Renungan Harian Hari Ini 30 Januari 2026, Bacaan Injil Markus 4:26-34 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 2Sam. 11:1-4a.5-10a.13-17; Mazmur: Mzm. 51:3-4.5-6a.6bo-7.10-11; PEKAN BIASA III (H); Sta.Yasinta Mareskoti; B.Bronislaus Markiewicz;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.
Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.
Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.”
Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.
Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: “Aku mengandung.”
Lalu Daud menyuruh orang kepada Yoab mengatakan: “Suruhlah Uria, orang Het itu, datang kepadaku.” Maka Yoab menyuruh Uria menghadap Daud.
Ketika Uria masuk menghadap dia, bertanyalah Daud tentang keadaan Yoab dan tentara dan keadaan perang.
Kemudian berkatalah Daud kepada Uria: “Pergilah ke rumahmu dan basuhlah kakimu.” Ketika Uria keluar dari istana, maka orang menyusul dia dengan membawa hadiah raja.
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Tetapi Uria membaringkan diri di depan pintu istana bersama-sama hamba tuannya dan tidak pergi ke rumahnya.
Diberitahukan kepada Daud, demikian: “Uria tidak pergi ke rumahnya.” Lalu berkatalah Daud kepada Uria: “Bukankah engkau baru pulang dari perjalanan? Mengapa engkau tidak pergi ke rumahmu?”
Tetapi Uria berkata kepada Daud: “Tabut serta orang Israel dan orang Yehuda diam dalam pondok, juga tuanku Yoab dan hamba-hamba tuanku sendiri berkemah di padang; masakan aku pulang ke rumahku untuk makan minum dan tidur dengan isteriku? Demi hidupmu dan demi nyawamu, aku takkan melakukan hal itu!”
Kata Daud kepada Uria: “Tinggallah hari ini di sini. Besok aku akan melepas engkau pergi.” Jadi Uria tinggal di Yerusalem pada hari itu. Keesokan harinya
Daud memanggil dia untuk makan dan minum dengan dia, dan Daud membuatnya mabuk. Pada waktu malam keluarlah Uria untuk berbaring tidur di tempat tidurnya, bersama-sama hamba-hamba tuannya. Ia tidak pergi ke rumahnya.
Paginya Daud menulis surat kepada Yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria.
Ditulisnya dalam surat itu, demikian: “Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati.”
Pada waktu Yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ke tempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa.
Ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara, dari anak buah Daud; juga Uria, orang Het itu, mati.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.
Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 30 Januari 2026
Lalu kata Yesus: “Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,
lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.”
Kata-Nya lagi: “Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?
Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”
Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,
dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Tetapi ketika dihidangkan makanan di depannya, berkatalah orang itu “Aku tidak akan makan sebelum kusampaikan pesan yang kubawa ini. “ Jawab Laban “Silakan! “
Lalu berkatalah ia “Aku ini hamba Abraham.
TUHAN sangat memberkati tuanku itu, sehingga ia telah menjadi kaya; TUHAN telah memberikan kepadanya kambing domba dan lembu sapi, emas dan perak, budak laki-laki dan perempuan, unta dan keledai.
Dan Sara, isteri tuanku itu, sesudah tua, telah melahirkan anak laki-laki bagi tuanku itu; kepada anaknya itu telah diberikan tuanku segala harta miliknya.
Tuanku itu telah mengambil sumpahku Engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan, yang negerinya kudiami ini,
tetapi engkau harus pergi ke rumah ayahku dan kepada kaumku untuk mengambil seorang isteri bagi anakku.
Jawabku kepada tuanku itu Mungkin perempuan itu tidak mau mengikut aku.
Tetapi katanya kepadaku TUHAN, yang di hadapan-Nya aku hidup, akan mengutus malaikat-Nya menyertai engkau, dan akan membuat perjalananmu berhasil, sehingga engkau akan mengambil bagi anakku seorang isteri dari kaumku dan dari rumah ayahku.
Barulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku, jika engkau sampai kepada kaumku dan mereka tidak memberikan perempuan itu kepadamu; hanya dalam hal itulah engkau lepas dari sumpahmu kepadaku.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Jadi sekarang, apabila kamu mau menunjukkan kasih dan setia kepada tuanku itu, beritahukanlah kepadaku; dan jika tidak, beritahukanlah juga kepadaku, supaya aku tahu entah berpaling ke kanan atau ke kiri. “
Lalu Laban dan Betuel menjawab “Semuanya ini datangnya dari TUHAN; kami tidak dapat mengatakan kepadamu baiknya atau buruknya.
Lihat, Ribka ada di depanmu, bawalah dia dan pergilah, supaya ia menjadi isteri anak tuanmu, seperti yang difirmankan TUHAN. “
Ketika hamba Abraham itu mendengar perkataan mereka, sujudlah ia sampai ke tanah menyembah TUHAN.
Kemudian hamba itu mengeluarkan perhiasan emas dan perak serta pakaian kebesaran, dan memberikan semua itu kepada Ribka; juga kepada saudaranya dan kepada ibunya diberikannya pemberian yang indah-indah.
