Beranda Renungan Renungan Mingguan 17 Mei 2020 – Minggu Paskah VI

Renungan Mingguan 17 Mei 2020 – Minggu Paskah VI

753
0

Injil Tuhan Hari Ini 17 Mei 2020, Yoh 14:15‐21 

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain.

Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada murid‐murid‐Nya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah‐Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran, supaya Ia menyertai kamu selama‐lamanya, Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku akan datang kembali kepadamu. Tinggal sesaat lagi, dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup. Pada waktu itulah kamu akan tahu bahwa Aku ada di dalam Bapa‐Ku, bahwa kamu ada di dalam Aku, dan Aku ada di dalam kamu.

Barangsiapa memegang perintah‐Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa‐Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia, dan akan menyatakan diri‐Ku kepadanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Kita meyakini bahwa hubungan kita dengan Allah adalah sebuah hubungan kasih sayang. Dalam arti itulah kesetiaan dan ketaatan kita kepada‐Nya muncul karena kita mengasihi Dia dan Dia mengasihi kita.

Jadi, dorongan untuk melakukan perintah‐Nya bukanlah dorongan yang muncul karena kita takut akan azab neraka, atau karena kita takut akan murka‐Nya. Sebaliknya dorongan itu muncul karena ada hubungan kemesraan antara kita dengan Dia. Hubungan itu terjalin seperti seorang anak yang mengasihi ayahnya atau ibunya. Seorang anak mau membelikan ibunya sebungkus tempe bukan karena takut esoknya tidak diberi uang saku. Dia melakukannya karena yang menyuruh itu adalah ibunya sendiri dan bukan orang lain.

Apa beda antara taat karena mencintai dan taat karena takut? Ketaatan yang muncul karena mencintai adalah ketaatan yang konsisten. Ketaatannya tidak hanya berhubungan dengan kebutuhannya. Sedangkan ketaatan yang muncul karena takut adalah ketaatan yang musiman, atau tergantung kebutuhan; misalnya berdoa kalau lagi butuh bantuan Allah, atau ke Gereja hanya kalau lagi ada intensi tertentu.

Tanda kasih Yesus pada kita, para murid‐Nya, adalah dengan hadirnya Roh Kudus. Dialah yang menyertai hidup kita dan membuat kita tetap terhubung dengan‐Nya. Roh Kudus itu berasal dari Bapa dan Putra.

Ya Allah melalui Roh Kudus hubungan kami dengan Engkau di dalam Kristus semakin terjalin erat. Semoga kami tidak mengeraskan hati terhadap ajakan Roh Kudus untuk selalu menjalin persatuan dengan‐Mu. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2020, OBOR Indonesia

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here