Renungan Harian Hari Ini 17 Agustus 2025, Pembacaan Injil Matius 22:15-21 (baca Alkitab – klik disini)
Pembacaan I: Sir. 10:1-8; Mazmur:101:1a.2ac.3a.6-7; R: Gal. 5:13; Pembacaan II: 1Ptr. 2:13-17; O Pekan IV HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA (P); St.Gregorius Thaumaturgos; St.Gregorius dr Tours;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian dan Injil 17 Agustus 2025
Pemerintah yang bijak arif mempertahankan ketertiban pada rakyatnya, dan pemerintahan orang arif adalah teratur.
Seperti penguasa bangsa demikianpun para pegawainya, dan seperti pemerintah kota demikian pula semua penduduknya.
Raja yang tidak terdidik membinasakan rakyatnya, tetapi sebuah kota sejahtera berkat kearifan para pembesarnya.
Di dalam tangan Tuhan terletak kuasa atas bumi, an pada waktunya la mengangkat orang yang serasi atasnya.
Di dalam tangan Tiihanlah terletak kemujuran seorang manusia, dan kepada para pejabat dikaruniakan oleh-Nya martabatnya.
Hendaklah engkau tidak pernah menaruh benci kepada sesamamu apapun juga kesalahannya, dan jangan berbuat apa-apa terpengaruh oleh nafsu.
Kecongkakan dibenci oleh Tuhan maupun oleh manusia, dan bagi kedua-duanya kelaliman adalah salah.
Pemerintahan beralih dari bangsa yang satu kepada bangsa yang lain akibat kelaliman, kekerasan dan uang.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Mazmur Daud. Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN.
Dan Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku.
Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku.
Mataku tertuju kepada orang-orang yang setiawan di negeri, supaya mereka diam bersama-sama dengan aku. Orang yang hidup dengan cara yang tak bercela, akan melayani aku.
Orang yang melakukan tipu daya tidak akan diam di dalam rumahku, orang yang berbicara dusta tidak akan tegak di depan mataku.
.
BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,
maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.
Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.
Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu.” Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Maka Ia bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?”
Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?
Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.
Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapapun juga dia.
Dan lagi aku ini, saudara-saudara, jikalau aku masih memberitakan sunat, mengapakah aku masih dianiaya juga? Sebab kalau demikian, salib bukan batu sandungan lagi.
Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!”
Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging?karena keduanya bertentangan?sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu?seperti yang telah kubuat dahulu?bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Sebagai warga negara lndonesia, kita perlu bersyukur telah dianugerahi oleh Allah sebuah kemerdekaan. Sebab dengan hidup dalam kemerdekaan, kita dapat hidup dengan damai, tanpa takut ditindas, serta dapat maju dan berkembang sesuai dengan panggilan hidup kita masing-masing.
Namun, merawat kemerdekaan tidaklah mudah. Mempertahankan kemerdekaan membutuhkan perjuangan dan selalu waspada terhadap gangguan dari luar maupun dari dalam yang dapat merusak kesatuan bangsa kita.
Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita perlu membangun kesadaran untuk mengingat dan memaknai kembali semangat para pendiri bangsa saat memperjuangkan, mempersiapkan, dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Kemerdekaan pertama-tama adalah sebuah anugerah dari Allah. Namun, dengan kemerdekaan tidak berarti bahwa kita boleh melakukan apa pun yang kita inginkan. Akhir-akhir ini, tidak sedikit orang yang justru menyalahgunakan kemerdekaan untuk tindakan yang tidak terpuji dan memalukan.
Sebagai murid Kristus, kita hendaknya merenungkan, apakah kita hidup sesuai dengan panggilan kita untuk mempertahankan kemerdekaan sejati ketika semua orang ingin menyalahgunakan kemerdekaan?
Sebab penyalahgunaan kemerdekaan tidak hanya menyinggung martabat manusia, tetapi juga Allah Yang Maha Kuasa. Sebagai umat beriman, kita perlu memaknai kemerdekaan sejati sebagai fondasi untuk semakin setia dalam menjalankan kehendak dan hukum Tuhan.
Sebagaimana Yesus menganjurkan untuk membayar pajak kepada kaisar karena memang itu hak kaisar. Sebagai warga negara Indonesia, kita pun harus memiliki kontribusi dan sumbangsih yang nyata kepada negara.
Setiap kita bertanggung jawab atas keberlangsungan bangsa ini. Jika bangsa ini selalu hidup dalam kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian, sebagai umat beriman. kita pun akan berkembang dalam keberimanan kita terhadap Allah.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Agustus 2025
Bapak, ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang terbuka dan penuh syukur. Agar renungan ini dapat mengendap dalam hati, bawalah pesan-pesan yang kita terima hari ini ke dalam doa pribadi dan tindakan nyata. Renungkan kembali sebelum tidur, lalu wujudkan dalam kepedulian terhadap sesama dan bangsa.
Tuhan yang penuh kasih, kami bersyukur atas anugerah kemerdekaan yang Kau percayakan kepada bangsa kami. Berilah kami hati yang setia, agar tidak menyalahgunakan kebebasan ini untuk hal-hal yang memalukan, melainkan memanfaatkannya demi kebaikan bersama dan kemuliaan nama-Mu.
Kami mohon bimbingan-Mu agar selalu mampu merawat persatuan, menjaga kedamaian, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Semoga setiap keputusan dan tindakan kami memancarkan kasih, kebenaran, dan keadilan, sehingga bangsa kami tetap teguh dalam kemerdekaan sejati yang memuliakan Engkau sepanjang masa. Amin.
.
Tuhan, terangilah kami supaya mampu menggunakan kemerdekaan kami untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi bangsa kami tercinta. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Agustus 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





