Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 19 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 19 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1578
0

Renungan Harian 19 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:45-48

Pada waktu itu, Yesus tiba di Yerusalem dan masuk ke Bait Allah. Maka, mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka:

“Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah.

Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,

tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Perubahan pasti akan selalu terjadi, baik disadari maupun tidak. Pada umumnya, hal itu terjadi karena adanya suatu kepedulian terhadap sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan lagi bagi masyarakat.

Atau mungkin disebabkan adanya faktor-faktor baru yang oleh masyarakat dianggap memiliki manfaat yang lebih besar bagi kehidupannya.

Pengalaman Yudas Makabe, dalam bacaan pertama hari ini, menunjukkan bahwa ia sungguh mempunyai kepedulian yang sangat besar terhadap Bait Allah.

Bait Allah adalah tempat kudus untuk bangsa Yahudi dan menjadi tempat di mana para imam agung sekali setahun mempersembahkan kurban kudus kepada Allah.

Bait Allah juga menjadi tempat untuk mengajarkan ajaran-ajaran Musa dan menyampaikan kepada semua bangsa bahwa Allah hadir di tempat itu.

Yudas Makabe bersama para prajuritnya berupaya keras membangun dan menyucikan kembali Bait Allah yang telah hancur dan dicemarkan oleh musuh-musuhnya.

Dalam bacaan Injil dikisahkan bahwa Yesus datang ke Bait Allah untuk mengajar seperti yang biasa Ia lakukan setiap hari.

Namun, kali ini Yesus masuk ke Bait Allah dan mulai mengusir semua pedagang di situ, katanya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa, tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun (Lukas 19: 46).

Yesus sungguh-sungguh menegur mereka dengan sangat keras karena rumah Bapa-Nya telah dijadikan tempat orang berjualan.

Yesus menunjukkan suatu sikap kepedulian terhadap Bait Allah dan dalam pengajaran-Nya pun selalu menyampaikan praktik yang benar bagaimana menjalankan kehidupan agama, yakni keterbukaan hati kepada Allah.

Sebab, hati kita merupakan bait Allah yang perlu selalu dibersihkan dan disucikan setiap hari. Oleh karena itu, marilah kita selalu membarui dan menyucikan diri kita tidak hanya sekali atau dua kali setahun tetapi setiap hari.

.

Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau memberi kesempatan untuk menyucikan dan membebaskan hati kami supaya selalu terbuka kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://parokijetis.com/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://parokijetis.com/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here