Beranda Renungan Renungan Mingguan 28 Juni 2020

Renungan Mingguan 28 Juni 2020

944
0

Sabda Tuhan Hari Ini 28 Juni 2020, Mat 10:37-42

Barangsiapa tidak memikul salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku.

Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, “Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi puteranya atau puterinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya demi Aku, ia akan memperolehnya kembali.

Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sungguh, ia tidak akan kehilangan upahnya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Seorang imam baru diwawancarai setelah perayaan pentahbisan. “Mengapa kamu mau menjadi imam?” Imam baru itu menjawab, “Supaya lebih mudah masuk Surga.” Perikop ini sungguh-sungguh keras dan menantang; rela kehilangan segalanya di dunia ini, untuk memperoleh segalanya kelak di surga.

Kalau kita refleksikan lebih dalam, teks ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang layak bagi Yesus. Pribadi yang layak bagi Yesus adalah lebih mengasihi Yesus daripada ayah-ibunya sendiri; lebih mengasihi Yesus daripada putra-putrinya sendiri; orang yang mau memikul salibnya dan mengikuti Yesus; orang yang rela kehilangan nyawanya; orang yang mau menyambut pengikut Yesus; orang yang mau menyambut para nabi; dan mereka yang memberi sedekah.

Pertanyaan lebih lanjut, apakah  kriteria di atas ada pada kita? Apakah kita termasuk orang yang layak di hadapan Yesus? Jika belum; jangan kuawatir, masih ada kesempatan. Jadilah pribadi-pribadi yang layak bagi Yesus dan sesama.

Tuhan Yesus Kristus, terima kasih Engkau begitu mencintai kami lebih dari segala sesuatu. Tuntunlah kami dengan Roh-Mu agar kami mampu menjadi pribadi-pribadi yang layak bagi-Mu dan bagi sesama kami. Amin

Sumber renungan: Ziarah Batin 2020, OBOR Indonesia

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here