Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Agustus 2026

Renungan Harian Hari Ini 4 Agustus 2026, Bacaan Injil Matius 15:1-2.10-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 30:1-2.12-15.18-22; Mazmur: 102:16-18.19-21.29.22–23; PEKAN BIASA XVIII Pw St.Yohanes Maria Vianney, Im (P);

Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya:
 
“Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tuliskanlah segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu itu dalam suatu kitab.

Sungguh, beginilah firman TUHAN: Penyakitmu sangat payah, lukamu tidak tersembuhkan!
 
Tidak ada yang membela hakmu, tidak ada obat untuk bisul, kesembuhan tidak ada bagimu!
 
Semua kekasihmu melupakan engkau, mereka tidak menanyakan engkau lagi. Sungguh, Aku telah memukul engkau dengan pukulan musuh, dengan hajaran yang bengis, karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar.
 
Mengapakah engkau berteriak karena penyakitmu, karena kepedihanmu sangat payah? Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu.

Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku akan memulihkan keadaan kemah-kemah Yakub, dan akan mengasihani tempat-tempat tinggalnya, kota itu akan dibangun kembali di atas reruntuhannya, dan puri itu akan berdiri di tempatnya yang asli.
 
Nyanyian syukur akan terdengar dari antara mereka, juga suara orang yang bersukaria. Aku akan membuat mereka banyak dan mereka tidak akan berkurang lagi; Aku akan membuat mereka dipermuliakan dan mereka tidak akan dihina lagi.
 
Anak-anak mereka akan menjadi seperti dahulu kala, dan perkumpulan mereka akan tinggal tetap di hadapan-Ku; Aku akan menghukum semua orang yang menindas mereka.
 
Orang yang memerintah atas mereka akan tampil dari antara mereka sendiri, dan orang yang berkuasa atas mereka akan bangkit dari tengah-tengah mereka; Aku akan membuat dia maju dan mendekat kepada-Ku, sebab siapakah yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk mendekat kepada-Ku? demikianlah firman TUHAN.
 
Maka kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.”

.

bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
 
sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.
 
Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
 
sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
 
untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
 
supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
 
apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN.
 
Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku.

.

Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata:
 
“Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.”

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:
 
“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”
 
Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”
 
Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.
 
Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”

.

“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”
 
Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.
 
Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.
 
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;
 
kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya;
 
baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: “Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?”

TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.
 
TUHAN menjawab, kata-Nya kepada umat-Nya: “Sesungguhnya, Aku akan mengirim kepadamu gandum, anggur dan minyak, dan kamu akan kenyang memakannya; Aku tidak akan menyerahkan kamu lagi menjadi cela di antara bangsa-bangsa.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Agustus 2026

Yang datang dari utara itu akan Kujauhkan dari padamu, dan akan Kuusir ke suatu negeri kering dan tandus, barisan mukanya ke laut timur, dan barisan belakangnya ke laut barat, maka bau busuknya dan bau anyirnya akan naik, sebab ia telah melakukan perkara yang besar.
 
Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar!
 
Jangan takut, hai binatang-binatang di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, pohon menghasilkan buahnya, pohon ara dan pohon anggur memberi kekayaannya.
 
Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.
 
Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak.
 
Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu.
 
Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.
 
Kamu akan mengetahui bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHAN, adalah Allahmu dan tidak ada yang lain; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.”

.

renungan harian hari ini

Ada rumah yang dari luar tampak megah, tetapi begitu masuk ke dalam berantakan, kotor, dan banyak barang rusak. Ada juga pribadi yang tutur katanya manis, penampilan rapi, sopan, tetapi ternyata penipu.

Wajar muncul idiom “Don’t judge a book by its cover!” Kita sering kali terfokus pada penampilan luar, tetapi lupa pada hal yang jauh lebih penting.

Para ahli Taurat dan orang Farisi menemui Yesus untuk mengkritik para murid yang tidak mencuci tangan sebelum makan. Bagi mereka, tidak mencuci tangan adalah pelanggaran serius. Seolah-olah aturan itu inti dari kekudusan. Padahal, hanya sebatas tradisi mereka.

Mereka begitu terpaku pada ritual lahiriah sehingga mengabaikan esensi. Menanggapi itu Yesus bersabda, “bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut.”

Segala sesuatu yang keluar dari mulut berasal dari hati. Hal ini sesuai dengan kehendak Allah yang disampaikan Yeremia untuk memulihkan kemurnian hati. Allah ingin menyembuhkan luka-luka hati kita yang disebabkan oleh dosa agar hati kita bisa kembali bersih dan menjadi tempat kediaman-Nya.

Begitu hati kita dibersihkan oleh kasih karunia-Nya maka yang keluar dari mulut kita adalah berkat, pengampunan, dan kebaikan. Sudahkah kita menjaga kebersihan hati? Bagi Tuhan, yang terpenting bukanlah seberapa banyak aturan yang kita patuhi, melainkan seberapa murni hati kita di hadapan-Nya.

.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan membuka hati di hadapan Tuhan. Mohonlah rahmat agar kita tidak hanya tampak baik di hadapan manusia, tetapi sungguh memiliki hati yang bersih, tulus, dan dipenuhi kasih sehingga setiap perkataan dan tindakan kita memancarkan kebaikan Kristus.

Ya Yesus, sucikanlah hati kami dari segala kesombongan, kemunafikan, dan keinginan untuk hanya mencari penilaian manusia. Bentuklah hati yang rendah, jujur, dan penuh kasih sehingga setiap kata yang keluar dari mulut kami menjadi sumber penghiburan, damai, dan pengharapan bagi sesama.

Pulihkanlah hati kami yang mungkin terluka oleh dosa, kekecewaan, atau amarah. Curahkanlah rahmat-Mu agar kami semakin mampu mengampuni, menguasai diri, serta memelihara kemurnian hati dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan yang kami lakukan setiap hari.

Tuntunlah langkah kami untuk lebih mengutamakan pertobatan hati daripada sekadar penampilan lahiriah. Semoga hidup kami menjadi cerminan kasih-Mu yang nyata, menghadirkan berkat bagi keluarga, Gereja, dan sesama, sehingga nama-Mu semakin dimuliakan melalui kehidupan kami. Amin.

.

Ya Tuhan Yesus, sucikanlah hati kami dari segala kejahatan dan kemunafikan. Sembuhkanlah luka-luka batin kami agar kami dapat hidup dalam kebenaran-Mu. Semoga perkataan yang keluar dari mulut kami selalu memuliakan nama-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Agustus 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here
Prove your humanity: 0   +   2   =