Renungan Harian Hari Ini 4 Juli 2026, Bacaan Injil Matius 9:14-17 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Am. 9:11-15; Mazmur: 85:9.11-12.13-14; PEKAN BIASA XIII (H); Hari Sabtu Imam; Sta.Elisabeth dr Portugal; B.Pierre G. Frassati B. M. C. Curcio; B.Ubaldus dr Borgo Sansepolcro;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
“Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala,
supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku,” demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini.
“Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman TUHAN, “bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.
Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya.
Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman TUHAN, Allahmu.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita.
Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.
Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 4 Juli 2026
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.
Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.
Tidak ada yang mengajukan pengaduan dengan alasan benar, dan tidak ada yang menghakimi dengan alasan teguh; orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman.
Mereka menetaskan telur ular beludak, dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak.
Sarang yang ditenun itu tidak dapat dipergunakan sebagai pakaian, dan buatan mereka itu tidak dapat dipakai sebagai kain; perbuatan mereka adalah perbuatan kelaliman, dan yang dikerjakan tangan mereka adalah kekerasan belaka.
Mereka segera melakukan kejahatan, dan bersegera hendak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah; rancangan mereka adalah rancangan kelaliman, dan ke mana saja mereka pergi mereka meninggalkan kebinasaan dan keruntuhan.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
Mereka tidak mengenal jalan damai, dan dalam jejak mereka tidak ada keadilan; mereka mengambil jalan-jalan yang bengkok, dan setiap orang yang berjalan di situ tidaklah mengenal damai.
Sebab itu keadilan tetap jauh dari pada kami dan kebenaran tidak sampai kepada kami. Kami menanti-nantikan terang, tetapi hanya kegelapan belaka, menanti-nantikan cahaya, tetapi kami berjalan dalam kekelaman.
Dan kami meraba-raba dinding seperti orang buta, dan meraba-raba seolah-olah tidak punya mata; juga kami tersandung di waktu tengah hari seperti di waktu senja, duduk di tempat gelap seperti orang mati.
Dan kami sekalian meraung seperti beruang; suara kami redup seperti suara burung merpati; kami menanti-nantikan keadilan, tetapi tidak ada, menanti-nantikan keselamatan, tetapi tetap jauh dari kami.
Sungguh, dosa pemberontakan kami banyak di hadapan-Mu dan dosa kami bersaksi melawan kami; sungguh, kami menyadari pemberontakan kami dan kami mengenal kejahatan kami:
kami telah memberontak dan mungkir terhadap TUHAN, dan berbalik dari mengikuti Allah kami, kami merancangkan pemerasan dan penyelewengan, mengandung dusta dalam hati dan melahirkannya dalam kata-kata.
Hukum telah terdesak ke belakang, dan keadilan berdiri jauh-jauh, sebab kebenaran tersandung di tempat umum dan ketulusan ditolak orang.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
Dalam Injil hari ini, yakni Matius 9:14-17. Yesus berbicara tentang perbedaan antara kebiasaan lama dan baru. Ketika murid-murid Yohanes bertanya mengapa Dia dan murid-murid-Nya tidak berpuasa.
Dia menjelaskan bahwa saat Dia ada bersama mereka, tidak tepat untuk berpuasa. Dia menggunakan gambaran tentang kain yang baru dan anggur yang baru untuk mengajarkan bahwa Injil yang dibawa-Nya
adalah sesuatu yang baru dan tidak bisa dipaksakan dalam kerangka lama. Ini adalah pesan tentang pembaruan, perubahan, dan penyesuaian dalam mengikuti Kristus.
Kehidupan kita sering kali terjebak dalam rutinitas dan kebiasaan lama yang tidak lagi relevan dengan panggilan kita sebagai pengikut Kristus. Yesus mengajak kita untuk membuka hati dan menerima pembaruan yang Dia bawa.
Ini mengingatkan kita bahwa kesalehan pribadi kita tidak hanya soal melakukan kewajiban agama, tetapi juga tentang bagaimana kita menanggapi perubahan hidup yang dibawa oleh Kristus dalam diri kita.
Kesalehan sosial kita terwujud dalam kemampuan untuk beradaptasi dan mengajak orang lain untuk menerima pembaruan dalam kehidupan mereka. Seperti anggur baru, iman kita harus tetap segar, penuh harapan, dan terbuka untuk perubahan yang positif.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 4 Juli 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita mengakhiri permenungan ini dengan hati yang siap diperbarui oleh Tuhan. Semoga Sabda yang telah kita dengarkan tidak berhenti sebagai renungan, tetapi menjadi daya yang mengubah cara berpikir, bersikap, dan bertindak, sehingga hidup kita semakin selaras dengan kehendak Kristus setiap hari.
Ya Yesus, perbaruilah hati kami yang sering terikat pada kebiasaan lama, rasa takut, dan keengganan untuk berubah. Bentuklah kami menjadi pribadi yang terbuka terhadap karya rahmat-Mu, sehingga kami mampu meninggalkan segala yang menjauhkan kami dari kasih dan kebenaran-Mu. Amin.
Bimbinglah kami agar tidak hanya setia dalam menjalankan kewajiban iman, tetapi juga rela diubah menjadi pribadi yang semakin rendah hati, penuh belas kasih, dan bijaksana. Semoga setiap pengalaman hidup menjadi kesempatan untuk bertumbuh dalam kekudusan dan semakin menyerupai Putra-Mu. Amin.
Jadikanlah kami pembawa sukacita Injil di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat. Penuhi hati kami dengan semangat yang baru untuk melayani, mengampuni, dan mengasihi tanpa pamrih. Kiranya hidup kami menjadi wadah yang layak bagi rahmat-Mu yang selalu baru dan membawa harapan bagi banyak orang. Amin.
.
Ya Tuhan, kami bersyukur atas pembaruan yang Engkau bawa dalam hidup kami. Ajari kami untuk senantiasa membuka hati dan menerima perubahan yang Engkau kehendaki dalam hidup kami. Mampukanlah kami menjadi agen pembaruan bagi dunia ini. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Juli 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





