Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:1-6 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Ibr. 12:4-7.11-15; Mazmur: 103:1-2.13-14.17-18a; R: Lih. 17; PEKAN BIASA IV; Pw Sta.Agatha, PrwMrt (M);
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Ibr 12:4
Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.
Ibr 12:5
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;
Ibr 12:6
karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
Ibr 12:7
Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
Ibr 12:11
Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
Ibr 12:12
Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah;
Ibr 12:13
dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.
Ibr 12:14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
Ibr 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Mzm 103:1
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Mzm 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
Mzm 103:13
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Mzm 103:14
Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.
Mzm 103:17
Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
Mzm 103:18
bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Mrk 6:1
Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.
Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.”
Mrk 6:5
Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
Mrk 6:6
Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Rm 14:1
Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.
Rm 14:2
Yang seorang yakin, bahwa ia boleh makan segala jenis makanan, tetapi orang yang lemah imannya hanya makan sayur-sayuran saja.
Rm 14:3
Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu.
Rm 14:4
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.
Rm 14:5
Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.
Rm 14:6
Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan. Dan siapa makan, ia melakukannya untuk Tuhan, sebab ia mengucap syukur kepada Allah. Dan siapa tidak makan, ia melakukannya untuk Tuhan, dan ia juga mengucap syukur kepada Allah.
Rm 14:7
Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri.
Rm 14:8
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.
Rm 14:9
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.
Rm 14:10
Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah.
Rm 14:11
Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”
Rm 14:12
Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Rm 14:13
Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung!
Rm 14:14
Aku tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus, bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri. Hanya bagi orang yang beranggapan, bahwa sesuatu adalah najis, bagi orang itulah sesuatu itu najis.
Rm 14:15
Sebab jika engkau menyakiti hati saudaramu oleh karena sesuatu yang engkau makan, maka engkau tidak hidup lagi menurut tuntutan kasih. Janganlah engkau membinasakan saudaramu oleh karena makananmu, karena Kristus telah mati untuk dia.
Rm 14:16
Apa yang baik, yang kamu miliki, janganlah kamu biarkan difitnah.
Rm 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Rm 14:18
Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.
Rm 14:19
Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.
Rm 14:20
Janganlah engkau merusakkan pekerjaan Allah oleh karena makanan! Segala sesuatu adalah suci, tetapi celakalah orang, jika oleh makanannya orang lain tersandung!
Rm 14:21
Baiklah engkau jangan makan daging atau minum anggur, atau sesuatu yang menjadi batu sandungan untuk saudaramu.
Rm 14:22
Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah. Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
Rm 14:23
Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Emas berasal dari butiran pasir dan dipanasi dengan api yang panas untuk mendapatkan emas yang murni. Dari proses pemanasan ini memberikan contoh soal kesulitan dan penderitaan.
Surat kepada Jemaat lbrani memberikan nasihat untuk bisa melihat kesulitan dan penderitaan secara positif, yaitu bahwa ada kasih Allah di balik semuanya itu. Bukan Allah yang memberikan penderitaan, melainkan di dalam setiap penderitaan ada kasih Allah yang ditampakkan yang membuat kita semakin bertekun dalam cinta kepada Tuhan.
Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus juga secara kemanusiaan mengalami penolakan di tempat asalnya sendiri. Orang memandang hanya kemanusiaan dari Tuhan Yesus. Mereka tidak menerima ke-Allah-an Tuhan Yesus. Tuhan Yesus dapat melewati penolakan ini dengan cinta kasih sebagai Allah. Banyak hati yang akhirnya percaya kepada-Nya.
Kita juga dapat belajar dari kesetiaan Santa Agatha, yang kita peringati hari ini, dalam menghidupi dan mempertahankan kemurnian cintanya akan Tuhan dengan hidup Walaupun dengan jalan kesulitan dan penderitaan, dia tetap menjalaninya dengan sukacita. Bahkan sampai ia menerima mahkota kemartiran.
Marilah kita menjaga kemurnian cinta kita akan Tuhan sehingga kita akan selalu menemukan kasih Tuhan dalam setiap kesulitan dan penderitaan yang kadang muncul dalam kehidupan kita.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025
Allah Bapa Maha Pengasih, pada hari ini kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh kerendahan dan harapan. Kami percaya bahwa Engkau adalah sumber kekuatan kami dalam segala situasi kehidupan, baik dalam sukacita maupun penderitaan.
Tuhan, ajarlah kami untuk melihat kesulitan hidup sebagai jalan pemurnian, sebagaimana emas dimurnikan dalam api. Ketika kami menghadapi penderitaan, tolonglah kami untuk tetap percaya bahwa kasih-Mu tidak pernah meninggalkan kami. Biarlah setiap tantangan yang kami hadapi semakin menguatkan cinta kami kepada-Mu.
Engkau sendiri mengalami penolakan di tempat asal-Mu, tetapi Engkau tetap teguh dalam kasih dan kebenaran. Bantulah kami untuk tidak goyah ketika mengalami penolakan, ketidakadilan, atau kesulitan hidup. Ajarlah kami untuk tetap setia kepada-Mu dan melihat segala sesuatu dengan mata iman.
Kami juga berdoa agar kami dapat meneladan Santa Agatha yang tetap menjaga kemurnian cintanya kepada-Mu di tengah penderitaan. Semoga kami pun mampu menjalani hidup ini dengan keteguhan iman, kesetiaan, dan sukacita meskipun harus melalui jalan salib.
Dalam setiap tantangan hidup, mampukanlah kami untuk selalu menemukan kehadiran-Mu. Jangan biarkan kami kehilangan harapan, tetapi tuntunlah kami untuk tetap bersandar kepada-Mu. Kami serahkan segala pergumulan kami ke dalam tangan-Mu,
sebab Engkaulah Tuhan yang setia, kini dan sepanjang segala masa. Amin.
.
Allah yang kami sembah dan muliakan. Kami sering kali menolak tawaran kasih dan keselamatan-Mu. Kami mohon ampun. Sudi kiranya Engkau membuka hati kami untuk menyambut rahmat yang Engkau selalu berikan untuk kami. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu