<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bacaan injil hari ini | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://parokijetis.com/tag/bacaan-injil-hari-ini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://parokijetis.com</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Sep 2026 19:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-15-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-15-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 11:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 15 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 15 September 2026, Bacaan Injil Yoh. 19:25-27, Kata-Nya kepada murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-15-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 15 September 2026, Bacaan Injil Yoh. 19:25-27 (Luk. 2:33-35) (<span style="text-decoration: underline;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Yoh/19/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: Ibr. 5: 7-9; Mazmur: 31:2-3a.3b-4.5-6.15-16.20; PEKAN BIASA XXIV Pw SP Maria Berdukacita (P);</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-c81ade3ee79ba249b01334959343f745" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>15 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.<br /> <br />Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,<br /> <br />dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-39410441c305453ec5d103ea859f5a4f" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>15 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!<br /> <br />Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.<br /> <br />Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.<br /> <br />Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.<br /> <br />Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.</p>
<p>Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!<br /> <br />Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!</p>
<p>Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-bda124215b82cb418a2db5115cc52951" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>15 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.<br /> <br />Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: &#8220;Ibu, inilah, anakmu!&#8221;<br /> <br />Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: &#8220;Inilah ibumu!&#8221; Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-3415bc7a90eaca68c47f458bf8c5f815" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>15 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Setelah Mordekhai mengetahui segala yang terjadi itu, ia mengoyakkan pakaiannya, lalu memakai kain kabung dan abu, kemudian keluar berjalan di tengah-tengah kota, sambil melolong-lolong dengan nyaring dan pedih.<br /> <br />Dengan demikian datanglah ia sampai ke depan pintu gerbang istana raja, karena seorang pun tidak boleh masuk pintu gerbang istana raja dengan berpakaian kain kabung.<br /> <br />Di tiap-tiap daerah, ke mana titah dan undang-undang raja telah sampai, ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya.<br /> <br />Ketika dayang-dayang dan sida-sida Ester memberitahukan hal itu kepadanya, maka sangatlah risau hati sang ratu, lalu dikirimkannyalah pakaian, supaya dipakaikan kepada Mordekhai dan supaya ditanggalkan kain kabungnya dari padanya, tetapi tidak diterimanya.<br /> <br />Maka Ester memanggil Hatah, salah seorang sida-sida raja yang ditetapkan baginda melayani dia, lalu memberi perintah kepadanya menanyakan Mordekhai untuk mengetahui apa artinya dan apa sebabnya hal itu.<br /> <br />Lalu keluarlah Hatah mendapatkan Mordekhai di lapangan kota yang di depan pintu gerbang istana raja,<br /> <br />dan Mordekhai menceritakan kepadanya segala yang dialaminya, serta berapa banyaknya perak yang dijanjikan oleh Haman akan ditimbang untuk perbendaharaan raja sebagai harga pembinasaan orang Yahudi.<br /> <br />Juga salinan surat undang-undang, yang dikeluarkan di Susan untuk memunahkan mereka itu, diserahkannya kepada Hatah, supaya diperlihatkan dan diberitahukan kepada Ester. Lagipula Hatah disuruh menyampaikan pesan kepada Ester, supaya pergi menghadap raja untuk memohon karunianya dan untuk membela bangsanya di hadapan baginda.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 15 September 2026</em></h3>
<p>Lalu masuklah Hatah dan menyampaikan perkataan Mordekhai kepada Ester.<br /> <br />Akan tetapi Ester menyuruh Hatah memberitahukan kepada Mordekhai:<br /> <br />&#8220;Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja.&#8221;<br /> <br />Ketika disampaikan orang perkataan Ester itu kepada Mordekhai,<br /> <br />maka Mordekhai menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Ester: &#8220;Jangan kira, karena engkau di dalam istana raja, hanya engkau yang akan terluput dari antara semua orang Yahudi.<br /> <br />Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.&#8221;<br /> <br />Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai:<br /> <br />&#8220;Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.&#8221;</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-15-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19123"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-1abb69e38c62130b2354c867766db8b3" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>15 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Situasi penderitaan sering kali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.</strong></span> Entah kita beriman atau tidak, kita akan mengalami situasi hidup demikian. Orang beriman tidak akan membiarkan kerohaniannya terganggu karena mengalami penderitaan dalam hidupnya.</p>
<p>la dapat bersukacita dan tersenyum saat hidupnya nyaman atau bahagia. la juga dapat meratap dan menangis saat hidupnya mengalami kesusahan dan penderitaan. Namun, semua situasi itu ia jalani dalam iman. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Dalam kebahagiaannya ia bersyukur, dan dalam ratapannya ia berdoa. </strong></span></p>
<p>Dinamika hidup seperti ini telah dilakukan oleh Yesus pada saat la hidup bersama para murid-Nya. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Yesus telah mengajarkan kepada para murid tentang sebuah ketaatan yang paripurna, sekalipun mengalami situasi hidup yang berat.</strong></span></p>
<p>Puncak dari semua pengorbanan Yesus adalah penyaliban di Bukit Golgota. Maria adalah seorang ibu yang paling berdukacita dan menderita pada waktu itu. Dapat kita bayangkan betapa hancur hati seorang ibu yang menyaksikan Anak tunggalnya yang dikandung dan dibesarkannya mengalami penderitaan yang begitu hebat.</p>
<p>Namun dalam situasi ini, <span style="text-decoration: underline;"><strong>Yesus memperlihatkan kepada kita semua kasih yang tak terperikan.</strong></span> Yesus melupakan penderitaan-Nya dan memerhatikan penderitaan ibu-Nya dari atas kayu salib.</p>
<p>Dari atas kayu salib, <span style="text-decoration: underline;"><strong>Yesus menunjukkan kasih Allah yang tidak terbatas kepada kita.</strong></span> Dukacita dan penderitaan Maria mengingatkan kita untuk memandang Dia yang menderita di salib dan berserah diri kepada-Nya yang telah mengalahkan penderitaan dengan kemenangan yang mulia.</p>
<p>Bersama Dia yang telah mengubah maut menjadi hidup, kita dapat menerima situasi sesulit apa pun dalam iman. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Mampukah kita meneladan ketaatan Yesus dan berserah diri seperti Bunda Maria, ketika mengalami penderitaan dan kesulitan dalam hidup?</strong></span></p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-a4a7c0cd0e08bf05847761a8de48b48c" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>15 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan memandang salib Kristus bukan sebagai tanda kekalahan, melainkan sebagai tanda kasih yang menyelamatkan. Di sana kita melihat kesetiaan Yesus sampai akhir. Semoga setiap salib kehidupan yang kita pikul tidak membuat kita menyerah, tetapi justru meneguhkan iman, pengharapan, dan keberanian untuk terus berjalan.</p>
<p>Ya Bapa, dalam setiap keadaan hidup, ajarlah kami untuk tetap datang kepada-Mu. Ketika hati kami bersukacita, biarlah syukur menjadi doa kami; ketika air mata mengalir, biarlah doa menjadi tempat kami bersandar. Jangan biarkan penderitaan menjauhkan kami dari-Mu, tetapi jadikan setiap pengalaman sebagai jalan untuk semakin percaya.</p>
<p>Engkau telah menunjukkan ketaatan dan kasih yang sempurna ketika memanggul salib hingga Golgota. Saat kami berhadapan dengan kesulitan, berilah kami keberanian untuk tetap setia. Ketika beban terasa melampaui kekuatan, teguhkan langkah kami agar tidak menyerah dan tetap percaya bahwa kasih-Mu menyertai setiap perjalanan kami.</p>
<p>Kami belajar dari Bunda Maria untuk tetap berdiri dalam iman ketika kehidupan menghadirkan dukacita yang begitu dalam. Berikanlah hati yang tabah dan penuh penyerahan. Semoga dalam penderitaan kami tetap mampu melihat harapan, dalam kesedihan menemukan penghiburan, dan dalam setiap keadaan semakin percaya bahwa kehidupan berada dalam tangan-Mu. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Ya Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk melihat penderitaan yang kami alami sebagai jalan menuju kemuliaan yang Engkau janjikan. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 14 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-15-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-15-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-14-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-14-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 14 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 14 September 2026, Bacaan Injil Yohanes 3:13-17, Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan..</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-14-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 14 September 2026, Bacaan Injil Yohanes 3:13-17 (<span style="text-decoration: underline;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Yoh/3/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: Bil. 21:4-9 (Flp. 2:6-11); Mazmur: 78:1-2.34-35.36-37.38; PEKAN BIASA XXIV Pesta Pemuliaan Salib Suci (M);</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-02e8dca9e1aaebd826765fe69ca200b8" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>14 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.<br /> <br />Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: &#8220;Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.&#8221;<br /> <br />Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.<br /> <br />Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: &#8220;Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.&#8221; Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.<br /> <br />Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: &#8220;Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.&#8221;<br /> <br />Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-8e9927045fb81500b11ab84d5e65c7ea" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>14 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Nyanyian pengajaran Asaf. Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.<br /> <br />Aku mau membuka mulut mengatakan amsal, aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala.</p>
<p>Apabila Ia membunuh mereka, maka mereka mencari Dia, mereka berbalik dan mengingini Allah;<br /> <br />mereka teringat bahwa Allah adalah gunung batu mereka, dan bahwa Allah Yang Mahatinggi adalah Penebus mereka.<br /> <br />Tetapi mereka memperdaya Dia dengan mulut mereka, dan dengan lidahnya mereka membohongi Dia.<br /> <br />Hati mereka tidak tetap pada Dia, dan mereka tidak setia pada perjanjian-Nya.<br /> <br />Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-2f6d7c8d231cce3003896805c1f2759a" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>14 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.<br /> <br />Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,<br /> <br />supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.<br /> <br />Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.<br /> <br />Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-c9d5882d2b5904a5b23d03052705ae2d" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>14 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;<br /> <br />namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.<br /> <br />Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.</p>
<p>Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?<br /> <br />Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?<br /> <br />Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?<br /> <br />Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!<br /> <br />Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</em></h3>
<p>Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.<br /> <br />Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.</p>
<p>Dan orang-orang Yahudi yang lain pun turut berlaku munafik dengan dia, sehingga Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka.<br /> <br />Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: &#8220;Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?&#8221;</p>
<p>Menurut kelahiran kami adalah orang Yahudi dan bukan orang berdosa dari bangsa-bangsa lain.<br /> <br />Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: &#8220;tidak ada seorang pun yang dibenarkan&#8221; oleh karena melakukan hukum Taurat.<br /> <br />Tetapi jika kami sendiri, sementara kami berusaha untuk dibenarkan dalam Kristus ternyata adalah orang-orang berdosa, apakah hal itu berarti, bahwa Kristus adalah pelayan dosa? Sekali-kali tidak.<br /> <br />Karena, jikalau aku membangun kembali apa yang telah kurombak, aku menyatakan diriku sebagai pelanggar hukum Taurat.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</em></h3>
<p>Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;<br /> <br />namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.<br /> <br />Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.</p>
<p>Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?<br /> <br />Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?<br /> <br />Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?<br /> <br />Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!<br /> <br />Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 14 September 2026</em></h3>
<p>Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.<br /> <br />Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.<br /> <br />Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: &#8220;Olehmu segala bangsa akan diberkati.&#8221;<br /> <br />Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.<br /> <br />Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: &#8220;Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.&#8221;<br /> <br />Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: &#8220;Orang yang benar akan hidup oleh iman.&#8221;<br /> <br />Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.<br /> <br />Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: &#8220;Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!&#8221;</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</em></h3>
<p>Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.</p>
<p>Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.<br /> <br />Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.<br /> <br />Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah.<br /> <br />Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus.<br /> <br />Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-14-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19122"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-1139333ec084a0c9e963f1930e837e37" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>14 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Hari ini Gereja merayakan Pesta Salib Suci, yaitu salib Tuhan Yesus Kristus sendiri. Lalu, apa makna salib Yesus? Bagi orang Yahudi, salib adalah penghinaan. Mengapa disebut penghinaan? Karena bagi mereka, salib adalah tempat penyiksaan orang-orang berdosa, orang jahat, dan yang pantas mendapat hukuman mati.</p>
<p>Sementara <span style="text-decoration: underline;"><strong>bagi orang yang mengimani Kristus, salib adalah kemenangan dan keselamatan.</strong></span> Mengapa demikian? Karena di sanalah Tuhan Yesus menebus dosa-dosa umat manusia. Ditegaskan dalam Injil hari ini, sebab, &#8220;Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Dia.&#8221;</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Sekalipun Dia adalah Putra Allah, Dia rela merendahkan diri sama seperti manusia, bahkan sampai wafat di salib untuk menyelamatkan kita para pendosa.</strong></span></p>
<p>Pada Pesta Salib Suci ini kita diingatkan kembali akan pengorbanan Yesus yang menyelamatkan manusia. Dia telah setia memanggul salib-Nya menuju Bukit Golgota. Pemberian dan pengorbanan diri-Nya di kayu salib menegaskan karya penebusan Allah bagi dunia.</p>
<p>Sebagaimana bangsa Israel di padang gurun memandang ular tembaga yang ditinggikan, lalu menjadi sembuh dan hidup, demikian pula kita yang memandang Yesus Kristus yang ditinggikan di kayu salib. Dari salib itu terang kebangkitan Paskah dinyatakan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Salib Yesus menjadi tanda kehidupan dan keselamatan manusia.</strong></span> Salib Tuhan menjadi kekuatan kita untuk menyatakan cinta Allah yang menyelamatkan bagi semua orang</p>
<p>Sebagai pengikut Yesus, kita juga mempunyai salib masing-masing yang harus kita pikul. Salib yang dimaksud di sini bukanlah seperti kayu salib yang dipanggul oleh Yesus, melainkan bisa berupa beban atau masalah hidup kita ataupun kesulitan yang kita hadapi. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Tuhan meminta kita untuk memanggul atau menghadapi salib itu dengan tegar dan setia, sebab di balik salib ada kemuliaan.</strong></span></p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-f504752723ed0d0611dbda85f7363b75" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>14 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan memandang salib Kristus bukan sebagai tanda kekalahan, melainkan sebagai tanda kasih yang menyelamatkan. Di sana kita melihat kesetiaan Yesus sampai akhir. Semoga setiap salib kehidupan yang kita pikul tidak membuat kita menyerah, tetapi justru meneguhkan iman, pengharapan, dan keberanian untuk terus berjalan.</p>
<p>Ya Bapa, kami bersyukur atas kasih yang Kaunyatakan melalui salib Kristus. Ketika kami merasa tidak layak, ingatkan kami bahwa keselamatan adalah anugerah kasih-Mu. Semoga salib tidak hanya kami pandang sebagai tanda iman, tetapi sungguh menjadi sumber pengharapan yang menguatkan kami untuk meninggalkan dosa dan kembali kepada-Mu.</p>
<p>Ajarlah kami memandang salib kehidupan dengan iman yang teguh. Saat beban terasa berat, ketika masalah datang bertubi-tubi, dan jalan yang kami tempuh terasa panjang, berilah kami hati yang tabah. Seperti kesetiaan-Mu menuju Golgota, mampukan kami tetap berjalan, percaya bahwa penderitaan tidak pernah menjadi akhir dari kisah kehidupan.</p>
<p>Jadikanlah kami pembawa terang dan keselamatan bagi sesama melalui pengalaman salib yang kami jalani. Semoga luka dan kesulitan tidak membuat kami pahit, tetapi semakin mampu memahami mereka yang menderita. Dengan kekuatan salib Kristus, tuntunlah kami untuk tetap mengasihi, melayani, dan berharap sampai kemuliaan kebangkitan dinyatakan. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Tuhan Yesus, Engkau telah menebus kami dengan salib-Mu yang suci, bantulah kami untuk selalu setia beriman kepada-Mu dan tetap teguh dalam jalan salib hidup kami. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 13 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-14-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-14-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-13-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-13-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari minggu]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 13 September 2026]]></category>
		<category><![CDATA[renungan minggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19115</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 13 September 2026, Pembacaan Injil Matius 18:21-35, "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-13-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian Hari Ini 13 September 2026, Pembacaan Injil Matius 18:21-35</strong> <strong>(</strong><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Mat/18/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span><strong>)</strong></p>



