Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 24 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 24 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1605
0

Renungan Harian 24 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 21:12-19

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akan datang harinya kalian ditangkap dan dianiaya;

kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.

Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu,

dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang diantara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.

Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dalam pandangan umum bahwa menjadi seorang raja atau penguasa pastilah menyenangkan karena ia memiliki segalanya dan melakukan apa saja yang dia mau.

Gambaran seorang raja seperti ini tampak dalam diri Raja Belsyazar, pengganti Nebukadnezar. Pada suatu hari, Belsyazar mengadakan perjamuan besar untuk para pembesar kerajaan.

Jumlah yang hadir dalam jamuan itu sebanyak seribu orang. Tanpa disadarinya, Belsyazar terlalu banyak minum anggur sehingga ia mabuk.

Dalam kondisi mabuk, seseorang bisa melakukan tindakan apa pun di luar kesadarannya. Bertingkah di luar kesadaran pastilah membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Raja Belsyazar rupanya tidak belajar dari sejarah. Ia lupa bahwa ayahnya pernah dihukum Allah. Belsyazar mengulanginya dengan melakukan kesalahan yang sama.

Kekuasaan membuatnya tidak takut pada siapa pun, bahkan pada Allah Israel yang ia kenal melalui riwayat hidup ayahnya.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus meneguhkan para murid-Nya supaya tetap teguh dan bertahan kendati mengalami kesulitan bahkan ketika nyawa mereka menjadi taruhan.

Mereka harus teguh dalam iman dan menyerahkan hidup mereka kepada Allah. Sebab, menjadi pengikut Yesus memiliki konsekuensi-konsekuensi yang tidak mudah dalam hidup bermasyarakat.

Kadang kala, kita dihadapkan pada situasi di mana kita harus mengalami perlakuan tidak adil karena keyakinan dan iman yang kita miliki.

Dalam arti tertentu memang terjadi banyak kasus di mana agama justru digunakan untuk mendiskriminasi sesama.

Tidaklah berlebihan jika kita menyebut orang-orang seperti itu disebut ” mabuk agama” karena itulah sesungguhnya yang terjadi.

Dalam kemabukan itu, banyak orang dengan sewenang-wenang menghina sesamanya dan selalu menganggap dirinya paling benar sehingga selalu menyalahkan orang lain.

Karena itu, marilah kita senantiasa mawas diri dan berdoa agar selalu berjalan dalam terang Allah.

.

Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk tabah menghadapi setiap tantangan hidup dan menghadirkan damai kepada semua orang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://parokijetis.com/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://parokijetis.com/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here