Renungan Harian Hari Ini 21 Agustus 2026, Bacaan Injil Matius 22:34-40 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Yeh. 37:1-14; Mazmur: 107:2-3,4-5.6-7.8-9; R: 1a; PEKAN BIASA XX Pw St.Pius X, Paus (P);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
Lalu Ia berfirman kepadaku: “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?” Aku menjawab: “Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!”
Lalu firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.”
Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
Maka firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali.”
Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.
Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.
Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel.
Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya.
Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN.”
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan,
yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.
Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan;
mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.
Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka.
Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.
Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,
sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 21 Agustus 2026
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
“Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan, dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan,
karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya.
Sesungguhnya, ia tak mengetahui apa yang akan terjadi, karena siapakah yang akan mengatakan kepadanya bagaimana itu akan terjadi?
Tiada seorang pun berkuasa menahan angin dan tiada seorang pun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya.
Semua ini telah kulihat dan aku memberi perhatian kepada segala perbuatan yang dilakukan di bawah matahari, ketika orang yang satu menguasai orang yang lain hingga ia celaka.
Aku melihat juga orang-orang fasik yang akan dikuburkan boleh masuk, sedangkan orang yang berlaku benar harus pergi dari tempat yang kudus dan dilupakan dalam kota. Ini pun sia-sia.
Oleh karena hukuman terhadap perbuatan jahat tidak segera dilaksanakan, maka hati manusia penuh niat untuk berbuat jahat.
Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.
Ada suatu kesia-siaan yang terjadi di atas bumi: ada orang-orang benar, yang menerima ganjaran yang layak untuk perbuatan orang fasik, dan ada orang-orang fasik yang menerima pahala yang layak untuk perbuatan orang benar. Aku berkata: “Ini pun sia-sia!”
Oleh sebab itu aku memuji kesukaan, karena tak ada kebahagiaan lain bagi manusia di bawah matahari, kecuali makan dan minum dan bersukaria. Itu yang menyertainya di dalam jerih payahnya seumur hidupnya yang diberikan Allah kepadanya di bawah matahari.
Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,
maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.
Sesungguhnya, semua ini telah kuperhatikan, semua ini telah kuperiksa, yakni bahwa orang-orang yang benar dan orang-orang yang berhikmat dan perbuatan-perbuatan mereka, baik kasih maupun kebencian, ada di tangan Allah; manusia tidak mengetahui apa pun yang dihadapinya.
Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun yang tidak mempersembahkan korban. Sebagaimana orang yang baik, begitu pula orang yang berdosa; sebagaimana orang yang bersumpah, begitu pula orang yang takut untuk bersumpah.
Inilah yang celaka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari; nasib semua orang sama. Hati anak-anak manusia pun penuh dengan kejahatan, dan kebebalan ada dalam hati mereka seumur hidup, dan kemudian mereka menuju alam orang mati.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.
Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.
Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.
Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu.
Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Dalam kehidupan keluarga, sering kita temui hal ini: Ayah bekerja keras demi keluarga, ibu sibuk mengurus rumah, anak-anak belajar dan berprestasi. Namun karena kesibukan masing-masing, mereka jarang duduk bersama, mendengarkan satu sama lain, atau berdoa bersama.
Semua tampak berfungsi, tetapi kasih tidak mengalir. Tugas dijalankan, tetapi hati terasa jauh.
Yesus dalam Injil hari ini menyampaikan hukum yang terutama. “Kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” la mengingatkan bahwa tanpa kasih, semua aktivitas – baik dalam keluarga maupun dalam hidup rohani – akan kosong dan tidak menyelamatkan.
Santo Pius X, yang kita kenang hari ini, sangat menekankan bahwa iman bukan hanya soal pengetahuan, melainkan juga soal relasi kasih yang hidup. la memperjuangkan agar anak-anak dapat menerima Komuni Kudus lebih awal, karena Ekaristi adalah sumber kasih sejati.
la berkata, “Ekaristi bukan hadiah bagi yang sempurna, melainkan kekuatan bagi yang lemah.” Dalam keluarga, kasih sejati tumbuh bukan dari kesempurnaan, melainkan dari kesediaan saling menerima, mengampuni, dan berjalan bersama dalam Tuhan.
Mari kita kembalikan pusat hidup kita kepada kasih: kasih kepada Tuhan dalam doa dan sakramen, serta kasih kepada sesama dalam keluarga dan komunitas, dengan sabar dan rendah hati.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Agustus 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan kembali melihat rumah dan relasi kita. Jangan sampai kesibukan membuat kita hanya menjalankan kewajiban tanpa menghadirkan kasih. Luangkan waktu untuk mendengarkan, mengampuni, berdoa bersama, dan hadir sepenuh hati. Sebab keluarga yang dipenuhi kasih menjadi tempat di mana Tuhan sungguh hadir.
Ya Bapa, ajarlah kami mencintai-Mu bukan hanya melalui doa dan ibadah, tetapi juga melalui cara kami memperlakukan orang-orang yang paling dekat dengan kami. Lembutkan hati kami agar tidak mudah menghakimi, kuatkan kami untuk mengampuni, dan mampukan kami menghadirkan kasih-Mu dalam perkataan serta tindakan sederhana setiap hari.
Berkatilah keluarga kami dengan kasih yang sabar dan setia. Ketika kesibukan membuat kami berjauhan, ingatkan kami untuk kembali duduk bersama, mendengarkan, dan berbagi hati. Saat terjadi perbedaan atau luka, berilah kerendahan hati untuk meminta maaf dan keberanian untuk mengampuni, sehingga kasih tidak pernah berhenti mengalir.
Melalui teladan Santo Pius X, semoga kami semakin mencintai Ekaristi sebagai sumber kekuatan bagi perjalanan hidup. Jangan biarkan iman kami hanya menjadi pengetahuan atau kebiasaan. Jadikanlah keluarga dan komunitas kami tempat bertumbuhnya kasih, tempat setiap orang merasa diterima, dikuatkan, dan dihantar semakin dekat kepada-Mu. Amin.
.
Tuhan, ajarlah kami mencintai bukan hanya dengan kata-kata, melainkan juga dengan hati dan perbuatan. Kuatkanlah kami untuk hidup dalam kasih setiap hari. Semoga keluarga kami menjadi tempat Engkau tinggal dan berkarya. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 20 Agustus 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