<p>Pembacaan I: Sir. 27:30-28:9; Mazmur: 103:1-2.34.9-10.11-12; Pembacaan II: Rm. 14:7-9; O PEKAN IV PEKAN BIASA XXIV;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-fe4646768d0f37d46872243f94b6e9cf" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#bac2">Bacaan II</a></li><li class=""><a href="/#injil">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-a1750b32f8ea205d6d13beeca723b3b3" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian dan Injil <strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Barangsiapa membalas dendam akan dibalas oleh Tuhan. Tuhan dengan saksama mengindahkan segala dosanya.<br /> <br />Ampunilah kesalahan kepada sesama orang, niscaya dosa-dosamupun akan dihapus juga, jika engkau berdoa.<br /> <br />Bagaimana gerangan orang dapat memohon penyembuhan pada Tuhan, jika ia menyimpan amarah kepada sesama manusia?<br /> <br />Bolehkah ia berdoa karena dosa-dosanya, kalau tidak menaruh belas kasihan terhadap seorang manusia yang sama dengannya?<br /> <br />Meskipun ia hanya daging belaka, namun ia menaruh dendam kesumat, siapa gerangan akan memulihkan dosa-dosanya?<br /> <br />Ingatlah akan akhir hidup dan hentikanlah permusuhan, ingatlah akan kebusukan serta maut dan hendaklah setia kepada segala perintah.<br /> <br />Ingatlah akan perintah-perintah dan jangan mendendami sesama manusia, hendaklah ingat akan perjanjian dari Yang Mahatinggi, lalu ampunilah kesalahannya.<br /> <br />Jauhilah pertikaian, maka dosa kaukurangkan, sebab orang yang panas hati mengobar-ngobarkan pertikaian.<br /> <br />Orang yang berdosa mengganggu orang-orang yang bersahabat, dan melontarkan permusuhan di antara orang-orang yang hidup dengan damai.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-8bbb9d5933f0d859efc5f193a6b96203" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Dari Daud.<br />Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!<br /> <br />Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!<br /> <br />Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,<br /> <br />Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-11a03404e68438fc48e91cbd7c69d23a" id="bac2"><strong>BACAAN II</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></h3>


