Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 6 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 6 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1451
0

Renungan Harian 6 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 16:9-15

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.

Siapa saja yang setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan siapa saja yang tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu? Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan.

Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.

Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Paulus mengucapkan salam kepada rekan-rekan sepelayanannya dengan cara yang unik dan luar biasa. Dia menuliskan satu per satu nama rekannya dengan segala jejak kehidupan mereka.

Mereka menghayati bahwa pelayanan itu bukan sekadar rutinitas, melainkan sebagai ungkapan iman, di dalamnya membutuhkan kesetiaan.

Dalam Injil, Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya, “Siapa saja yang setia dalam perkara-perkara kecil, ia juga setia dalam perkara-perkara besar.”

Kesetiaan adalah hal yang paling mendasar dalam membangun sebuah relasi dengan siapa saja.

Jika kita tidak memiliki kesetiaan dalam sebuah hubungan, maka akan menimbulkan keretakan dalam hubungan tersebut dan akan berujung pada ketidakharmonisan.

Mari kita bertanya kepada diri kita sendiri. Kepada siapakah saya harus setia dalam hidup? Siapa yang kita harapkan dalam hidup untuk setia kepada kita?

Sebagai murid Kristus, kita pertama dan terutama setia kepada Tuhan: Perintah-perintah dan kehendak-Nya untuk kita. Sebab, Tuhanlah yang lebih dahulu setia mencintai kita dengan segala keterbatasan yang kita miliki.

Ia setia mengasihi dan mencintai kita apa adanya, tanpa memandang siapa diri kita. Maka, mari kita membangun sikap kesetiaan kepada Tuhan lewat hal-hal yang kecil dalam hidup kita.

Kiranya dengan setia pada hal-hal kecil dalam hidup ini, kita pun mampu untuk setia pada hal-hal yang besar yang dipercayakan kepada kita.

.

Ya Allah, tuntunlah selalu langkah kami supaya kami tetap setia kepada-Mu di tengah berbagai tawaran dunia ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://parokijetis.com/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://parokijetis.com/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here