Renungan Harian Hari Ini 20 November 2025, Bacaan Injil Lukas 19:41-44 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 1Mak. 2:15-29; Mazmur: 50:1-2.5-6.14-15; R:23b; PEKAN BIASA XXXIII (H); St.Feliks dr Valois; St.Edmund;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Kemudian para pegawai raja yang bertugas memaksa orang-orang Yahudi murtad datang ke kota Modein untuk menuntut pengorbanan.
Banyak orang Israel datang kepada mereka. Adapun Matatias serta anak-anaknya berhimpun pula.
Pegawai raja itu angkat bicara dan berkata kepada Matatias: “Saudara adalah seorang pemimpin, orang terhormat dan pembesar di kota ini dan lagi didukung oleh anak-anak serta kaum kerabat saudara.
Baiklah saudara sekarang juga maju ke depan sebagai orang pertama untuk memenuhi penetapan raja, sebagaimana telah dilakukan semua bangsa, bahkan orang-orang Yehuda dan mereka yang masih tertinggal di Yerusalem. Kalau demikian, niscaya saudara serta anak-anak saudara termasuk ke dalam kalangan sahabat-sahabat raja dan akan dihormati dengan perak, emas dan banyak hadiah!”
Tetapi Matatias menjawab dengan suara lantang: “Kalaupun segala bangsa di lingkungan wilayah raja mematuhi seri baginda dan masing-masing murtad dari ibadah nenek moyangnya serta menyesuaikan diri dengan perintah-perintah seri baginda,
namun aku serta anak-anak dan kaum kerabatku terus hendak hidup menurut perjanjian nenek moyang kami.
Semoga Tuhan mencegah bahwa kami meninggalkan hukum Taurat serta peraturan-peraturan Tuhan.
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Titah raja itu tidak dapat kami taati dan kami tidak dapat menyimpang dari ibadah kami baik ke kanan maupun ke kiri!”
Matatias belum lagi selesai mengucapkan perkataan tadi maka seorang Yahudi sudah tampil ke muka di depan umum untuk mempersembahkan korban di atas perkorbanan di kota Modein menurut penetapan raja.
Melihat itu Matatias naik darah dan gentarlah hatinya serta meluap-luaplah geramnya yang tepat. Disergapnya orang Yahudi itu dan digoroknya di dekat perkorbanan itu.
Petugas raja yang memaksakan korban itu dibunuhnya pula pada saat itu juga. Kemudian perkorbanan itu dirobohkannya.
Serupalah kerajinannya untuk hukum Taurat itu dengan apa yang telah dilakukan dahulu oleh Pinehas kepada Zimri bin Salom.
Lalu berteriaklah Matatias dengan suara lantang di kota Modein: “Siapa saja yang rindu memegang hukum Taurat dan berpaut pada perjanjian hendaknya ia mengikuti aku!”
Kemudian Matatias serta anak-anaknya melarikan diri ke pegunungan. Segala harta miliknya di kota ditinggalkannya.
Kemudian turunlah ke padang gurun banyak orang yang mencari kebenaran dan keadilan.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Mazmur Asaf.
Yang Mahakuasa, TUHAN Allah, berfirman dan memanggil bumi, dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya.
Dari Sion, puncak keindahan, Allah tampil bersinar.
“Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!”
Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. S e l a
Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” S e l a
.
BAIT PENGANTAR INJIL – Renungan Harian 20 November 2025
Reff. : Alleluya, Alleluya.
Ayat : (Mzm 95 : 8ab) Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah suara Tuhan.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 20 November 2025
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:
“Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata.
Diam-diam saja mengeluh, jangan mengadakan ratapan kematian; lilitkanlah destarmu dan pakailah kasutmu, jangan tutupi mukamu dan jangan makan roti perkabungan.”
Pada paginya aku berbicara kepada bangsa itu dan pada malamnya isteriku mati. Pada pagi berikutnya aku melakukan seperti diperintahkan kepadaku.
Maka bangsa itu berkata kepadaku: “Tidakkah engkau bersedia memberitahukan kepada kami, apa artinya ini bagi kami, bahwa engkau melakukan demikian?”
Lalu kujawab mereka: “Firman TUHAN sudah datang kepadaku:
Katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguh-sungguhnya Aku akan menajiskan tempat kudus-Ku, kekuasaanmu yang kaubanggakan, kenikmatan bagi matamu dan bagi jiwamu; dan anak-anakmu lelaki dan perempuan yang kamu tinggalkan akan mati rebah oleh pedang.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Kamu akan melakukan seperti yang kulakukan: Mukamu tidak akan kamu tutupi dan roti perkabungan tidak akan kamu makan,
kepalamu pakai destar dan kakimu pakai kasut; dan kamu tidak akan meratap atau menangis. Tetapi kamu akan hancur lebur dalam hukumanmu, dan kamu akan mengeluh seorang kepada yang lain.
