Renungan Harian Hari Ini 12 Mei 2026, Bacaan Injil Yohanes 16:5-11 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Kis. 16:22-34; Mazmur: 138:1-2a.2be-3.7c-8; PEKAN VI PASKAH (P); St.Nereus dan Akhilleus, Mrt; St.Pankrasius, Mrt;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka.
Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: “Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!”
Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 Mei 2026
tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi?
Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita.
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
dan akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Ketika masa tujuh hari itu sudah hampir berakhir, orang-orang Yahudi yang datang dari Asia, melihat Paulus di dalam Bait Allah, lalu mereka menghasut rakyat dan menangkap dia,
sambil berteriak: “Hai orang-orang Israel, tolong! Inilah orang yang di mana-mana mengajar semua orang untuk menentang bangsa kita dan menentang hukum Taurat dan tempat ini! Dan sekarang ia membawa orang-orang Yunani pula ke dalam Bait Allah dan menajiskan tempat suci ini!”
Sebab mereka telah melihat Trofimus dari Efesus sebelumnya bersama-sama dengan Paulus di kota, dan mereka menyangka, bahwa Paulus telah membawa dia ke dalam Bait Allah.
Maka gemparlah seluruh kota, dan rakyat datang berkerumun, lalu menangkap Paulus dan menyeretnya keluar dari Bait Allah dan seketika itu juga semua pintu gerbang Bait Allah itu ditutup.
Sementara mereka merencanakan untuk membunuh dia, sampailah kabar kepada kepala pasukan, bahwa seluruh Yerusalem gempar.
Kepala pasukan itu segera bergerak dengan prajurit-prajurit dan perwira-perwira dan maju mendapatkan orang banyak itu. Ketika mereka melihat dia dan prajurit-prajurit itu, berhentilah mereka memukul Paulus.
Kepala pasukan itu mendekati Paulus, menangkapnya dan menyuruh mengikat dia dengan dua rantai, lalu bertanya siapakah dia dan apakah yang telah diperbuatnya.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Tetapi dari antara orang banyak itu ada yang meneriakkan kepadanya ini, ada pula yang meneriakkan itu. Dan oleh karena keributan itu ia tidak dapat mengetahui apakah yang sebenarnya terjadi. Sebab itu ia menyuruh membawa Paulus ke markas.
Ketika sampai ke tangga Paulus terpaksa didukung prajurit-prajurit karena berdesak-desaknya orang banyak,
yang berbondong-bondong mengikuti dia, sambil berteriak: “Enyahkanlah dia!”
Ketika Paulus hendak dibawa masuk ke markas, ia berkata kepada kepala pasukan itu: “Bolehkah aku mengatakan sesuatu kepadamu?” Jawabnya: “Tahukah engkau bahasa Yunani?
Jadi engkau bukan orang Mesir itu, yang baru-baru ini menimbulkan pemberontakan dan melarikan empat ribu orang pengacau bersenjata ke padang gurun?”
Paulus menjawab: “Aku adalah orang Yahudi, dari Tarsus, warga dari kota yang terkenal di Kilikia; aku minta, supaya aku diperbolehkan berbicara kepada orang banyak itu.”
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Ketidakadilan bisa menimpa siapa saja bahkan mereka yang membawa kebaikan. Paulus dan Silas mengalami hal itu. Mereka dipenjara bukan karena mereka melakukan kejahatan, melainkan karena mereka mewartakan kasih Allah dan membebaskan seorang gadis dari kuasa gelap.
Bukannya disyukuri, peristiwa itu justru membuat mereka dikurung. Namun, luar biasanya, dalam luka dan belenggu, mereka tidak mengeluh. Sebaliknya, mereka berdoa dan memuji Allah.
Suara mereka menembus jeruji, dan Tuhan menjawab doa mereka: gempa mengguncang penjara, pintu-pintu terbuka, rantai-rantai terlepas. Namun, mereka tetap tinggal, tidak kabur. Dan karena kesaksian hidup mereka itu, hati kepala penjara pun tersentuh.
Sambil mengantar Paulus dan Silas ke luar, kepala penjara itu berkata kepada mereka, “Tuan-tuan, apa yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Sebuah pertobatan lahir dari kesetiaan dan damai di tengah penderitaan.
Dalam Injil, Yesus menguatkan murid-murid- Nya yang sedih karena la akan pergi. Mereka mungkin belum mengerti bahwa kepergian-Nya bukanlah akhir, melainkan awal dari kehadiran yang lebih mendalam.
Yesus berkata, “Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.” Sebab hanya dengan itulah Roh Kudus, Sang Penolong, akan diutus. Roh Kudus bukan sekadar kekuatan atau semangat rohani, melainkan Pribadi Ilahi yang tinggal di dalam hati kita, yang menghibur kita saat kita terluka, menguatkan kita saat kita lemah, dan mengingatkan kebenaran saat dunia membingungkan.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 12 Mei 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang tetap berharap, bahkan di tengah luka dan ketidakadilan hidup. Seperti Paulus dan Silas yang tetap berdoa dalam penderitaan, kita pun diajak percaya bahwa Tuhan bekerja dalam cara yang sering tidak kita sangka. Roh Kudus senantiasa tinggal dan menguatkan kita.
Ya Yesus, saat kami merasa diperlakukan tidak adil atau terluka karena kebaikan yang kami lakukan, kuatkanlah hati kami agar tidak dikuasai kemarahan dan keputusasaan. Ajarlah kami tetap setia berdoa dan memuji-Mu, sebab damai sejati lahir dari hati yang percaya kepada-Mu.
Curahkan Roh Kudus-Mu ke dalam hidup kami agar kami mampu bertahan di tengah pergumulan dan ketidakpastian. Hiburlah kami saat hati sedih dan lelah. Semoga kehadiran Roh Kudus menuntun kami untuk tetap berjalan dalam kebenaran dan kasih setiap hari.
Jadikan hidup kami kesaksian yang menyentuh hati banyak orang, bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui keteguhan, kelembutan, dan pengharapan yang kami miliki. Semoga melalui sikap hidup kami, semakin banyak orang merasakan kasih dan keselamatan yang berasal dari-Mu. Amin.
.
Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk berjalan dalam kebenaran-Mu meskipun dunia di sekitar kami penuh dengan tantangan. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Mei 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





