Beranda Berita Terbaru Teks Misa Online 4 Juli 2021 Hari Minggu Biasa XIV

Teks Misa Online 4 Juli 2021 Hari Minggu Biasa XIV

309
0

PERAYAAN EKARISTI MINGGU BIASA XIV – Minggu, 4 Juli 2021 – Menghadapi penolakan dengan kelembutan hati.

RITUS PEMBUKA  (berdiri)

Nyanyian Pembuka: – PS 322

Saudara, Mari Semua

Ulangan :

Saudara, mari semua, hadaplah Allah Tuhan Kita.

Sambut tubuh dan darah dari Putera Allah.

Allelu, allelu, allelu, alleluya.

Solis/kor:

  1. Kita adalah satu, ingin hidup yang baru, satu budi dan hati dalam Roh Ilahi:
  2. Satu dalam sabadNya: Kasihi sesamamu! Dalam suka dan duka kita satu padu.

Tanda Salib dan Salam

Pengantar

Seruan Tobat:                                             (duduk)

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U  Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian, (sambil menebah dada sendiri sambil berkata) saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa, (lalu dilanjutkan) Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaekat dan Orang Kudus dan kepada Saudara  sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami

I   Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

I   Kristus, kasihanilah kami.

Kristus, kasihanilah kami.

I   Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan (berdiri)

Kemuliaan kepada Allah di surga,

dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.

Kami memuji Dikau,

Kami meluhurkan Dikau

Kami menyembah Dikau,

Kami memuliakan Dikau

Kami bersyukur kepada-Mu,

kar’na kemuliaan-Mu yang besar,

Ya Tuhan Allah Raja Surgawi,

Allah Bapa yang Maha kuasa,

Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal

Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah,

Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia,

kasihanilah kami.

Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.

Engkau yang duduk di sisi Bapa,

kasihanilah kami

Karena hanya Engkaulah Kudus

Hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah Maha tinggi,

ya Yesus Kristus.

Bersama Roh Kudus,

dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.

Doa Pembuka (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa yang penuh kasih, Engkau telah mengutus putra-Mu untuk menyapa dan mengajar kami. Kami mohon, bukalah hati kami untuk mengenal, mengagumi dan menerima-Nya. Berilah kami keberanian untuk menjadi saksi-Nya di lingkungan hidup kami. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I – Yeh 2: 2-5

Mereka adalah kaum pemberontak! Tetapi mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.

Pembacaan dari Nubuat Yehezkiel:

Sekali peristiwa, kembalilah rohku ke dalam tubuhku, dan aku ditegakkannya. Maka aku mendengar Allah yang berbicara dengan aku. Beginilah firman-Nya, “Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa yang memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga; mereka keras kepala dan tegar hati! Kepada keturunan inilah Aku mengutus engkau! Kepada mereka harus kau katakan: Beginilah firman Tuhan Allah. Dan entah mereka mendengarkan entah tidak, – sebab mereka adalah kaum pemberontak, – mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

 Ulangan:

Mata kita memandang kepada Tuhan, sampai Ia mengasihani kita.

Ayat:

  • Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau bersemayam di surga. Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya.
  • Seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang Tuhan, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
  • Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan; sudah cukup kenyang jiwa kami dengan olok-olok orang yang merasa aman.

Bacaan II 2 Kor 12: 7-10

Aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus turun menaungi aku.

Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

 Saudara-saudara, agar aku jangan meninggikan diri karena pernyataan luar biasa yang aku terima, aku diberi suatu duri dalam dagingku, yaitu seorang utusan iblis untuk mengecoh aku, agar aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, kesukaran, penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Alleluya (berdiri)

 Refren:   Alleluya.

 Ayat:    Roh Tuhan ada padaku, dan Aku diutus-Nya, menyampaikan Kabar Baik kepada orang-orang miskin.