<p>Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.<br /> <br />Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.<br /> <br />Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-c77283a620e0f30b27653ac51dae4a8a" id="injil"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: &#8220;Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?&#8221;<br /> <br />Yesus berkata kepadanya: &#8220;Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.<br /> <br />Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.<br /> <br />Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.<br /> <br />Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.<br /> <br />Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.<br /> <br />Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.<br /> <br />Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!</p>
<h3><em>BACAAN INJIL &#8211; Renungan Harian dan Injil 13 September 2026</em></h3>
<p>Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.<br /> <br />Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.<br /> <br />Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.<br /> <br />Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.<br /> <br />Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?<br /> <br />Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.<br /> <br />Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-442428f78aabcd6f0c6ccb24c142828a" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong> </strong></strong></strong></strong></strong>2026</strong></h3>


<p>Pada zaman Ahasyweros &#8212; dialah Ahasyweros yang merajai seratus dua puluh tujuh daerah mulai dari India sampai ke Etiopia &#8211;,<br /> <br />pada zaman itu, ketika raja Ahasyweros bersemayam di atas takhta kerajaannya di dalam benteng Susan,<br /> <br />pada tahun yang ketiga dalam pemerintahannya, diadakanlah oleh baginda perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya; tentara Persia dan Media, kaum bangsawan dan pembesar daerah hadir di hadapan baginda.</p>
<p>Juga Wasti, sang ratu, mengadakan perjamuan bagi semua perempuan di dalam istana raja Ahasyweros.<br /> <br />Pada hari yang ketujuh, ketika raja riang gembira hatinya karena minum anggur, bertitahlah baginda kepada Mehuman, Bizta, Harbona, Bigta, Abagta, Zetar dan Karkas, yakni ketujuh sida-sida yang bertugas di hadapan raja Ahasyweros,<br /> <br />supaya mereka membawa Wasti, sang ratu, dengan memakai mahkota kerajaan, menghadap raja untuk memperlihatkan kecantikannya kepada sekalian rakyat dan pembesar-pembesar, karena sang ratu sangat elok rupanya.<br /> <br />Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Injil 13 September 2026</em></h3>
<p>Maka bertanyalah raja kepada orang-orang arif bijaksana, orang-orang yang mengetahui kebiasaan zaman &#8212; karena demikianlah biasanya masalah-masalah raja dikemukakan kepada para ahli undang-undang dan hukum;<br /> <br />adapun yang terdekat kepada baginda ialah Karsena, Setar, Admata, Tarsis, Meres, Marsena dan Memukan, ketujuh pembesar Persia dan Media, yang boleh memandang wajah raja dan yang mempunyai kedudukan yang tinggi di dalam kerajaan &#8211;, tanya raja:<br /> <br />&#8220;Apakah yang harus diperbuat atas ratu Wasti menurut undang-undang, karena tidak dilakukannya titah raja Ahasyweros yang disampaikan oleh sida-sida?&#8221;<br /> <br />Maka sembah Memukan di hadapan raja dan para pembesar itu: &#8220;Wasti, sang ratu, bukan bersalah kepada raja saja, melainkan juga kepada semua pembesar dan segala bangsa yang di dalam segala daerah raja Ahasyweros.</p>
<p>Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.</p>
<p>Pada waktu itu ada di dalam benteng Susan seorang Yahudi, yang bernama Mordekhai bin Yair bin Simei bin Kish, seorang Benyamin</p>
<p>yang diangkut dari Yerusalem sebagai salah seorang buangan yang turut dengan Yekhonya, raja Yehuda, ketika ia diangkut ke dalam pembuangan oleh raja Nebukadnezar, raja Babel.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Injil 13 September 2026</em></h3>
<p>Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.<br /> <br />Setelah titah dan undang-undang raja tersiar dan banyak gadis dikumpulkan di dalam benteng Susan, di bawah pengawasan Hegai, maka Ester pun dibawa masuk ke dalam istana raja, di bawah pengawasan Hegai, penjaga para perempuan.<br /> <br />Maka gadis itu sangat baik pada pemandangannya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan.<br /> <br />Ester tidak memberitahukan kebangsaan dan asal usulnya, karena dilarang oleh Mordekhai.</p>
<p>Demikianlah Ester dibawa masuk menghadap raja Ahasyweros ke dalam istananya pada bulan yang kesepuluh &#8212; yakni bulan Tebet &#8212; pada tahun yang ketujuh dalam pemerintahan baginda.<br /> <br />Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-6-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19082"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-8b3d029150604b9e66f76dc230522330" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Ketidakmampuan seseorang untuk mengampuni kesalahan sesama menandakan hati yang penuh dengan kebencian.</strong></span> Hati yang demikian memang membuat kita sulit untuk mengampuni seseorang yang begitu menyakiti kita.</p>
<p>Putra Sirakh menyampaikan bahwa dendam dan amarah sangat mengerikan karena akan berakibat kejahatan, baik bagi diri sendiri mnaupun orang lain. Hati yang dendam membuat kita tertutup dan tidak dapat menerima rahmat Allah. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Hanya orang berdosa yang dikuasai oleh dendam dan amarah.</strong></span></p>
<p>Oleh karena dendam dan amarah buruk bagi diri sendiri dan sesama maka Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk saling mengampuni. Perumpamaan yang disampaikan Yesus dalam Injil hari ini menyampaikan bahwa oleh belas kasihan, raja itu membebaskan hamba yang berutang banyak kepadanya.</p>
<p>Hal ini menggambarkan kepada kita bahwa belas kasihan Allah merupakan dasar pengampunan. Allah telah berbelas kasih kepada kita. Maka, kita pun hendaknya berbelas kasih kepada sesama. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Sebagaimana Allah tiada hentinya berbelas kasih kepada kita, demikian pun kita berbelas kasih kepada sesama tanpa batas.</strong></span></p>
<p>Mengampuni tanpa batas merupakan model pengampunan yang dikehendaki Yesus. Dia sendiri telah menunjukkan model pengampunan yang amat mulia melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Hendaknya kita terus belajar dari Tuhan Yesus, belajar mengampuni tanpa batas secara tulus. </strong></span></p>
<p>Dengan cara itu, kita menunjukkan citra Allah yang lemah lembut, penuh belas kasih, dan maha pengampun. Kita yakin bahwa jika Yesus memberikan perintah untuk saling mengampuni, itu bukanlah perintah yang mustahil untuk dilaksanakan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Apakah kita selalu belajar mengampuni dari Tuhan Yesus?</strong></span> Apakah kita selalu terbuka untuk memaafkan dan mengampuni orang lain?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-fb3cdc43418aea089d18970132612e67" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>13 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></h3>


