Beranda Berita Terbaru Renungan Harian 13 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 13 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

1482
0

Renungan Harian 13 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 18:1-8

Pada suatu ketika, Yesus menceritakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menjelaskan bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Kata-Nya: “Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata:

Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun,

namun┬ákarena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.”

Kata Tuhan: “Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?

Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kitab Suci sering kali menggambarkan bahwa para anak yatim, janda, dan orang asing mendapat perhatian khusus dari Tuhan.

Bahkan, pemazmur menyebut Allah sebagai Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, sebab mereka adalah orang yang tidak memiliki apa-apa dalam hidupnya.

Mereka percaya bahwa Tuhan mendengarkan doa-doa mereka. Sehingga mereka tak pernah berhenti datang untuk memohon kepada Allah.

Hal ini mau mengatakan bahwa hanya orang-orang yang senantiasa berdoa tanpa henti yang terus-menerus membina hubungan dengan Allah dapat bertahan dalam iman.

Dalam Injil pada hari ini, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang hakim yang tidak adil. Hakim itu digambarkan sebagai seorang yang tidak takut akan Tuhan, namun dia membantu janda yang terus mendatangi dan memohon bantuannya.

Kalau hakim yang tidak adil itu saja, dapat melakukan hal seperti itu, apalagi Allah Bapa yang di surga. Allah yang adalah sumber kasih pasti akan memperhatikan doa umat-Nya yang tiada hentinya datang memohon pertolongan-Nya.

Kita semua sebagai pengikut Kristus diingatkan oleh Yesus melalui perumpamaan-Nya ini untuk memiliki sikap seperti janda itu.

Suatu sikap yang menggambarkan keyakinan dan ketekunan yang dilakukan tanpa henti dan total, termasuk dalam situasi sulit atau penganiayaan.

.

Ya Allah, berilah kami sikap pantang menyerah dalam menghadapi semua peristiwa hidup ini. Semoga kami tidak meninggalkan Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://parokijetis.com/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://parokijetis.com/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here