Beranda Berita Terbaru Renungan Mingguan 7 Maret 2021

Renungan Mingguan 7 Maret 2021

665
0

Sabda Tuhan Hari Ini 7 Maret 2021, Yoh 2:13-25

Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Maka Yesus membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang para penukar dihamburkan-Nya ke tanah, dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata, “Ambil semuanya ini dari sini, jangan membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.” Maka teringatlah murid-murid Yesus bahwa ada tertulis, “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”Tetapi orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya, “Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?” Jawab Yesus kepada mereka, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya, “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?” Tetapi yang dimaksudkan Yesus dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan Yesus. Maka percayalah mereka akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Sementara Yesus tinggal di Yerusalem selama Hari Raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Yesus mengenal mereka semua. Dan tidak perlu seorang pun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Setiap usaha manusia adalah baik adanya. Namun, perlu ditanyakan lebih lanjut apakah usaha yang dilakukan manusia itu benar atau tidak dalam pandangan Allah. Apakah yang kita lakukan sungguh-sungguh berkenan di mata Allah? Apakah setiap yang kita upayakan terjadi di dunia ini direstui oleh Allah? Tentunya tidak semua. Ada banyak hal yang kadang di mata kita baik dan benar, namun di mata Allah justru lain. Oleh karena itu, kita perlu mendengarkan suara Allah.

Bacaan hari ini, mengajak kita untuk lebih mau mendengarkan hikmat Allah, serta mematuhi apa yang dikatakan-Nya. Hikmat Allah itu dalam Perjanjian Lama disampaikan melalui Sepuluh Perintah Allah. Perintah Allah yang melandasi hidup kita dalam berelasi dengan Allah dan sesama. Demikian pula dalam Injil, Yesus tidak menyerahkan hidup-Nya pada hati manusia. Yesus tahu ‘apa yang ada dalam hati manusia’. ‘Hati manusia’ cenderung mengarah pada kemuliaan, kesenangan, dan kebaikan yang semu. Hikmat Allah yang sering dikatakan ‘kebodohan’ oleh manusia menghantar pada keselamatan, kedamaian dan kebenaran di dalam Allah.

Ya Allah, cerahkan budi dan hati kami sehingga kami mengarahkan hidup kami pada kebaikan dan kebenaran. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here