<p>Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan membawa luka, kekecewaan, dan nama-nama orang yang masih sulit kita ampuni ke hadapan Allah. Kita tidak harus menyangkal rasa sakit, tetapi kita dapat belajar menyerahkannya perlahan. Semoga belas kasih Kristus melembutkan hati, membebaskan kita dari dendam, dan menuntun kita menuju pengampunan.</p>
<p>Ya Bapa, kami datang dengan hati yang masih menyimpan luka dan mungkin juga kemarahan. Kami mohon rahmat untuk melihat kembali segala kebaikan dan pengampunan yang telah kami terima dari-Mu. Lepaskanlah perlahan beban dendam yang kami simpan, agar hati kami kembali menemukan kedamaian dan terbuka menerima rahmat-Mu.</p>
<p>Engkau telah mengajarkan pengampunan melalui hidup dan pengorbanan-Mu di kayu salib. Ajarlah kami mengampuni tanpa terus menghitung kesalahan orang lain. Ketika luka terasa begitu dalam, berilah kami kekuatan untuk tidak membalas dengan kebencian. Tuntunlah langkah kami agar belas kasih selalu lebih kuat daripada amarah.</p>
<p>Mampukanlah kami menjadi pribadi yang membawa damai dalam keluarga, persahabatan, dan komunitas. Berilah kami kerendahan hati untuk meminta maaf ketika bersalah dan ketulusan untuk memberikan pengampunan ketika disakiti. Semoga melalui hati yang semakin bebas dari dendam, kehidupan kami sungguh memancarkan kelembutan, belas kasih, dan kasih Kristus. Amin.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Ya Tuhan Yesus, tolonglah kami agar mampu menerima rahmat-Mu sehingga kami dapat memaafkan sesama yang bersalah kepada kami. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 12 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-13-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-13-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-12-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-12-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 11:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 12 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19105</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 10 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:27-38 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." "Janganlah kamu meng..</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-12-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 12 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:43-49 (<span style="text-decoration: underline;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/6/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 10:14-22a; Mazmur: 116:12-13.17-18; PEKAN BIASA XXIII (H) St.Petrus Tarentasiensis;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-b779bbef61773c5f1891602d37b174f2" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>12 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!<br /> <br />Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!<br /> <br />Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?<br /> <br />Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.<br /> <br />Perhatikanlah bangsa Israel menurut daging: bukankah mereka yang makan apa yang dipersembahkan mendapat bagian dalam pelayanan mezbah?<br /> <br />Apakah yang kumaksudkan dengan perkataan itu? Bahwa persembahan berhala adalah sesuatu? Atau bahwa berhala adalah sesuatu?<br /> <br />Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.<br /> <br />Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.<br /> <br />Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-f2e5230000dad7a1ffe522b40dc4b604" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>12 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?<br /> <br />Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,</p>
<p>Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN,<br /> <br />akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya,</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-adf3c69f6f2d0b960138c3eeadc5e2ac" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>12 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>&#8220;Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.<br /> <br />Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.<br /> <br />Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?<br /> <br />Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya &#8212; Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan &#8211;,<br /> <br />ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.<br /> <br />Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-3f5102131f9aec5f580df66406a456dc" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>12 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.<br /> <br />Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu.</p>
<p>Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.<br /> <br />Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.<br /> <br />Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya.<br /> <br />Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,<br /> <br />sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.<br /> <br />Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 September 2026</em></h3>
<p>Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: &#8220;Kiranya Tuhan menghardik engkau!&#8221;<br /> <br />Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.<br /> <br />Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.<br /> <br />Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; dan mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.<br /> <br />Juga mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya.<br /> <br />Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: &#8220;Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,<br /> <br />hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan.&#8221;<br /> <br />Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 12 September 2026</em></h3>
<p>Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.<br /> <br />Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: &#8220;Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.&#8221;<br /> <br />Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.<br /> <br />Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.<br /> <br />Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.<br /> <br />Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu,<br /> <br />selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.</p>
<p>Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya,<br /> <br />Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-12-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19088"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-a0cb07cf1b5ee5fb3e3fe76795a2a244" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>12 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kalimat bijak ini mengandung makna bahwa kalau orang tua baik maka anak-anak pun akan baik adanya. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Anak yang baik adalah cerminan nyata dari orang tua yang baik. </strong></span></p>
<p>Maka, tidak heran, jika sering kali kita mendengar pengakuan yang berbunyi, &#8220;Tidak beda jauh sama bapak/ibunya&#8221;, entah itu menyangkut hal-hal yang baik ataupun sebaliknya.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dalam Injil, Yesus menggunakan gambaran yang sama.</strong></span> Yesus berkata, &#8220;Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Setiap pohon dikenal dari buahnya.&#8221;</p>
<p>Ungkapan Yesus ini mau mengajarkan tentang pentingnya menghasilkan buah yang baik sebagai bukti iman yang sejati. Yesus menggunakan perumpamaan ini untuk menggambarkan bagaimana perbuatan kita mencerminkan kondisi hati kita.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Baik atau buruknya diri kita akan diukur dari apa yang kita katakan dan lakukan.</strong></span> Karena itu, mawas dirilah dengan apa yang kita katakan dan kita lakukan. Santo Paulus mengajak kita untuk hidup dalam persekutuan dengan Tuhan.</p>
<p>Apabila kita satu dengan Dia, kita akan dimampukan untuk mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaan hati kita yang baik.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Buah dari persatuan kita dengan Tuhan adalah perbuatan baik dan kemampuan kita untuk menghindarkan diri dari tindakan-tindakan jahat yang penuh dengan dosa.</strong></span> Apakah kita selalu selalu mengusahakan persatuan dengan Tuhan?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-ccd64b5ef586526390721d9672cdeddd" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>12 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan melihat buah kehidupan kita dengan jujur. Apa yang keluar melalui perkataan, sikap, dan tindakan sesungguhnya memperlihatkan keadaan hati. Semoga kita tidak hanya mengaku sebagai murid Kristus, tetapi sungguh tinggal dalam persatuan dengan-Nya agar hidup kita menghasilkan buah kasih yang nyata.</p>
<p>Ya Bapa, kami bersyukur karena setiap hari Engkau memberi kesempatan untuk bertumbuh dan menghasilkan buah yang baik. Murnikanlah hati kami dari iri hati, kebencian, kesombongan, dan segala kejahatan yang dapat merusak hidup. Semoga perkataan kami membawa penghiburan dan tindakan kami menghadirkan kebaikan bagi orang-orang di sekitar.</p>
<p>Bantulah kami untuk tidak hanya memperhatikan penampilan luar, tetapi berani memeriksa kedalaman hati sendiri. Ketika perkataan atau tindakan kami melukai sesama, berilah kerendahan hati untuk menyadari dan memperbaikinya. Bentuklah hati kami menjadi tanah yang subur bagi kasih, sehingga kehidupan kami semakin mencerminkan kebaikan-Mu.</p>
<p>Peliharalah persatuan kami dengan-Mu di tengah kesibukan dan berbagai godaan kehidupan. Semoga kedekatan dengan-Mu menjadi sumber bagi setiap keputusan, perkataan, dan perbuatan kami. Biarlah dari hati yang tinggal dalam kasih-Mu lahir kesabaran, kemurahan hati, pengampunan, dan buah-buah kebaikan yang dapat dirasakan oleh sesama. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Ya Tuhan, curahkanlah rahmat-Mu kepada kami agar kami selalu mampu bersatu dengan-Mu sehingga kami dapat mewujudkan kasih-Mu melalui perkataaan dan perbuatan yang baik bagi sesama. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 11 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-12-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-12-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-10-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-10-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 11:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 10 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19097</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 10 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:27-38 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." "Janganlah kamu meng..</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-10-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 10 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:27-38 (<span style="text-decoration: underline;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/6/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 8:1b-7.11-13; Mazmur: 139:1-3.13-14ab.23-24; PEKAN BIASA XXIII (H) St.Nikolaus Tolentino; B.lgerius Fransiskus Garate;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-e5b6c48ed2033c7f2407082c713f8142" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>10 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Tentang daging persembahan berhala kita tahu: &#8220;kita semua mempunyai pengetahuan.&#8221; Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun.</p>
<p>Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu &#8220;pengetahuan&#8221;, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya.</p>
<p>Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.</p>
<p>Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: &#8220;tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.&#8221;</p>
<p>Sebab sungguhpun ada apa yang disebut &#8220;allah&#8221;, baik di sorga, maupun di bumi &#8212; dan memang benar ada banyak &#8220;allah&#8221; dan banyak &#8220;tuhan&#8221; yang demikian &#8212;</p>
<p>namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.</p>
<p>Tetapi bukan semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.</p>
<p>Dengan jalan demikian orang yang lemah, yaitu saudaramu, yang untuknya Kristus telah mati, menjadi binasa karena &#8220;pengetahuan&#8221;mu.</p>
<p>Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus.</p>
<p>Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-34199b2cf9159bf067b2873d2cec3053" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>10 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;</p>
<p>Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.</p>
<p>Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.</p>
<p>Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.</p>
<p>Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.</p>
<p>Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;</p>
<p>lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-cf1b58636cd1acacb733b07146a55f26" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>10 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>&#8220;Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;</p>
<p>mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.</p>
<p>Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.</p>
<p>Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.</p>
<p>Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.</p>
<p>Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.</p>
<p>Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.</p>
