Beranda Berita Terbaru Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXII – 7 November 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXII – 7 November 2021

863
0

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXII – 7 November 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 330

Dengan Gembira

Dengan gembira, bersama melangkah, kita semua menghadap Tuhan,
bertepuk tangan, nyanyi sukaria, sebab besar kasih setia-Nya.

Angkatlah hati, jiwa, mohon rahmat berlimpah,
agar kita pun pantas, berkenan kepada-Nya.

Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan, dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa memuliakan nama-Mu, Tuhan.

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 353

.

Madah Kemuliaan – PS 354                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau tidak melihat besarnya jumlah, tetapi ketulusan kami dalam mempersembahkan diri dan milik kami kepada-Mu. Anugerahilah kami kerelaan untuk berbagi satu sama lain atas segala sesuatu yang Kauanugerahkan kepada kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I 1 Raj. 17: 10-16

Janda itu membuat sepotong roti bundar kecil dan memberikannya kepada Elia.

Pembacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Sekali peristiwa Nabi Elia bersiap-siap, lalu pergi ke Sarfat. Ketika ia tiba di dekat gerbang kota itu, tampaklah seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Elia berseru kepada perempuan itu, “Cobalah, ambilkan aku sedikit air dalam kendi untuk kuminum!” Ketika perempuan itu pergi mengambil air, Elia berseru lagi, “Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti!”

Perempuan itu menjawab, “Demi Tuhan, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, sebentar lagi aku pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah memakannya, maka kami akan mati.”

Tetapi Elia berkata kepadanya, “Janganlah takut, pulanglah, dan buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dulu bagiku sepotong roti bundar kecil daripadanya, dan bawalah kepadaku; kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu. Sebab beginilah firman Tuhan, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu takkan habis, dan minyak dalam buli-buli itu pun takkan berkurang sampai pada waktunya Tuhan menurunkan hujan ke atas muka bumi.”

Maka pergilah perempuan itu, berbuat seperti yang dikatakan oleh Elia. Maka Elia, perempuan itu dan anaknya mendapat makanan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang sesuai dengan firman Tuhan yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 146:7.8-9a.9bc-10 Ul:1

Ulangan: Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Ayat:

  • Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang yang diperas dan memberikan roti kepada orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.
  • Tuhan membuka mata orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar, Tuhan menjaga orang-orang asing.
  • Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun.

.

Bacaan Kedua – Ibr 9: 24-28

Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus bukan buatan tangan manusia, yang hanya merupakan gambaran dari tempat kudus yang sejati, tetapi ke dalam surga sendiri untuk menghadap hadirat Allah demi kepentingan kita.

Ia pun tidak berulang-ulang masuk untuk mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagaimana Imam Agung setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus mempersembahkan darah yang bukan darahnya sendiri.

Sebab kalau demikian, Kristus harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ternyata, pada zaman akhir ini, Ia hanya satu kali saja menyatakan diri untuk menghapus dosa lewat kurban-Nya.

Seperti manusia ditetapkan Allah untuk mati hanya satu kali, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Mat. 5:3              …..berdiri

Refren: Alleluya

Ayat: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.

Bacaan Injil – Mrk 12: 41-44 (singkat)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari sambil duduk menghadap peti persembahan, Yesus memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. Lalu datanglah seorang janda miskin. Ia memasukkan dua uang tembaga, yaitu uang receh kecil.

Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang dimilikinya, yaitu nafkahnya.”

 

 

.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Persembahan dari janda miskin yang telah memberikan seluruh nafkahnya bagi Tuhan mengajari kita untuk mencintai Dia secara penuh. Marilah kita berdoa kepada Allah yang telah terlebih dahulu mengasihi kita secara penuh di dalam Kristus Putra-Nya. 

L  Bagi Gereja, Umat Allah.

    Allah Bapa Mahabaik, terangilah dan tuntunlah Gereja-Mu agar semakin mampu mencintai-Mu sepenuh hati dengan teguh berjuang membela martabat dan kesucian hidup.

Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi masyarakat kami.

    Allah Bapa Mahabaik, bimbinglah keluarga-keluarga, masyarakat, dan negara kami agar semakin bersatu padu penuh kasih dalam membangun dunia yang lebih baik. Serta kehidupan manusiawi yang lebih bermutu. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi orang-orang miskin, menderita dan tertindas.

    Allah Bapa Mahabaik, kobarkanlah semangat kasih kami agar berani terlibat dalam menghidupkan pengharapan orang-orang miskin, menderita, serta tertindas, dengan bekerja menegakkan keadilan serta kebebasan bagi semua orang. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi kita semua.

    Allah Bapa Mahabaik, dampingilah kami selalu dengan berkat dan kasih-Mu sehingga di tengah segala pencobaan hidup, kami tetap percaya akan kuasa dan kasih-Mu, yang hadir juga di dalam kasih tulus sahabat-sahabat kami. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I   Tuhan, Allah kami, teguhkanlah iman kami bahwa Engkau tidak meninggalkan dunia ini, melainkan tetap mengasihi dan memeliharanya. Ajarilah kami untuk berani mempersembahkan diri kami sebagai persembahan yang hidup demi kemuliaan dan keselamatan kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.

(setelah doa umat selesai, umat dipersilakan duduksampai persiapan persembahan)

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Ya Allah, terimalah persembahan yang kami unjukkan sebagai ungkapan syukur dan penyerahan diri kami kepada-Mu. Jadikanlah kami sebagai Gereja-Mu yang dengan tekun dan nyata mewartakan Kabar Baik kepada kaum miskin dan menderita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. 

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 393
  • Doa Syukur Agung      …berlutut/berdiri
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni –  Mzm. 23:1-2

  • Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa di surga, Engkau telah menaburkan benih Sabda-Mu dalam hati kami dan mengharapkan agar benih itu berakar, tumbuh berkembang, serta menghasilkan buah yang berlimpah. Semoga rezeki surgawi yang telah kami terima ini meneguhkan usaha kami untuk mewujudkan keadilan dan damai sejahtera di tengah-tengah masyarakat kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

TUNTUN AKU, TUHAN ALLAH – PS 653

Tuntun aku, Tuhan Alllah, lewat gurun dunia. Kau perkasa dan setia, bombing aku yang lemah. Roti surga, Roti surga, puaskanlah jiwaku, puaskanlah jiwaku.

Buka sumber Air Hidup, penyembuhan jiwaku, dan berjalanlah di muka dalam tiang awan-Mu. Juru slamat, Juru slamat, Kau Perisai hidupku, Kau Perisai hidupku.

======================= 

.
.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here