Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Januari 2026

Renungan Harian Hari Ini 5 Januari 2026, Bacaan Injil Matius 4:12-17.23-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Yoh. 3:22-4:6; Mazmur: Mzm. 2:7-8.10-11; O PEKAN II HARI BIASA SESUDAH EPIFANI (P); St.Karolus Houben; St.Yohanes Neuman;

dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
 
Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
 
Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
 
Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
 
dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
 
Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
 
Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
 
Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

.

Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.
 
Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
 
Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!
 
Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,

.

Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
 
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
 
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
 
“Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, —
 
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.”
 
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.
 
Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.
 
Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.

.

Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.
 
Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!
 
Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.
 
Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu.
 
Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
 
Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu.
 
Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.
 
Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Januari 2026

Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi.
 
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.
 
Hai yang tertindas, yang dilanggar angin badai, yang tidak dihiburkan! Sesungguhnya, Aku akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam.
 
Aku akan membuat kemuncak-kemuncak tembokmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari batu manikam merah dan segenap tembok perbatasanmu dari batu permata.
 
Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka;
 
engkau akan ditegakkan di atas kebenaran. Engkau akan jauh dari pemerasan, sebab engkau tidak usah lagi takut, dan engkau akan jauh dari kekejutan, sebab ia tidak akan mendekat kepadamu.
 
Apabila orang menyerbu, itu bukanlah dari pada-Ku; siapa pun yang menyerbu engkau, ia akan rebah melawan engkau.
 
Sesungguhnya, Akulah yang menciptakan tukang besi yang menghembus api dan menghasilkan senjata menurut kecakapannya, tetapi Akulah juga yang menciptakan pemusnah untuk merusakkannya.
 
Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba TUHAN dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman TUHAN.

.

renungan harian hari ini

Yesus tampil di Galilea dengan membawa terang bagi bangsa-bangsa yang tengah dalam kegelapan. Terang yang dibawa-Nya adalah damai dan harapan. Kepada mereka la mewartakan, “Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”

Diri, sabda, serta karya Yesus menghadirkan kesejahteraan lahir dan batin bagi bangsa yang sedang dalam kemelut hidup, krisis dan pengalaman-pengalaman pahit lainnya.

Dengan demikian, seruan dan karya Yesus hari ini kembali menyentak kesadaran kita untuk menjadi penyebar harapan dan damai di tengah sesama. Di sekitar kita begitu banyak peristiwa berupa krisis kemanusiaan, bencana, konflik, perang, dan sebagainya.

Iman kita akan Kristus menuntut kita untuk terlibat secara nyata dalam mengupayakan perdamaian, menyebarkan harapan dan bertindak konkret untuk melayani sesama yang menderita.

Aksi Yesus dalam mengajar, menyembuhkan, dan menyelamatkan orang yang menderita itu tentu lahir dari kesadaran akan tanggung jawab-Nya untuk mengalirkan kasih yang diterima-Nya dari Allah Bapa.

Maka, kita pun hendaknya selalu sadar dan terus membuka hati bagi panggilan ilahi untuk selalu memiliki sense of crisis, lantas tergerak untuk berpartisipasi secara kreatif dalam pelayanan konkret dengan berbagi, menemani, dan menyelamatkan orang-orang yang menderita.

.

Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan sikap hening dan kesiapsediaan batin. Sabda hari ini mengajak kita tidak hanya tersentuh, tetapi juga tergerak. Biarlah terang Kristus yang kita terima meresap dalam hati, lalu memandu langkah kecil kita untuk menjadi pembawa damai dan harapan di tengah dunia.

Ya Bapa, syukur kami panjatkan atas terang dan damai yang dihadirkan melalui Yesus bagi dunia yang terluka. Terima kasih atas harapan yang tetap menyala meski kegelapan masih terasa kuat. Semoga hati kami senantiasa terbuka untuk menerima pertobatan sejati dan membiarkan Kerajaan Surga mulai bertumbuh dalam hidup sehari-hari.

Anugerahilah kami kepekaan hati agar mampu merasakan penderitaan sesama di sekitar kami. Jangan biarkan iman berhenti pada kata-kata dan doa semata, tetapi ubahlah menjadi keberanian untuk bertindak. Semoga hidup kami dipakai sebagai sarana penghiburan, pemulihan, dan kekuatan bagi mereka yang dilanda krisis dan kesedihan.

Kuatkan langkah kami untuk terlibat secara nyata dalam karya perdamaian dan pelayanan kasih. Ajarlah kami berbagi tanpa perhitungan, menemani tanpa menghakimi, dan melayani tanpa lelah. Semoga melalui tindakan sederhana namun tulus, banyak orang merasakan bahwa terang Kristus sungguh hadir dan bekerja di tengah dunia. Amin.

.

Ya Tuhan, tanamkanlah dalam diri kami kesungguhan hati untuk melayani sesama yang menderita, bukan hanya dengan kata-kata, melainkan terutama dengan tindakan konkret. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here