<h3><em>BACAAN INJIL &#8211; Renungan Harian Hari Ini 10 September 2026</em></h3>
<p>Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.</p>
<p>Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.</p>
<p>Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.&#8221;</p>
<p>&#8220;Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.</p>
<p>Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-1d030186def85a765a5bcab6f8ef2ac2" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>10 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan,</p>
<p>supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu.</p>
<p>Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.</p>
<p>Kata mereka: &#8220;Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.&#8221;</p>
<p>Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,</p>
<p>dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.</p>
<p>Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.</p>
<p>Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.</p>
<p>Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.</p>
<p>Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-10-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19086"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-b2e4d685cb80b7cd2958d3e4f2e4727e" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>10 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Hati yang sungguh-sungguh menaruh kasih kepada Allah akan menghasilkan buah-buah kebaikan. Santo Paulus menekankan bahwa orang yang mengasihi Allah dikenal oleh Allah dan tidak akan jatuh dalam penyembahan berhala. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Ini berarti kasih kepada Allah mengarahkan manusia menjauhi kejahatan, dan mengarahkan diri kepada kebaikan.</strong></span></p>
<p>Sebagai anggota Gereja, kita adalah orang yang mengimani dan mengasihi Allah. Maka, sudah sepantasnya dalam hati kita tidak ada tempat untuk kebencian. Yesus menekankan bahwa <span style="text-decoration: underline;"><strong>mereka yang mengasihi Allah harus berani mengampuni, mendoakan, dan menolong siapa pun, bahkan mereka yang menyakitinya. </strong></span></p>
<p>Dengan demikian, kita diundang untuk berani berkata tidak pada perpecahan, konflik, tindakan kekerasan, dan perilaku sejenisnya; serta mengupayakan damai dan sukacita dalam setiap tindakan kita, seperti memberi salam, menolong, dan memaafkan, sebagai tanda kasih kepada Allah.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Apakah kita sudah mengasihi Allah dan menampakkan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari?</strong></span></p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4e0531a360331349e584ca22499acfb1" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>10 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan memandang kembali apa yang selama ini kita kejar. Harta, kenyamanan, dan pengakuan dunia tidak pernah menjadi tujuan akhir kehidupan. Semoga kesadaran bahwa waktu kita terbatas menolong kita belajar berkata cukup, melepaskan keterikatan, dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengasihi serta berbuat baik.</p>
<p>Ya Bapa, bebaskanlah hati kami dari hasrat memiliki yang tidak pernah mengenal kata cukup. Jauhkan kami dari keserakahan, iri hati, dan keinginan mengikuti segala sesuatu hanya demi gengsi atau pengakuan. Ajarlah kami bersyukur atas apa yang kami terima dan memiliki hati yang sederhana, jujur, serta peduli kepada mereka yang berkekurangan.</p>
<p>Ingatkan kami bahwa segala sesuatu yang kami miliki hanyalah sementara. Ketika kami mulai mengejar kenyamanan dengan mengabaikan sesama, tegurlah hati kami agar kembali kepada jalan kasih. Semoga pekerjaan, harta, dan kesempatan yang kami miliki tidak menjadi sumber kesombongan, melainkan sarana untuk berbagi dan melayani.</p>
<p>Bantulah kami menjalani setiap hari dengan kesadaran bahwa waktu hidup adalah anugerah yang terbatas. Jangan biarkan kami menunda kebaikan yang dapat dilakukan hari ini. Semoga selama masih diberi kesempatan, kami memilih untuk menguatkan yang lemah, membela yang terluka, dan menghadirkan kasih-Mu melalui hidup kami. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Ya Allah, tuntunlah kami agar mampu mengamalkan kasih-Mu dalam kehidupan kami setiap hari. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 9 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-10-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-10-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-9-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-9-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 11:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 9 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 9 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:20-26, Kata-Nya: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah empunya Kerajaan Allah.."</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-9-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 9 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:20-26 (<span style="text-decoration: underline;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/6/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 7:25-31; Mazmur: 45:11-12.14-15.16-17; PEKAN BIASA XXI (H) St.Petrus Klaver; B.Frederik Ozanam;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-e97b7917b66dbd66556b8536ac097517" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>9 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Sekarang tentang para gadis. Untuk mereka aku tidak mendapat perintah dari Tuhan. Tetapi aku memberikan pendapatku sebagai seorang yang dapat dipercayai karena rahmat yang diterimanya dari Allah.<br /> <br />Aku berpendapat, bahwa, mengingat waktu darurat sekarang, adalah baik bagi manusia untuk tetap dalam keadaannya.<br /> <br />Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang!<br /> <br />Tetapi, kalau engkau kawin, engkau tidak berdosa. Dan kalau seorang gadis kawin, ia tidak berbuat dosa. Tetapi orang-orang yang demikian akan ditimpa kesusahan badani dan aku mau menghindarkan kamu dari kesusahan itu.<br /> <br />Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;<br /> <br />dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; juga orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;<br /> <br />pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-9024f86b91aa52e47f568cd64af6aeb5" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>9 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!<br /> <br />Puteri Tirus datang dengan pemberian-pemberian; orang-orang kaya di antara rakyat akan mengambil muka kepadamu.</p>
<p>Dengan pakaian bersulam berwarna-warna ia dibawa kepada raja; anak-anak dara mengikutinya, yakni teman-temannya, yang didatangkan untuk dia.<br /> <br />Dengan sukacita dan sorak-sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.<br /> <br />Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.<br /> <br />Aku mau memasyhurkan namamu turun-temurun; sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur kepadamu untuk seterusnya dan selamanya.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4f80eb32fad5b234cbe21262e84c3a64" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>9 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: &#8220;Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.<br /> <br />Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Dan berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.<br /> <br />Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.<br /> <br />Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.<br /> <br />Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.<br /> <br />Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Juga celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.<br /> <br />Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-3c698f6166d32fc9358c62c61ed43f9a" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>9 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman,<br /> <br />terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya karena ingin mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan,<br /> <br />padahal malaikat-malaikat sendiri, yang sekalipun lebih kuat dan lebih berkuasa dari pada mereka, tidak memakai kata-kata hujat, kalau malaikat-malaikat menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah.<br /> <br />Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar,<br /> <br />dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.<br /> <br />Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!<br /> <br />Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 9 September 2026</em></h3>
<p>Tetapi Bileam beroleh peringatan keras untuk kejahatannya, sebab keledai beban yang bisu berbicara dengan suara manusia dan mencegah kebebalan nabi itu.<br /> <br />Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.<br /> <br />Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan.<br /> <br />Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu.<br /> <br />Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.<br /> <br />Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.<br /> <br />Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: &#8220;Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.&#8221;</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/09/Renungan-Harian-9-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19085"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-73f217cc84d234d8388d9f1f16ce4a9b" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>9 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Hasrat memiliki menjadikan manusia sulit berkata cukup.</strong></span> Hal ini melahirkan banyak tindakan, seperti korupsi, perilaku konsumtif, terjebak tren fomo, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Pada zaman Yesus, hasrat memiliki menjadikan para pemungut cukai mengambil lebih banyak dari seharusnya. Tuan-tuan tanah menerapkan upah yang tidak adil bagi penggarap kebun mereka. Tentu saja yang menjadi korban adalah orang-orang miskin (nelayan, buruh, dan penggarap).</p>
<p>Berdasarkan kenyataan itu, Yesus menyapa mereka yang tersakiti (miskin, lapar, hina) dengan ungkapan berbahagia dan mereka yang gemar menyakiti (kaya, kenyang, dan terpandang) dengan ungkapan celaka.</p>
<p>Pada tahap ini, la bertindak sebagai hakim yang adil; hakim yang memberikan pembelaan kepada mereka yang terluka dan menghukum para pembuat luka. Kita pun akan menghadapi situasi demikian.</p>
<p>Pilihan terbaik bagi kita adalah meneladan nasihat Santo Paulus, yaitu <span style="text-decoration: underline;"><strong>hidup seolah-olah waktu kedatangan Tuhan sudah dekat, semua barang dunia akan lenyap, dan kesempatan berbuat baik semakin terbatas.</strong></span> Apakah kita menyadari bahwa waktu Tuhan semakin dekat dalam hidup kita?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-7636e45a4f3058128a88e26c2843c42b" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>9 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan memandang kembali apa yang selama ini kita kejar. Harta, kenyamanan, dan pengakuan dunia tidak pernah menjadi tujuan akhir kehidupan. Semoga kesadaran bahwa waktu kita terbatas menolong kita belajar berkata cukup, melepaskan keterikatan, dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengasihi serta berbuat baik.</p>
<p>Ya Bapa, bebaskanlah hati kami dari hasrat memiliki yang tidak pernah mengenal kata cukup. Jauhkan kami dari keserakahan, iri hati, dan keinginan mengikuti segala sesuatu hanya demi gengsi atau pengakuan. Ajarlah kami bersyukur atas apa yang kami terima dan memiliki hati yang sederhana, jujur, serta peduli kepada mereka yang berkekurangan.</p>
<p>Ingatkan kami bahwa segala sesuatu yang kami miliki hanyalah sementara. Ketika kami mulai mengejar kenyamanan dengan mengabaikan sesama, tegurlah hati kami agar kembali kepada jalan kasih. Semoga pekerjaan, harta, dan kesempatan yang kami miliki tidak menjadi sumber kesombongan, melainkan sarana untuk berbagi dan melayani.</p>
<p>Bantulah kami menjalani setiap hari dengan kesadaran bahwa waktu hidup adalah anugerah yang terbatas. Jangan biarkan kami menunda kebaikan yang dapat dilakukan hari ini. Semoga selama masih diberi kesempatan, kami memilih untuk menguatkan yang lemah, membela yang terluka, dan menghadirkan kasih-Mu melalui hidup kami. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Tuhan Yesus, bantulah kami agar senantiasa mampu menjauhkan diri dari perilaku korupsi, berfoya-foya, dan memeras, serta mampukanlah kami agar selalu berusaha berbuat baik seturut kehendak-Mu. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 8 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-9-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-9-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-6-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-6-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 11:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari minggu]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 6 September 2026]]></category>
		<category><![CDATA[renungan minggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 6 September 2026, Pembacaan Injil Matius 18:15-20, Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-6-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian Hari Ini 6 September 2026, Pembacaan Injil Matius 18:15-20</strong> <strong>(</strong><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://alkitab.mobi/tb/Mat/18/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></strong></span><strong>)</strong></p>



