Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 26 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 26 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1195
0
renungan harian

Renungan Harian 26 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 9:38-43.45.47-48

Pada suatu hari, Yohanes berkata kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”

“Tetapi kata Yesus: “Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mukjizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.

Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.

Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.

Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung daripada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan.

Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, daripada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka.

Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari Minggu ini, Yesus mengajak kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang dapat memberikan kegembiraan, penghiburan, kekuatan, kebaikan, dan pelayanan kepada orang lain yang ada di sekitar kita, atau mereka yang betul-betul membutuhkan pertolongan kita.

Kadang kala, kita tidak mudah untuk melakukan hal-hal itu karena dalam diri kita masih ada egoisme yang cukup besar, pelit, serakah, dan tidak peduli dengan sesama.

Sebagai murid Kristus, kita diminta untuk bisa mengalahkan diri kita. Artinya, kita juga harus tegas dan tidak kompromi terhadap watak, sitat, dan kebiasaan kita yang kurang baik dan karenanya kita menjadi tidak bisa berbagi kebaikan kepada orang lain.

Jika selama ini kita lebih mudah untuk mengatakan “tidak dan jangan kepada rang lain, sekarang kita juga harus menggunakan kata-kata itu untuk menghentikan kecenderungan, keinginan, dan niat buruk dalam diri kita yang akan membawa kita pada kesengsaraan.

Jika kita dapat menggunakan mata, tangan, kaki, mulut, dan segala anugerah Tuhan yang ada dalam diri kita secara bijaksana untuk menghasilkan hal-hal yang baik dan membantu untuk orang lain, maka itulah kebahagiaan hidup kita.

.

Bapa Yang Mahakasih, semoga kami mampu memaksakan diri kami untuk selalu patuh terhadap segala perintah-Mu dan mengikuti jalan yang telah Engkau tetapkan.Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://parokijetis.com/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here