya Allah kami, Allah yang maha besar, kuat dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya, janganlah Kaupandang remeh segala kesusahan yang telah dialami oleh kami, oleh raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, imam-imam kami, nabi-nabi kami dan nenek moyang kami, ya oleh seluruh umat-Mu, sejak zaman raja-raja Asyur sampai hari ini.
 
Tetapi Engkaulah yang benar dalam segala hal yang menimpa kami, karena Engkau berlaku setia dan kamilah berbuat fasik.
 
Juga raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, imam-imam kami, dan nenek moyang kami tidak melakukan hukum-Mu. Mereka tidak memperhatikan perintah-perintah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu yang Kauberikan kepada mereka.
 
Dalam kedudukan sebagai raja mereka tidak mau beribadah kepada-Mu, walaupun Engkau telah mengaruniakan kepada mereka banyak kebaikan dan telah menyediakan bagi mereka tanah yang luas dan subur. Mereka tidak berbalik dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.
 
Lihatlah, sekarang ini kami adalah budak. Ya, di tanah yang Kauberikan kepada nenek moyang kami untuk mengecap hasilnya dan segala kekayaannya kami ini adalah budak.
 
Tanah itu menghasilkan banyak bagi raja-raja yang telah Kautetapkan atas kami karena dosa-dosa kami. Mereka itu memerintah sekehendak hati atas diri kami dan ternak kami, sehingga kami dalam kesesakan besar.”

.

renungan harian hari ini

Injil hari ini, kita mendengar Yesus kembali ke kota-Nya dan menyembuhkan seorang lumpuh yang dibawa oleh teman-temannya.

Hal yang menarik adalah perkataan pertama Yesus kepada orang lumpuh itu bukanlah tentang kesembuhan fisik, melainkan pengampunan dosa, “Teguhkanlah hatimu, hai Anak-Ku, dosa-dosamu diampuni.” Tindakan ini menimbulkan protes dari ahli-ahli Taurat yang menganggap Yesus menghujat Allah.

Yesus, yang mengetahui pikiran mereka, bertanya mengapa mereka berpikir jahat dalam hati mereka. la kemudian menunjukkan kuasa-Nya untuk mengampuni dosa dengan menyembuhkan kelumpuhan orang itu.

Kesembuhan fisik menjadi bukti nyata dari kuasa-Nya untuk menyembuhkan jiwa. Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa pengampunan dan penyembuhan adalah dua sisi mata uang kasih Allah.

Hari ini, marilah kita meneladan kasih Yesus dengan menawarkan pengampunan kepada seseorang yang mungkin telah menyakiti kita. Ini mungkin sulit, tetapi tindakan mengampuni membebaskan hati kita dari beban kepahitan.

Selain itu, kita juga bisa menjadi saluran penyembuhan bagi orang lain melalui tindakan kasih dan kepedulian, seperti mendengarkan seseorang yang sedang kesulitan dengan memberikan bantuan praktis atau sekadar mengucapkan kata-kata yang membangun dan menyemangati.

Tindakan-tindakan sederhana ini adalah wujud nyata dari kuasa mengampuni dan menyembuhkan yang diajarkan Yesus kepada kita para pengikut-Nya.

.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita mengakhiri permenungan ini dengan hati yang terbuka di hadapan Tuhan. Semoga Sabda yang telah kita renungkan menguatkan langkah kita untuk hidup dalam pengampunan, membawa pengharapan bagi sesama, dan menjadi saluran kasih yang memulihkan hati-hati yang terluka melalui perkataan maupun tindakan kita setiap hari.

Ya Yesus, terima kasih karena kasih-Mu selalu mendahului kelemahan kami. Sebelum memulihkan luka-luka hidup kami, terlebih dahulu Kaujamah hati kami dengan pengampunan. Ajarlah kami untuk datang kepada-Mu dengan iman yang teguh, percaya bahwa tidak ada dosa, luka, atau beban yang terlalu besar bagi belas kasih-Mu. Amin.

Lembutkanlah hati kami agar mampu mengampuni mereka yang pernah melukai kami. Jauhkan kami dari sikap menghakimi, kepahitan, dan keinginan membalas. Penuhilah hidup kami dengan damai yang lahir dari hati yang telah mengalami belas kasih, sehingga kami pun mampu membagikan damai itu kepada setiap orang yang kami jumpai. Amin.

Jadikanlah kami pembawa penghiburan dan harapan bagi sesama. Mampukan kami hadir dengan telinga yang mau mendengarkan, tangan yang ringan menolong, dan kata-kata yang menguatkan. Semoga melalui hidup kami, semakin banyak orang mengalami sentuhan kasih-Mu yang menyembuhkan dan memulihkan. Amin.

.

Ya Tuhan Yesus, ajari kami untuk mengasihi seperti Engkau mengasihi, dengan memberikan pengampunan dan menjadi saluran penyembuhan bagi sesama. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Juli 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here
Prove your humanity: 7   +   7   =