<p>Pembacaan I: Yeh. 33:7-9; Mazmur: 95:1-2.6-7.8-9; Pembacaan II: Rm. 13:8-10; O PEKAN II PEKAN BIASA XXIII (H) Hari Minggu Kitab Suci Nasional;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-fe4646768d0f37d46872243f94b6e9cf" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#bac2">Bacaan II</a></li><li class=""><a href="/#injil">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-141bd50548c42403f9507d0fd1460eb7" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian dan Injil <strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Dan engkau anak manusia, Aku menetapkan engkau menjadi penjaga bagi kaum Israel. Bilamana engkau mendengar sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka demi nama-Ku.<br /> <br />Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau pasti mati! &#8212; dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.<br /> <br />Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu supaya ia bertobat dari hidupnya, tetapi ia tidak mau bertobat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-391c4443c8c0251382ebd8fdec958acd" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.<br /> <br />Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.</p>
<p>Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.<br /> <br />Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!<br /> <br />Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,<br /> <br />pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-1a473ed375ada8e785922bc1a11fb733" id="bac2"><strong>BACAAN II</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></h3>


<p>Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.<br /> <br />Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain mana pun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!<br /> <br />Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-be768d4d1efa8c13e569db64985f6c91" id="injil"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></h3>


<p>&#8220;Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.<br /> <br />Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.<br /> <br />Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.<br /> <br />Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.<br /> <br />Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.<br /> <br />Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-dfc57af6316ff615ffba09b8f64653be" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong> </strong></strong></strong></strong></strong>2026</strong></h3>


<p>Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.<br /> <br />Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.</p>
<p>Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.<br /> <br />Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.<br /> <br />Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,<br /> <br />dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,<br /> <br />dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.<br /> <br />Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.<br /> <br />Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.<br /> <br />Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.<br /> <br />Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/08/Renungan-Harian-6-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19001"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4c1d177aeea7fbfb78dbc667ba0af370" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Setiap bulan September kita merayakan Bulan Kitab Suci Nasional. Gereja mendedikasikan bulan ini agar umat Kristiani lebih dekat dengan Sabda Allah. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Gereja mengajak umat untuk setia mendengarkan Sabda Allah</strong></span> dengan cara membaca dan merenungkan Sabda Allah yang tertulis dalam Kitab Suci.</p>
<p>Allah dalam Sabda-Nya menugaskan Yehezkiel untuk menjaga kaum Israel. Yehezkiel harus menjalankan tugasnya dengan setia dan bertanggung jawab. Karena itu, <span style="text-decoration: underline;"><strong>Allah mengharapkan Yehezkiel mampu mendengarkan setiap Sabda-Nya dan melaksanakannya</strong></span> demi keselamatan kaum Israel.</p>
<p>Hal yang sama pula diajarkan Paulus kepada jemaat di Roma. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Paulus memberitakan tentang kasih sebagai hukum yang yang paling sempurna karena di dalamnya terpenuhi semua hukum.</strong></span> Kasih yang paling agung itu telah ditunjukkan oleh Yesus Kristus melalui kesediaan-Nya untuk mendengarkan dan melaksanakan perintah Bapa.</p>
<p>Kasih yang sempurna sesungguhnya pertama-tama lahir dari kesediaan untuk mendengarkan. Sejalan dengan itu, dalam Bulan Kitab Suci Nasional ini <span style="text-decoration: underline;"><strong>kita diajak untuk membuka telinga dan mendengarkan Sabda Allah.</strong></span></p>
<p>Yesus sendiri dalam Injil hari ini mengajak kita untuk mendengarkan setiap teguran dari sesama kita sebagai bukti bahwa kita mengenal Allah. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Ketika kita bersedia untuk mendengarkan sesama, pada kesempatan itu pula kita menghadirkan sukacita yang menyelamatkan,</strong></span> sekaligus mencegah perpecahan di antara kita.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4be299b78eb6d566590b8e4739c5a5f3" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian Hari Ini dan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>6 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></h3>