Bacaan Injil – Mrk 6: 1-6

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Sekali peristiwa, Yesus tiba kembali di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Yesus mengajar di rumah ibadat, dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia. Mereka berkata, “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mukjizat-mukjizat yang demikian bagaimana dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria? Bukankah Ia saudara Yakobus, Yoses dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?”

Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Maka Yesus tidak mengadakan satu mukjizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Yesus merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili (duduk) 

Syahadat                                                (berdiri)

Doa Umat                                               (berdiri)

I   Tuhan Yesus mengajari kita untuk tetap setia dan teguh mewartakan karya keselamatan Allah meski mengalami berbagai macam tantangan dan kesulitan. Marilah kita panjatkan doa kepada Allah Bapa agar kita mampu siap sedia dalam mengikuti Sabda-sabda-Nya.

L  Ya Bapa yang Maha Kasih, semoga perutusan yang telah Engkau percayakan kepada para pemimpin Gereja, menjadikan Gereja-Mu subur dan berkembang, dengan disertai rahmat penghiburan dan pengharapan kepada mereka yang kecil dan terpinggirkan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa, yang Maha Bijaksana, Engkau tahu apa yang dibutuhkan oleh bangsa kami: kesejahteraan, keberpihakan dan kedamaian. Semoga para pemimpin kami, mampu mengemban amanat luhur rakyat Indonesia, untuk lebih berpihak pada keadilan dan semakin menghormati keberagaman terutama bagi masyarakat yang masih hidup miskin dan mengalami penindasan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa, yang Berbelas kasih semoga perhatian dan upaya pemerintah, para dokter dan perawat terhadap setiap warga masyarakat yang sedang sakit membuat mereka melihat penyelenggaraan ilahi yang penuh cinta kasih.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa yang Mahabaik, berilah keberanian bagi diri kami untuk menjawab tantangan-Mu, untuk selalu belajar hidup tulus. Menghormati siapapun yang ada di sekitar kami, tanpa melihat mereka hanya dari segi ekonomi, dan posisi sosial, tetapi menghormati mereka dari sisi manusia yang saling menghidupkan dan mencerdaskan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

-hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi-

I   Demikianlah, ya Bapa, doa-doa umat-Mu. Kiranya Engkau mempersatukan doa kami dengan keyakinan kami yang penuh iman, harapan dan kasih agar kami semakin pantas Kau utus dan bersaksi demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan (berdiri)

I   Ya Allah, semoga kurban yang kami persembahkan untuk menghormati nama-Mu ini membersihkan kami dan dari hari ke hari mengantar kami kepada hidup surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Amin.

Doa Syukur Agung  

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392   
  • Doa Ekaristi

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Doa Sesudah Komuni                          (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau telah memenuhi kami dengan anugerah yang melimpah. Semoga kami menyambut karunia keselamatan ini dan tak kunjung henti memuji dan bersyukur kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman (duduk)
Berkat & Pengutusan    (berdiri)

Nyanyian Penutup:  – PS 648 (berdiri)

Allah Bapa Melindungi

  1. Allah Bapa melindungi anak-anak-Nya di bumi; lebih aman lebih nyaman dari burung dalam sarang.
  2. Suara anak-anak Bapa siang malam didengar-Nya; tiap kali anak minta, pertolongan diberikan.
  3. Anak-anak milik Bapa didampingi, diasuh-Nya; tangan-Nya lembut dan kuat mencegah niat sijahat.

PENGUMUMAN TAHBISAN IMAM

Rencana tahbisan Imam yang akan diterimakan melalui tangan Monsinyur Rubiyatmoko, Selasa 13 Juli 2021 yakni seorang Diakon dari Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus/MSF.

  • Diakon Vincentius Ferrera Dhanaraya, MSF., asal Paroki Mater Dei Madiun.

Sesuai dengan ketentuan hukum Gereja yang berlaku, informasi yang menyangkut sifat calon tertahbis, merupan masukan bermanfaat bagi Bapak Uskup.

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here