Renungan Harian Hari Ini 20 Juni 2024 Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 20 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 6:7-16 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 48:1-14; Mazmur: 97:1-2. 3-4, 6-6.7, R:12a; PEKAN BIASA XI (H);

BACAAN I

Sir 48:1
Lalu tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar.

Sir 48:2
Kelaparan didatangkan-Nya atas mereka, dan jumlah mereka dijadikannya sedikit berkat semangatnya.

Sir 48:3
Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali.

Sir 48:4
Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mujizatmu, dan siapa boleh bermegah-megah bahwa sama dengan dikau?

Sir 48:5
Orang mati kaubangkitkan dari alam arwah, dan dari dunia orang mati dengan firman Yang Mahatinggi.

Sir 48:6
Raja-raja kauturunkan sampai jatuh binasa, dan orang-orang tersohor kaujatuhkan dari tempat tidurnya.

Sir 48:7
Teguran kaudengar di gunung Sinai, dan di gunung Horeb keputusan untuk balas dendam.

Sir 48:8
Engkau mengurapi raja-raja untuk menimpakan balasan, dan nabi-nabi kauurapi menjadi penggantimu.

Sir 48:9
Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalam kereta dengan kuda-kuda berapi.

Sir 48:10
Engkau tercantum dalam ancaman-ancaman tentang masa depan untuk meredakan kemurkaan sebelum meletus, dan mengembalikan hati bapa kepada anaknya serta memulihkan segala suku Yakub. Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dengan kasih mereka, sebab kamipun pasti akan hidup pula.

Sir 48:12
Elia ditutupi dengan olak angin, tetapi Elisa dipenuhi dengan rohnya. Selama hidup ia tidak gentar terhadap seorang penguasa, dan tidak seorangpun menaklukkannya.

Sir 48:13
Tidak ada sesuatupun yang terlalu ajaib baginya, dan bahkan dikuburnyapun jenazahnya masih bernubuat.

Sir 48:14
Sepanjang hidupnya ia membuat mujizat, dan malah ketika meninggal pekerjaannya menakjubkan,

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 20 Juni 2024

Mzm 97:1
TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!

Mzm 97:2
Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

Mzm 97:3
Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

Mzm 97:4
Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.

Mzm 97:5
Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN, di hadapan Tuhan seluruh bumi.

Mzm 97:6
Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

Mzm 97:7
Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 20 Juni 2024

Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus, “Lagi pula, ketika kamu berdoa, janganlah bertele-tele seperti kebiasaan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata, doanya akan dikabulkan. Jadi, janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu, kamu harus berdoa begini:

Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat.

[Karena Engkaulah yang punya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.] Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga. Namun, jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Juni 2024, Bacaan Injil

Apakah ada resep mujarab bahwa rumusan kalimat yang dapat memastikan bahwa doa kita akan dikabulkan sesuai permintaan kita? Rasanya tidak ada, karena doa bukan mantra, melainkan ungkapan hati kepada Tuhan. Yesus sendiri mengatakan bahwa keliru apabila kita menyangka doa kita dikabulkan karena banyaknya kata-kata.

Bahkan, la menyebut bahwa kebiasaan seperti itu adalah milik orang-orang yang tidak mengenal Allah. Tentu, ketika kita berdoa, kita mengharapkan Tuhan mengabulkannya. Akan tetapi, itu baru satu sisi dari sebuah doa. Dalam doa, diperlukan keberanian untuk berserah pada kehendak Tuhan. Hal itu menjadi sulit diterima ketika kita berada di tengah situasi sulit dan terdesak.

Nabi Elia juga pernah mengalami situasi krisis semacam itu. la mencari Tuhan, namun tak kunjung menemukan-Nya. Akan tetapi, ia tetap setia sampai akhir, dan ada saja jejak-jejak kehadiran Tuhan yang akhirnya menuntun sang nabi dalam berbagai perjuangan hidupnya. Rahmat semacam itu bukan hanya dianugerahkan kepada orang suci atau nabi, melainkan kepada setiap orang yang mau tetap berani menyerahkan seluruh pergumulannya dalam penyertaan Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 Juni 2024

.

.

Ya Yesus, betapa sering kami keliru berdoa. Ajarlah kami senantiasa berdoa seturut kehendak-Mu agar kami pun mengenal apa yang Engkau kehendaki bagi kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here