<p>Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan membuka hati dan telinga bagi Sabda Allah. Di tengah kesibukan dan banyaknya suara yang kita dengar setiap hari, semoga kita menyediakan ruang untuk mendengarkan, merenungkan, dan membiarkan Sabda itu mengubah hidup. Dari hati yang mau mendengarkan, kasih dan persaudaraan dapat bertumbuh.</p>
<p>Ya Bapa, lembutkanlah hati kami agar tidak hanya membaca Sabda-Mu, tetapi sungguh mau mendengarkan dan melaksanakannya. Berilah kami kerinduan untuk semakin dekat dengan Kitab Suci, sehingga setiap firman yang kami renungkan menjadi terang bagi langkah hidup dan menuntun kami untuk memilih jalan yang benar.</p>
<p>Ajarlah kami memiliki kerendahan hati untuk mendengarkan teguran dan nasihat dari sesama. Jauhkan kami dari hati yang mudah tersinggung atau merasa selalu benar. Bantulah kami menerima setiap perkataan yang baik sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, bertumbuh dalam kasih, dan membangun persaudaraan.</p>
<p>Jadikanlah Sabda-Mu sungguh hidup dalam perkataan dan perbuatan kami. Semoga apa yang kami dengarkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjelma menjadi kasih yang nyata. Tuntunlah kami untuk menjadi pembawa sukacita, pendamai di tengah perbedaan, dan pribadi yang mampu menjaga persatuan dalam keluarga serta komunitas. Amin.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Ya Kristus, baruilah kami dengan kasih-Mu yang besar agar kami mampu meneladan Engkau sebagai pribadi yang mau mendengarkan dan melaksanakan kehendak Bapa. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 5 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-6-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-6-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-5-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-5-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 11:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 5 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19050</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 5 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:1-5, Kata Yesus lagi kepada mereka: "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-5-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 5 September 2026, Bacaan Injil Lukas 6:1-5 (<span style="text-decoration: underline;"><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/6/" class="ek-link">baca</a><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/5/" class="ek-link"> Alkitab &#8211; klik disini</a></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 4:6b-15; Mazmur: 145:17-18.19-20.21; PEKAN BIASA XXII (H) Hari Sabtu Imam Sta.Teresa dr Kalkuta, Biarw B.Maria Magdalena Starace;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-62922c9848949de8336844be2e5a6554" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>5 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: &#8220;Jangan melampaui yang ada tertulis&#8221;, supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.</p>
<p>Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?</p>
<p>Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kami pun turut menjadi raja dengan kamu.</p>
<p>Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.</p>
<p>Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.</p>
<p>Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,</p>
<p>kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;</p>
<p>kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.</p>
<p>Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.</p>
<p>Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-d1daf98b6630a3082ecd93982d47198a" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>5 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.</p>
<p>TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.</p>
<p>Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.</p>
<p>TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.</p>
<p>Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-f328240a7210655afc20bb3d4902c112" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>5 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya.<br /> <br />Tetapi beberapa orang Farisi berkata: &#8220;Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?&#8221;<br /> <br />Lalu Yesus menjawab mereka: &#8220;Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,<br /> <br />bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?&#8221;<br /> <br />Kata Yesus lagi kepada mereka: &#8220;Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-8bde3ff41d2b9a138ff97762d0f8a5a6" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>5 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:<br /> <br />Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.<br /> <br />Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.<br /> <br />Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.<br /> <br />Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!<br /> <br />Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.<br /> <br />Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 5 September 2026</em></h3>
<p>Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.</p>
<p>Berusahalah supaya segera datang kepadaku,<br /> <br />karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.<br /> <br />Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku.<br /> <br />Tikhikus telah kukirim ke Efesus.<br /> <br />Jika engkau ke mari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama perkamen itu.<br /> <br />Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 5 September 2026</em></h3>
<p>Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita.<br /> <br />Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku &#8212; kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka &#8211;,<br /> <br />tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.<br /> <br />Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.<br /> <br />Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.<br /> <br />Erastus tinggal di Korintus dan Trofimus kutinggalkan dalam keadaan sakit di Miletus.<br /> <br />Berusahalah ke mari sebelum musim dingin. Salam dari Ebulus dan Pudes dan Linus dan Klaudia dan dari semua saudara.<br /> <br />Tuhan menyertai rohmu. Kasih karunia-Nya menyertai kamu!</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/08/Renungan-Harian-5-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-19000"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4d56810152126a8d0d8adef3ffc20750" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>5 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Hari ini Gereja merayakan peringatan fakultatif Santa Teresa dari Kalkuta. la banyak sekali menolong orang-orang miskin, lapar, sakit, yang menderita akibat ketidakadilan dan korban peperangan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bunda Teresa dan segala karyanya adalah contoh tindakan kasih yang patut diteladani</strong></span> sebab dengan kerendahan hatinya, ia mampu menjamah dan menolong mereka yang tidak dapat disentuh oleh orang lain.</p>
<p>Dalam Bacaan Pertama, Santo Paulus menasihati jemaat Korintus untuk mengikuti teladannya dengan cara hidup yang baik dan benar. Santo Paulus memberikan contoh bagaimana ia <span style="text-decoration: underline;"><strong>melakukan pekerjaan tangan yang berat, membalas yang jahat dengan memberi berkat, dan sabar dalam penganiayaan. </strong></span></p>
<p>Nasihat Santo Paulus sejalan dengan apa yang dikerjakan oleh Bunda Teresa, yakni <span style="text-decoration: underline;"><strong>hidup bukan untuk diri sendiri, melainkan diarahkan untuk memperbaiki kehidupan orang lain.</strong></span> Dalam Injil, Yesus menegaskan arti hari Sabat yang sesungguhnya, yakni doa dan memuliakan Allah dengan cara melayani-Nya melalui karya-karya karitatif. Sebab, apa artinya Sabat atau doa jika orang di sekitar kita menderita?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-87a8d146cc8363708836c73e027b7e4c" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>5 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan melihat kembali hidup kita. Doa dan ibadah bukan hanya tentang kedekatan kita dengan Allah, tetapi juga tentang keberanian menghadirkan kasih bagi mereka yang membutuhkan. Semoga teladan Santa Teresa dari Kalkuta menggerakkan hati kita untuk tidak tinggal diam ketika melihat sesama menderita.</p>
<p>Ya Bapa, bukalah mata hati kami agar peka terhadap penderitaan di sekitar kami. Jangan biarkan doa membuat kami hanya sibuk dengan diri sendiri. Tumbuhkanlah dalam diri kami hati yang mudah tergerak untuk menolong, berbagi, menguatkan, dan menghadirkan penghiburan bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan.</p>
<p>Ajarlah kami mengikuti teladan Santa Teresa dari Kalkuta yang melayani dengan rendah hati dan kasih yang tulus. Berikan kami kesabaran ketika kebaikan tidak dihargai, keteguhan ketika menghadapi penolakan, serta keberanian untuk tetap membalas kejahatan dengan kebaikan dan berkat.</p>
<p>Semoga setiap doa dan ibadah yang kami jalani sungguh menghasilkan buah dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan tangan kami siap menolong, hati kami siap memahami, dan hidup kami menjadi berkat bagi sesama. Semoga melalui pelayanan sederhana yang kami lakukan, kasih-Mu hadir dan mereka yang menderita menemukan harapan. Amin.</p>
<p>.                              </p>
<p><strong>Ya Allah, kiranya Roh Kudus-Mu senantiasa membimbing dan memampukan kami untuk mengamalkan iman dan doa kami dalam melayani sesama dengan cinta yang besar. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 4 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-5-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-5-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-4-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-4-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 4 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19041</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 4 September 2026, Bacaan Injil Lukas 5:33-39, ...anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia berkata: Anggur yang tua itu baik."</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-4-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 4 September 2026, Bacaan Injil Lukas 5:33-39 (<span style="text-decoration: underline;"><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/5/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 4:1-5; Mazmur: 37:3-4.5-6.27-28.39-40; PEKAN BIASA XXII (H) Sta.Rosa dr Viterbo;</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-902e5e027069f544d2066f49397c390d" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>4 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.<br /> <br />Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.<br /> <br />Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiri pun tidak kuhakimi.<br /> <br />Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.<br /> <br />Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-ee9290b5c938daa851532df30de6ec9b" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>4 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,<br /> <br />dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.<br /> <br />Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;<br /> <br />Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.</p>
<p>Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya;<br /> <br />sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.</p>
<p>Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;<br /> <br />TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-4fa85ca8ead95d92093b3a6648d3d9cd" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>4 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Orang-orang Farisi itu berkata pula kepada Yesus: &#8220;Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.&#8221;<br /> <br />Jawab Yesus kepada mereka: &#8220;Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka?<br /> <br />Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa.&#8221;<br /> <br />Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: &#8220;Tidak seorang pun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu.<br /> <br />Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itu pun hancur.<br /> <br />Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.<br /> <br />Dan tidak seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-c22dcdcd04e3b5f5568bc099810fed4c" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>4 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.<br /> <br />Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,<br /> <br />sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar<br /> <br />dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,<br /> <br />dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.</p>
<p>Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.<br /> <br />Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 4 September 2026</em></h3>
<p>tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,<br /> <br />suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.<br /> <br />Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!<br /> <br />Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,<br /> <br />yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.<br /> <br />Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.<br /> <br />Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan mereka pun akan nyata bagi semua orang.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 4 September 2026</em></h3>
<p>Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.<br /> <br />Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.<br /> <br />Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,<br /> <br />sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.<br /> <br />Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.<br /> <br />Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.<br /> <br />Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.<br /> <br />Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/08/Renungan-Harian-4-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-18999"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-ac95b80709e3121ab50a9eeb71f4af8d" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>4 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Menjadi murid Kristus tidak terlepas dari kepercayaan. Kepercayaan yang diberikan Kristus kepada murid-Nya adalah menjaga dan menghidupi kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Kebenaran yang dihidupi bisa dalam berbagai bentuk, seperti bersikap objektif, terus terang dalam menyampaikan kebenaran, dan tidak takut mengakui kesalahan. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Semua ini menjadi identitas murid Kristus. </strong></span></p>
<p>Lebih daripada itu, Rasul Paulus menambahkan bahwa karena kepercayaan yang diberikan Kristus kepada kita maka kepada kita dipercayakan rahasia Allah (1 Kor. 4:1). <span style="text-decoration: underline;"><strong>Semua ini didasari kepercayaan Kristus kepada kita murid-murid-Nya.</strong></span></p>
<p>Sebagai murid Kristus yang mendapat kepercayaan, kita diajak untuk hidup baru di dalam Kristus. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Karena itu, hendaklah kita meninggalkan cara hidup lama dan menerima cara hidup baru di dalam Kristus,</strong></span> &#8220;Tidak seorang pun menuang anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang lama&#8221; (Luk. 5:37).</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Hidup baru dalam Kristus telah dihidupi terlebih dahulu oleh Bunda Maria.</strong></span> Ketaatannya kepada Allah dalam misteri Inkarnasi menunjukkan hidup baru yang berani dia pilih dalam kehidupannya saat itu, meskipun harus menanggung risiko yang besar.</p>
<p>Namun, karena kepercayaannya kepada Allah, ia dengan teguh menerima dan menjaga Kristus sebagai Anaknya. Keteladanan Bunda Maria sebagai murid yang setia mendorong kita untuk menghidupi semangatnya dalam kehidupan kita setiap hari. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Apakah kita sudah setia menghidupi identitas kita sebagai murid Kristus?</strong></span></p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-41aa927d68569bcccfe3fe8fa146b0c5" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>4 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan menyadari kembali kepercayaan besar yang telah diberikan Kristus kepada kita. Menjadi murid bukan sekadar menyandang nama, tetapi berani hidup dalam kebenaran, meninggalkan cara hidup lama, dan setiap hari memperbarui diri dalam kasih serta kesetiaan kepada-Nya.</p>
<p>Ya Bapa, terima kasih atas kepercayaan yang Kauberikan kepada kami sebagai murid Kristus. Teguhkan hati kami agar mampu menjaga kebenaran dengan jujur, berani mengakui kesalahan, dan tetap menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Jauhkan kami dari kepalsuan dan ajarlah kami hidup tulus dalam perkataan maupun tindakan.</p>
<p>Bantulah kami meninggalkan segala kebiasaan lama yang menjauhkan diri dari kasih-Mu. Berilah kami keberanian untuk menerima hidup baru yang Kaulimpahkan, sehingga iman tidak berhenti pada kata-kata, tetapi sungguh tampak dalam cara kami bekerja, berbicara, mengambil keputusan, dan memperlakukan sesama.</p>
<p>Melalui teladan Bunda Maria, ajarlah kami memiliki hati yang taat dan percaya, terutama ketika jalan hidup terasa tidak mudah dipahami. Semoga kami setia menjaga kepercayaan yang telah diterima dan berani menjadikan seluruh kehidupan sebagai kesaksian bahwa kami sungguh murid Kristus yang hidup dalam kebenaran dan kasih. Amin.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Tuhan Yesus, Engkau selalu menaruh kepercayaan kepada kami untuk ikut serta dalam karya penyelamatan-Mu. Dampingilah kami untuk tetap setia menghidupi semangat pemuridan dalam kehidupan kami setiap hari. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 3 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-4-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-4-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2026</title>
		<link>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-3-september-2026/</link>
					<comments>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-3-september-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 11:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 3 September 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://parokijetis.com/?p=19027</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian Hari Ini 3 September 2026, Bacaan Injil Lukas 5:1-11, Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia."</p>
The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-3-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan Harian Hari Ini 3 September 2026, Bacaan Injil Lukas 5:1-11 (<span style="text-decoration: underline;"><a href="https://alkitab.mobi/tb/Luk/5/" class="ek-link">baca Alkitab &#8211; klik disini</a></span>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bacaan I: 1Kor. 3:18-23; Mazmur: 24:1-2.34ab.5-6; PEKAN BIASA XXII; Pw St.Gregorius Agung, PausPujG (P);</p>



