Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Desember 2025

Renungan Harian Hari Ini 1 Desember 2025, Bacaan Injil Matius 8:5-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 4:2-6; Mazmur: 122:1-4a.4b-7.8-9; R:1; PEKAN ADVEN I; B.Dionisius dan Redemptus, Mrt. Indonesia (M); St.Eligius; St.Adrianus dan Sta.Natalia;

Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.
 
Dan orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem akan disebut kudus, yakni setiap orang di Yerusalem yang tercatat untuk beroleh hidup,
 
apabila TUHAN telah membersihkan kekotoran puteri Sion dan menghapuskan segala noda darah Yerusalem dari tengah-tengahnya dengan roh yang mengadili dan yang membakar.
 
Maka TUHAN akan menjadikan di atas seluruh wilayah gunung Sion dan di atas setiap pertemuan yang diadakan di situ segumpal awan pada waktu siang dan segumpal asap serta sinar api yang menyala-nyala pada waktu malam, sebab di atas semuanya itu akan ada kemuliaan TUHAN sebagai tudung
 
dan sebagai pondok tempat bernaung pada waktu siang terhadap panas terik dan sebagai perlindungan dan persembunyian terhadap angin ribut dan hujan.

.

Nyanyian ziarah Daud.
Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.”
 
Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
 
Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
 
ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
 
Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
 
Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: “Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
 
Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!”
 
Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: “Semoga kesejahteraan ada di dalammu!”
 
Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

.

Reff. : Alleluya.

Ayat : (Luk 21 : 36) Berjaga-jagalah dan berdoalah selalu, agar kalian layak berdiri di hadapan Anak Manusia.

.

Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
 
“Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”
 
Yesus berkata kepadanya: “Aku akan datang menyembuhkannya.”
 
Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
 
Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, dan maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”
 
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.
 
Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,

.

Bagaimana ini, kota yang dahulu setia sekarang sudah menjadi sundal! Tadinya penuh keadilan dan di situ selalu diam kebenaran, tetapi sekarang penuh pembunuh.
 
Perakmu tidak murni lagi dan arakmu bercampur air.
 
Para pemimpinmu adalah pemberontak dan bersekongkol dengan pencuri. Semuanya suka menerima suap dan mengejar sogok. Mereka tidak membela hak anak-anak yatim, dan perkara janda-janda tidak sampai kepada mereka.
 
Sebab itu demikianlah firman Tuhan, TUHAN semesta alam, Yang Mahakuat pelindung Israel; “Ha, Aku akan melampiaskan dendam-Ku kepada para lawan-Ku, dan melakukan pembalasan kepada para musuh-Ku.
 
Aku akan bertindak terhadap engkau: Aku akan memurnikan perakmu dengan garam soda, dan akan menyingkirkan segala timah dari padanya.
 
Aku akan mengembalikan para hakimmu seperti dahulu, dan para penasihatmu seperti semula. Sesudah itu engkau akan disebutkan kota keadilan, kota yang setia.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Desember 2025

Sion akan Kubebaskan dengan penghakiman yang adil dan orang-orangnya yang bertobat akan Kubebaskan dengan tindakan yang benar.

Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem.
 
Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
 
dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”
 
Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
 
Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!

.

renungan harian hari ini

Kisah Injil hari ini menantang kita untuk merenungkan soal iman dan kerendahan hati. Seorang perwira Romawi mendekati Yesus dan meminta Dia menyembuhkan hambanya yang lumpuh dan sangat menderita.

Sebagai perwira, ia adalah seorang yang berkuasa dan berpengaruh. Namun, ia mengakui otoritas dan kekuasaan Yesus. Dia yakin bahwa Yesus mampu menyembuhkan hambanya hanya dengan berkata-kata.

Pengakuan akan kekuatan ilahi Yesus ini adalah bukti dari imannya. Meskipun berada dalam posisi berkuasa, ia dengan rendah hati mengakui otoritas khusus yang dimiliki Yesus.

Kerendahan hati adalah unsur amat penting dalam iman, yakni mengakui ketergantungan kita pada belas kasih Allah. Seperti sang perwira, kita dipanggil untuk percaya pada kekuatan-Nya yang bisa menyembuhkan dan mengubah hidup kita.

Kita dianggil untuk menyerahkan hasrat mengontrol dan berkuasa, dan menyerahkan diri kepada otoritas Yesus, kepada kehendak dan tuntunan-Nya.

Setiap kali kita merayakan Ekaristi dan menyambut tubuh Tuhan, kita berdoa, “Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.”

Semoga ungkapan iman dan kerendahan hati yang tampak dalam doa ini menjadi pedoman dalam hidup harian kita agar kita selalu percaya akan kuasa Allah dan bergantung pada belas kasih-Nya.

.

Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang tenang dan terbuka. Kisah perwira yang rendah hati menuntun kita untuk melihat kembali iman kita sendiri—bahwa penyembuhan, kekuatan, dan kedamaian sejati datang ketika kita berserah pada kuasa Sabda Tuhan.

Ya Tuhan, dalam keheningan doa kami menyerahkan seluruh kerinduan untuk memiliki iman yang teguh seperti perwira dalam Injil. Semoga setiap langkah hidup dipenuhi keyakinan bahwa Sabda-Mu memiliki daya menguatkan, memulihkan, dan menuntun kami melewati setiap penderitaan dan kelemahan.

Dalam rasa syukur mendalam, kami memohon kerendahan hati untuk menyadari keterbatasan diri. Kiranya setiap usaha untuk mengontrol hidup ini digantikan oleh keberanian mempercayai kehendak-Mu, sebagaimana perwira itu mengakui otoritas-Mu yang melampaui segala kuasa manusia.

Dalam sukacita iman, kami berharap agar doa yang selalu kami ucapkan dalam Ekaristi—“bersabdalah saja, maka saya akan sembuh”—menjadi nafas kehidupan rohani kami. Semoga keyakinan ini menguatkan kami setiap hari, sehingga hidup kami sungguh menjadi tanda kepercayaan pada belas kasih-Mu yang tak pernah meninggalkan.

.

Tuhan, mampukanlah kami untuk selalu percaya pada kekuatan-Mu dan berserah pada belas kasih-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 30 November 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here