Beranda Warta Paroki Liburan Sekolah Ala PIA St. Paulus Jatimulyo

Liburan Sekolah Ala PIA St. Paulus Jatimulyo

3077
0

(16/06/2019) Seorang anak dengan baju basah kuyub lari dari kolam ikan di Jogja Exotarium dan teriak “aku senaaaaaannngggg….”. Itu salah satu ekspresi anak PIA St. Paulus Jatimulyo Paroki Jetis pada rangkaian liburan bareng. Liburan kali ini PIA St Paulus mengadakan out bound di Jogja Eksotarium pada Minggu, 16 Juni 2019. Out bound yang diikuti oleh 14 anak ini dipilih untuk membuat anak-anak PIA semakin bersemangat dalam kegiatan PIA.

Ada beberapa permainan yang diadakan disana yaitu Ball Phyton, Piring Terbang, Pertamini, Spon Sitdown, haral rintang, dan diakhiri dengan kunjungan ke kebun binatang mini. Dalam permainan Ball Phyton, menuntut peserta untuk selalu berkonsentrasi terus di dalam kompetisi dan di butuhkan kecepatan respon perintah yang di berikan oleh pemandu. Permainan bertujuan untuk membangun konsentrasi peserta dalam melakukan permainan agar pikiran lebih fokus ke permainan, dan melatih peserta untuk mengikuti perintah atau pengarahan dari pemandu.

Permainan piring terbang dilakukan untuk membentuk kerjasama tim yang kompak dan solid. Peserta dituntut untuk selalu percaya kepada teman, karena di permainan ini piring yang di bawa melewati atas kepala peserta tidak menengok ke belakang yang di lakukan hanya komunikasi yang baik dan percaya bahwa teman yang di belakangnya mampu dan bisa menerima piring dengan baik. Apabila komunikasi kurang baik maka kelompok akan dirugikan dengan bola dari piring yang jatuh atau air yang tumpah.

Permainan Pertamini adalah memindahkan air dari bak ember ke dalam botol menggunakan gelas yang berlubang. Supaya air yang dibawa tetap terkumpul banyak maka peserta dituntut untuk cepat lari menuju botol permainan. Hal ini dilakukan secara bergantian  antar anggota kelompok dengan bertujuan peserta untuk terbiasa antri dan melatih peserta untuk bersama-sama maju menuju ke satu tujuan. Dalam hal ini mengumpulkan air sebanyak mungkin supaya kelompoknya bisa menang karena setiap anggota kelompok sekecil apapun tetap berkontribusi dalam kelompok.

Bentuk permainan spon sitdown hampir sama seperti pertamini di atas. Tetapi untuk yang ini peserta menggunakan spon untuk memindahkan air dan dipindah ke dalam ember kecil yang ada di bawah kursi. Spon tersebut yang sudah dicelup ke dalam air harus diperas dengan cara diduduki di kursi supaya airnya bisa terkumpul di ember yang ada di bawahnya. Permainan ini dimaksudkan untuk belajar antri dan sabar, peserta dituntut untuk rela berkorban karena pakaiannya basah dalam upaya kelompoknya bisa mengumpulkan air yang banyak.

Permainan ditutup dengan haral rintang untuk meningkatkan keberanian peserta. Ada peserta yang dengan berani mengikuti semua tantangan, ada juga peserta yang takut dan lari ke pendamping. Tidak mudah menanamkan keberanian pada anak. Dalam pendampingan PIA pun tidak mudah mengajak anak untuk berani mempimpin doa.

Serangkaian outbound ditutup dengan keliling ke kebun binatang mini untuk mengenal satwa. Dalam hal ini semua peserta dikenalkan dengan nama hewan, sifat-sifatnya, makanannya.

Anak-anak pun diajari untuk berani berinteraksi dengan beberapa hewan jinak dan memberi makan mereka. Anak PIA diajari untuk mencintai binatang sebagai bagian dari ciptaan Tuhan. (LJS)

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here