Renungan Harian Hari Ini 8 Januari 2026, Bacaan Injil Lukas 4:14-22a (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 1Yoh. 4:19-5:4; Mazmur: Mzm. 72:2.14.15bc.17; HARI BIASA SESUDAH EPIFANI (P) St.Petrus Tomas;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Januari 2026
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya.
Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.
Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Januari 2026
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
Ia akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan, darah mereka mahal di matanya.
Biarlah tanaman gandum berlimpah-limpah di negeri, bergelombang di puncak pegunungan; dan biarlah buahnya mekar bagaikan Libanon, bulir-bulirnya berkembang bagaikan rumput di bumi.
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 Januari 2026
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”
Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: “Bukankah Ia ini anak Yusuf?”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Januari 2026
Dengan demikian kebenaran telah hilang, dan siapa yang menjauhi kejahatan, ia menjadi korban rampasan. Tetapi TUHAN melihatnya, dan adalah jahat di mata-Nya bahwa tidak ada hukum.
Ia melihat bahwa tidak seorang pun yang tampil, dan Ia tertegun karena tidak ada yang membela. Maka tangan-Nya sendiri memberi Dia pertolongan, dan keadilan-Nyalah yang membantu Dia.
Ia mengenakan keadilan sebagai baju zirah dan ketopong keselamatan ada di kepala-Nya; Ia mengenakan pakaian pembalasan dan menyelubungkan kecemburuan sebagai jubah.
Sesuai dengan perbuatan-perbuatan orang, demikianlah Ia memberi pembalasan: kehangatan murka kepada lawan-lawan-Nya, ganjaran kepada musuh-musuh-Nya; bahkan kepada pulau-pulau yang jauh Ia memberi ganjaran.
Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan-Nya di tempat matahari terbit, sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN.
Dan Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk orang-orang Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN.
Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Januari 2026
Hari ini Yesus mencanangkan misi pelayanan-Nya. Sejak awal sudah tampak siapakah Yesus itu. Dia sudah dinubuatkan oleh para nabi. Sejak usia dua belas tahun ia sudah senang tinggal di bait suci di rumah Bapa-Nya. Ia mempertegas identitas-Nya dengan membaca nubuat Nabi Yesaya,
“Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, pembebasan bagi orang tertindas dan memberitakan tahun rahmat Tuhan.”
Yesus mendapat mandat dari Bapa-Nya untuk menghadirkan keselamatan bagi banyak orang. Misi Yesus ini disampaikan-Nya dengan tegas di rumah ibadah di mana banyak orang menyaksikan-Nya.
Banyak orang memuji-Nya, tetapi tidak sedikit yang terheran-heran dengan kepiawaian-Nya dalam berkhotbah sehingga tentu dari antara orang-orang itu akan ada yang menghujat dan tidak respek pada-Nya. Akan tetapi, Yesus tetap fokus pada misi-Nya melalui pengajaran dan tindakan-Nya mewartakan kebenaran.
Dalam hidup ini, kita semua pasti mempunyai misi yang hendak dicapai. Dengan semangat kasih Allah dan untuk kebaikan bersama, hendaklah kita tetap fokus menggenapi misi kita tanpa gentar dan takut di hadapan banyaknya tantangan berupa penolakan, cemoohan, cibiran, dan ejekan orang lain.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 8 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang semakin diteguhkan. Sabda hari ini mengajak kita menengok kembali misi hidup yang dipercayakan kepada kita masing-masing. Dalam keheningan sejenak, kita belajar menata niat, memurnikan motivasi, dan membiarkan panggilan kasih itu berakar kuat agar setia dijalani.
Bapa, anugerahkanlah kami keberanian untuk tetap setia pada panggilan hidup yang telah ditanamkan. Ketika pujian membuai atau penolakan melukai, semoga langkah kami tidak menyimpang dari tujuan mulia untuk menghadirkan kebaikan. Biarlah semangat pelayanan yang tulus menuntun setiap keputusan dan tindakan kami.
Tanamkanlah keteguhan hati agar kami tidak mudah goyah oleh cemoohan dan keraguan orang lain. Saat jalan terasa berat dan suara-suara negatif melemahkan semangat, semoga kami tetap fokus pada misi yang membawa pembebasan, pengharapan, dan kasih bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Bimbinglah hidup kami agar menjadi kabar baik bagi sesama, terutama bagi yang kecil, lemah, dan terpinggirkan. Semoga setiap karya, perkataan, dan sikap hidup memantulkan terang keselamatan. Jadikanlah kami pribadi yang berani melayani dengan setia, rendah hati, dan penuh kasih hingga akhir perjalanan. Amin.
.
Tuhan, tanamkanlah dalam diri kami kegigihan untuk berkomitmen penuh dalam menjalankan misi-Mu bagi kebaikan sesama. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





