Renungan Harian Katolik Tanggal 9 Agustus 2023, Bacaan Injil

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 15:21-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 13:1-2a.25-14:1.26-29.34-35; Mazmur: 106:6-7a.13-14.21-22.23; R:4a; PEKAN BIASA XVIII; Pw St.Dominikus, Im (P); 

Pada suatu hari, Yesus menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang wanita Kanaan dari daerah itu dan berseru, “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud. Anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu para murid Yesus datang dan meminta kepada-Nya, “Suruhlah wanita itu pergi, sebab ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.” Jawab Yesus, “Aku diutus hanya kepada domba-domba umat Israel yang hilang.”

Tetapi wanita itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata, “Tuhan, tolonglah aku.” Yesus menjawab, “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kata wanita itu lagi, “Benar Tuhan, tetapi
anjing-anjng pun makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Bersabdalah Yesus kepadanya, “Hai ibu, sungguh besar imanmu! Terjadilah bagimu seperti yang kau kehendak─▒.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Agustus 2023, Bacaan Injil

Tanah terjanji sungguh berlimpah susu dan madu. Kotanya kuat dan penduduknya seperti raksasa. Orang Israel merasa iri seperti belalang di hadapan lawannya. Mereka sudah kalah sebelum bertempur. Mereka lupa pada kekuatan Tuhan yang selama ini sudah menuntun mereka keluar dari perbudakan Mesir. Bukannya berharap dan memercayakan diri pada keperkasaan Tuhan, mereka malahan bersungut-sungut. Mereka menunjukkan diri sebagai orang-orang yang kehilangan iman dan pengharapan. Akhirnya, mereka dihukum Tuhan dan tidak selamat.

Berbanding terbalik dengan iman seorang perempuan yang justru datang dari tanah Kanaan. la tidak putus asa ketika didiamkan Yesus. la terus memohon supaya anaknya dibebaskan dari setan. Bahkan, ketika ditolak terang-terangan, la tidak bersungut-sungut dan kehilangan kepercayaan. la mempertontonkan imannya yang sangat bcsar. Akhirnya, anaknya pun selamat.

Tantangan kerap melemahkan iman dan membuat kita bersungut-sungut. Bersungut-sungut menghancurkan relasi kita dengan Tuhan dan merusak kebersamaan sebagai bangsa dan komunitas. Jika hilang iman dan bersungut-sungut, maka perselisihan dan perpecahan akan terjadi. Mari kuatkan iman kita pada Tuhan di hadapan aneka tantangan.

.

Ya Tuhan, kuatkan iman kami dan jauhkan kami dari sikap bersungut-sungut. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Lihat Artikel Lain :

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here