Beranda Berita Terbaru Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil

4783
0
renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 10:1-10

Bacaan I: Kis. 11:1-18; Mazmur: 42:2-3:43:3.4; R: 42:3a; PEKAN PASKAH IV (P) St.Sirilus dr Sesarea; Sta.Katarina dr Bologna; St.Georgius Preca;

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok,

ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

Akulah pintu; siapa saja masuk melalui Aku, ia akan selamat dunia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil

Di tengah pandemi Covid-19, banyak orang secara cepat berubah dalam status sosial dan pekerjaannya. Karena berbagai hambatan dan kemerosotan di bidang ekonomi, para pekerja terpaksa harus di-PHK.

Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan, tidak sedikit yang menjadi pencuri atau perampok. Hal ini karena kurang iman dan pendampingan dari berbagai pihak khususnya para tokoh agama dan orang tua.

Mereka seharusnya dibimbing untuk masuk ke “pintu” yang baik, bukan “pintu” yang jahat. Sakramen Baptis yang kita terima merupakan “pintu” pertama untuk menjadi Katolik.

Karena melalui Sakramen Baptis kita dihapuskan dari dosa asal, dan kita menjadi anak-anak Allah serta diterima menjadi anggota Gereja yang sah.

Dalam bacaan Injil, Yesus menegaskan Ia adalah “pintu”, yang barang siapa masuk ia akan selamat. Dengan demikian, kita diajak untuk terus-menerus beriman kepada Yesus yang adalah Tuhan kita.

Ia-lah satu-satunya Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

.

Ya Bapa, bantulah kami untuk tetap teguh dalan setiap cobaan yang kami alami. Semoga kami tidak tersesat ke jalan yang jahat, tetapi terus mengandalkan Engkau dalam hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Lihat Artikel Lain :