<div class="wp-block-rank-math-toc-block has-black-color has-pale-cyan-blue-background-color has-text-color has-background has-link-color wp-elements-8932973ebaad1c2f886ac8ffaf796b8d" style="font-size:16px" id="rank-math-toc"><h2>DAFTAR ISI | Klik 👇🏻</h2><nav><ol><li class=""><a href="/#bac1">Bacaan I</a></li><li class=""><a href="/#maz">Mazmur Tanggapan</a></li><li class=""><a href="/#inj">Bacaan Injil</a></li><li class=""><a href="/#ofi">Bacaan Ofisi</a></li><li class=""><a href="/#ren">Renungan Harian</a></li><li class=""><a href="/#doa">Doa Renungan Harian</a></li></ol></nav></div>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-3e5b52be77912b814cadc23637ab7b8d" id="bac1"><strong>BACAAN I &#8211; Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong>3 September</strong> 2026</strong></strong></strong></h3>


<p>Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.</p>
<p>Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: &#8220;Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.&#8221;</p>
<p>Dan di tempat lain: &#8220;Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.&#8221;</p>
<p>Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:</p>
<p>baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.</p>
<p>Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-e87731fa726334c1ad314021c78b06fd" id="maz"><strong>MAZMUR TANGGAPAN</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>3 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Mazmur Daud. TUHANlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.</p>
<p>Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.</p>
<p>&#8220;Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?&#8221;</p>
<p>&#8220;Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.</p>
<p>Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.</p>
<p>Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.&#8221;</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-45d9efa5bc04ba772e23f06394911643" id="inj"><strong>BACAAN INJIL</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>3 September</strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.</p>
<p>Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.</p>
<p>Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.</p>
<p>Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: &#8220;Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.&#8221;</p>
<p>Simon menjawab: &#8220;Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.&#8221;</p>
<p>Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.</p>
<p>Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.</p>
<p>Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: &#8220;Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.&#8221;</p>
<p>Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;</p>
<p>demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: &#8220;Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.&#8221;</p>
<p>Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-ef2255f6afc04ada418e8b04a6937a31" id="ofi"><strong>BACAAN OFISI</strong> &#8211; <strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong>3 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> <strong><strong>2026</strong></strong></h3>


<p>Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.</p>
<p>Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.</p>
<p>Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.</p>
<p>Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.</p>
<p>eorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.</p>
<p>Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.</p>
<p>Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 September 2026</em></h3>
<p>Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.</p>
<p>Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.</p>
<p>Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.</p>
<p>Benarlah perkataan ini: &#8220;Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia;</p>
<p>jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia; dan jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita;</p>
<p>jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.&#8221;</p>
<p>Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.</p>
<h3><em>BACAAN OFISI &#8211; Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 September 2026</em></h3>
<p>Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.</p>
<p>Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.</p>
<p>Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,</p>
<p>yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang.</p>
<p>Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: &#8220;Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya&#8221; dan &#8220;Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.&#8221;</p>
<p>Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.</p>
<p>Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.</p>
<p>.</p>


<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://parokijetis.com/storage/2026/08/Renungan-Harian-3-September-2026.webp" alt="renungan harian hari ini" class="wp-image-18998"/></figure>



<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-3ed63c68f52635dab2ae2a5d38fe839c" id="ren"><strong>Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>3 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Dunia dewasa ini, dengan segala kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, di samping membawa kebaikan bagi kehidupan manusia, juga membawa berbagai masalah. <span style="text-decoration: underline;"><strong>Salah satunya ialah manusia terperangkap dalam sikap menjadi &#8216;tuan&#8217; atas sesama dan ciptaan lain.</strong></span></p>
<p>Akibatnya, orientasi manusia bukan lagi menuju dunia yang akan datang, melainkan terpusat pada dunia saat ini dengan segala kemajuan yang bersifat sementara. Hal inilah yang membuat Rasul Paulus dengan tegas menasihati agar manusia tidak boleh menjadi sama dengan dunia ini (Rm. 12:2).</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Sebab ketika manusia menjadi sama dengan dunia ini maka manusia melupakan identitasnya sebagai murid Kristus.</strong></span></p>
<p>Sebagai murid Kristus, identitas kita antara lain hidup dalam persatuan dengan Dia dan bersedia untuk melaksanakan tugas perutusan kita. Sebagaimana Yesus memanggil Petrus untuk menjadi penjala manusia, kita pun dipanggil melalui tugas kita masing-masing untuk juga menjadi penjala manusia.</p>
<p>Untuk tugas perutusan itu, <span style="text-decoration: underline;"><strong>Kristus tidak menghendaki murid-murid-Nya memiliki kelekatan dengan dunia, tetapi menarik diri keluar dari dunia ini.</strong></span> Dengan keluar dari dunia ini, kita dapat melindungi sesama dari dunia ini dan mengantar mereka pada persatuan dengan Allah. Itulah tugas kita sebagai murid Kristus.</p>
<p>Hal ini telah dihidupi oleh Santo Gregorius Agung dalam pelayanannva sebagai Paus. la berani melepaskan jabatan hanya untuk melayani Tuhan di dalam orang miskin dan para budak. la selalu menyadari identitasnya sebagai &#8220;abdi para abdi Allah (Senyus Serorum Dei)&#8221;. Apakah kita menyadari identitas kita sebagai murid Kristus dalam dunia ini?</p>
<p>.</p>


<h3 class="wp-block-heading has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color wp-elements-1bf241ea9f20a9ba5a245b40a726f12e" id="doa"><strong>Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil <strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong><strong>3 September</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong> 2026</strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></strong></h3>


<p>Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan kembali menyadari siapa diri kita: murid Kristus yang hidup di tengah dunia, tetapi tidak membiarkan dunia menentukan arah hidup. Teknologi, pekerjaan, jabatan, dan segala pencapaian hanyalah sarana. Semoga semuanya kita gunakan untuk melayani, bukan menguasai; untuk menghadirkan kasih, bukan mencari kuasa.</p>
<p>Ya Bapa, bantulah kami menjaga identitas sebagai murid Kristus di tengah dunia yang sering mengajarkan kesuksesan, kekuasaan, dan kenyamanan sebagai tujuan utama. Berilah kami kebijaksanaan untuk menggunakan segala kemajuan dengan baik, tanpa menjadi terikat olehnya. Semoga hati kami tetap bebas dan selalu terarah kepada kehendak-Mu.</p>
<p>Seperti Petrus yang Kaupanggil menjadi penjala manusia, utuslah kami dalam pekerjaan dan tanggung jawab kami masing-masing. Jadikanlah kehidupan sehari-hari sebagai tempat kami mewartakan kasih dan kebaikan. Jauhkan kami dari keinginan menguasai sesama, dan ajarlah kami melayani dengan rendah hati serta penuh ketulusan.</p>
<p>Melalui teladan Santo Gregorius Agung, tanamkanlah dalam diri kami semangat menjadi abdi bagi sesama. Ketika jabatan, harta, atau keberhasilan mulai mengikat hati, ingatkan kami bahwa semuanya hanyalah titipan. Semoga hidup kami menjadi sarana keselamatan bagi orang lain, sehingga melalui pelayanan sederhana kami, kasih-Mu semakin nyata. Amin.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Tuhan Yesus, Sang Guru Ilahi, Engkau selalu mengutus kami murid-murid-Mu untuk hidup dalam dunia ini dengan semangat pemuridan. Mampukanlah kami agar selalu hidup dalam persatuan dengan-Mu. Amin.</strong></p>
<p>Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga: </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" title="Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Januari 2025" href="https://parokijetis.com/renungan-harian-katolik/">Renungan Harian Hari Ini 2 September 2026</a></span></strong><br /><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga (KLIK): </span><span style="text-decoration: underline; color: #0000ff;"><a style="color: #0000ff; text-decoration: underline;" href="https://parokijetis.com/doa-pagi-katolik-awalihari-positifkamu/">Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu</a></span></strong></p>


<p></p>The post <a href="https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-3-september-2026/">Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 September 2026</a> first appeared on <a href="https://parokijetis.com">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://parokijetis.com/renungan-harian-hari-ini-dan-bacaan-injil-3-september-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