Demikianlah Yehezkiel menjadi lambang bagimu; tepat seperti yang dilakukannya kamu akan lakukan. Kalau itu sudah terjadi maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan ALLAH.
Dan engkau, anak manusia, bukankah begini akan terjadi? Pada hari Aku mengambil dari mereka benteng mereka, perhiasannya yang menggirangkan hatinya, kenikmatan matanya dan yang dirindukan jiwanya, anak-anak mereka lelaki dan perempuan,
dan pada hari itu juga akan datang seorang yang terluput membawa berita kepadamu.
Pada hari itu mulutmu akan terbuka dan engkau akan berbicara kepada orang yang terluput itu dan tidak lagi tetap bisu. Dengan demikian engkau menjadi lambang bagi mereka dan mereka akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.”
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 November 2025
Kekaisaran Romawi jatuh karena kelemahan moral dan spiritual. Hal yang sama terjadi ketika Kota Yerusalem hancur. Kelemahan moral dan ketidaktaatan kepada Allah membuat Kota Yerusalem hancur.
Dalam Injil hari ini kita mendengar bagaimana Yesus menangisi Yerusalem. Yesus menangisi kehancuran yang akan menimpa kota itu. Kota itu akan dihancurkan oleh musuh sampai tembok-temboknya pun akan dibongkar habis.
Apa yang dinubuatkan Yesus ini mengingatkan kita akan kehancuran Kota Yerusalem ratusan tahun sebelumnya, yaitu ketika Kerajaan Babel datang menyerang dan menghancurkan kota itu sampai habis pada 587 SM.
Kehancuran kala itu diikuti oleh pembuangan penduduk Yerusalem ke Babel. Peristiwa itu adalah sebuah peristiwa pahit dalam sejarah orang Israel.
Alasan Yerusalem dihancurkan terulang kembali saat bangsa Israel jatuh lagi dalam ketidaksetiaan dan ketidaktaatan. Penggalan “ketika Allah melawat Engkau” dalam kalimat terakhir Injil hari ini mengingatkan kita pada kedatangan Tuhan, di mana Dia akan bertindak sebagai hakim yang adil, mengganjar orang-orang yang setia dan menghukum mereka yang berbuat jahat.
Nubuat Yesus akhirnya benar-benar terjadi ketika untuk kedua kalinya Kota Yerusalem dihancurkan oleh Kerajaan Romawi pada 70 M. Perjuangan kita sebagai umat beriman adalah memasuki Yerusalem Abadi dalam Kerajaan Surga. Untuk masuk ke sana diperlukan sebuah pertobatan terus-menerus.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 20 November 2025
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang jujur di hadapan Allah. Semoga kisah tentang Yerusalem menjadi cermin bagi kita, agar tidak mengabaikan sapaan kasih-Nya. Kiranya setiap hari menjadi kesempatan baru untuk bertobat, memperbarui diri, dan berjalan lebih dekat kepada-Nya.
Bapa penuh belas kasih, terimalah kerinduan kami untuk hidup setia. Dalam kelemahan dan keterbatasan, tuntunlah langkah agar tidak terjebak pada kebiasaan yang menjauhkan kami dari kehendak-Mu. Semoga sejarah pahit Yerusalem menjadi pengingat bagi kami untuk selalu memilih jalan pertobatan.
Dalam perjalanan iman, kami mohon rahmat untuk peka terhadap kunjungan-Mu dalam hidup sehari-hari. Berikan kebijaksanaan agar kami mampu mengenali sapaan-Mu dalam peristiwa sederhana, dan keberanian untuk berubah ketika Engkau menunjukkan apa yang harus kami perbaiki.
Kiranya semangat untuk memasuki Yerusalem surgawi selalu menguatkan kami. Biarlah hati kami senantiasa dibaharui, pikiran kami dipenuhi damai, dan hidup kami menjadi persembahan yang setia. Semoga langkah-langkah kecil kami mengantar kami pada keselamatan abadi. Amin.
.
Ya Bapa, tuntunlah kami pada jalan-Mu sehingga kami boleh menikmati sukacita bersama para kudus-Mu dalam Yerusalem Surgawi. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 November 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





