Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 3 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 3 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1314
0
renungan harian

Renungan Harian 3 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:2-16

Sekali peristiwa, datanglah orang-orang Farisi hendak mencobai Yesus. Mereka bertanya kepada-Nya, “Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan istrinya?”

Tetapi jawab-Nya kepada mereka: Apa perintah Musa kepada kamu?” Jawab mereka: “Musa memberi izin untuk menceraikannya dengan membuat surat cerai.”

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu. Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan,

sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.

Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” Ketika mereka sudah di rumah, murid-murid itu bertanya pula kepada¬†Yesus tentang hal itu.

Lalu kata-Nya kepada mereka: “Siapa saja menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.

Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.” Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya la menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa saja tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak
akan masuk ke dalamnya.”

Lalu, Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kebahagiaan dalam keluarga. Injil pada hari ini memberikan pesan yang sangat kuat tentang keluarga, yaitu terkait relasi suami dengan istrinya atau sebaliknya dan relasi orangtua dengan anak anak.

Orang Farisi bertanya kepada Yesus, “Apakah boleh menceraikan istri?” Karena, menurut hukum Taurat, perceraian dilarang kecuali karena zina. Tetapi, Yesus mengetahui isi hati mereka karena mereka ingin mencobai-Nya saja.

Maka, Yesus menegaskan, “Karena kedegilan hatimu kamu berbuat demikian!” Yesus mengingatkan bahwa ternyata lelaki dan perempuan memang disatukan sehingga menjadi satu daging dan tidak terceraikan.

Berdasarkan statistik sebuah lembaga, perceraian itu paling banyak di usia pernikahan 6 sampai 15 tahun. Ketika usia perkawinan 0 sampai 5 tahun, semuanya masih hangat masih romantis, masih sayang- sayangan,

tetapi kalau sampai 15 tahun mulai muncul godaan, mulai bosan, mulai mudah salah paham, gampang tersinggung, tekanan hidup makin kuat, tidak lagi seromantis di awal pernikahan, jarang berpelukan.

Ikatan perkawinan dalam Gereja Katolik sangat jelas cirinya: indissolubilitas dan monogami, artinya tidak bisa terpisahkan oleh apa pun kecuali oleh kematian dan juga 1 (satu) orang, ya Cintanya dengan 1 (satu) orang.

Tidak bisa dia berpoligami atau punya banyak pasangan. Mari kita berjuang merawat kesetiaan hubungan dalam keluarga kita masing-masing seraya mendoakan keluarga-keluarga yang mengalami masalah.

.

Ya Allah, semoga keluarga kami selalu menjadi keluarga Katolik yang taat pada kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here