Sesudah itu makan dan minumlah mereka, ia dan orang-orang yang bersama-sama dengan dia, dan mereka bermalam di situ. Paginya sesudah mereka bangun, berkatalah hamba itu “Lepaslah aku pulang kepada tuanku. “
Tetapi saudara Ribka berkata, serta ibunya juga “Biarkanlah anak gadis itu tinggal pada kami barang sepuluh hari lagi, kemudian bolehlah engkau pergi. “
Tetapi jawabnya kepada mereka “Janganlah tahan aku, sedang TUHAN telah membuat perjalananku berhasil; lepaslah aku, supaya aku pulang kepada tuanku. “
Kata mereka “Baiklah kita panggil anak gadis itu dan menanyakan kepadanya sendiri. “
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Lalu mereka memanggil Ribka dan berkata kepadanya “Maukah engkau pergi beserta orang ini? “ Jawabnya “Mau. “
Maka Ribka, saudara mereka itu, dan inang pengasuhnya beserta hamba Abraham dan orang-orangnya dibiarkan mereka pergi.
Dan mereka memberkati Ribka, kata mereka kepadanya “Saudara kami, moga-moga engkau menjadi beribu-ribu laksa, dan moga-moga keturunanmu menduduki kota-kota musuhnya. “
Lalu berkemaslah Ribka beserta hamba-hambanya perempuan, dan mereka naik unta mengikuti orang itu. Demikianlah hamba itu membawa Ribka lalu berjalan pulang.
Adapun Ishak telah datang dari arah sumur Lahai-Roi; ia tinggal di Tanah Negeb.
Menjelang senja Ishak sedang keluar untuk berjalan-jalan di padang. Ia melayangkan pandangnya, maka dilihatnyalah ada unta-unta datang.
Ribka juga melayangkan pandangnya dan ketika dilihatnya Ishak, turunlah ia dari untanya.
Katanya kepada hamba itu “Siapakah laki-laki itu yang berjalan di padang ke arah kita? “ Jawab hamba itu “Dialah tuanku itu. “ Lalu Ribka mengambil telekungnya dan bertelekunglah ia.
Kemudian hamba itu menceritakan kepada Ishak segala yang dilakukannya.
Lalu Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah dengan sebuah proses tumbuhnya benih. Benih itu bertumbuh di dalam proses yang tidak diketahui oleh orang, tetapi akan tiba saatnya benih itu akan tumbuh besar dan menghasilkan buah,
sehingga dapat disaksikan dan bahkan dinikmati banyak orang. Yesus menekankan proses benih itu bertumbuh sebagai sebuah gambaran cara kerja Allah dalam membangun kerajaan-Nya.
Kerajaan Allah selalu dimulai dengan orang-orang kecil dan sederhana, namun kelak dapat melakukan hal-hal besar. la memulai Kerajaan Allah dengan para murid yang sebagian besar merupakan nelayan dan orang-orang kecil nan sederhana.
Dia memanggil mereka yang tersingkir dan tidak diperhitungkan masyarakat, sebab mereka inilah benih dalam kerajaan itu. Dalam diri mereka ada ketulusan dan antusiasme untuk bertumbuh dan berkembang sehingga menjadi penopang kerajaan.
Begitu pun kita yang adalah para pelayan kecil, hamba-hamba-Nya yang beriman melalui sebuah proses yang tidak mudah. Kita bersyukur karena Allah menemani kita dalam proses pertumbuhan dan perkembangan iman kita.
Karena itu, digerakkan oleh rasa syukur itu, kita mesti bisa dan mampu memberdayakan lebih banyak orang yang kecil dan sederhana untuk menikmati Kerajaan Allah berupa kebahagiaan dan keselamatan.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 30 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan sikap rendah hati dan penuh kepercayaan. Kita diajak untuk setia menjalani proses pertumbuhan iman, meski sering tersembunyi dan perlahan. Semoga hati kita tetap sabar, tekun, dan penuh syukur, seraya percaya bahwa Allah bekerja setia dalam hidup orang-orang kecil dan sederhana.
Ya Bapa, kami bersyukur atas karya-Mu yang bekerja diam-diam namun pasti dalam hidup kami. Tanamkan kesabaran untuk setia menjalani proses iman tanpa tergesa-gesa menuntut hasil. Semoga hati kami percaya bahwa setiap benih kebaikan yang ditanamkan akan bertumbuh pada waktunya sesuai kehendak-Mu.
Engkaulah Sang Penabur yang memanggil orang-orang kecil menjadi bagian Kerajaan Allah. Ajarilah kami meneladan kerendahan hati dan ketulusan para murid-Mu. Semoga hidup kami menjadi tanah yang subur bagi Sabda, sehingga mampu bertumbuh, berbuah, dan membawa harapan bagi banyak orang.
Kuatkan kami sebagai hamba-hamba kecil agar berani memberdayakan sesama yang lemah dan tersisih. Tumbuhkan semangat untuk berbagi kebahagiaan dan keselamatan yang berasal dari Kerajaan-Mu. Semoga melalui proses hidup kami, kasih-Mu semakin nyata dan dirasakan oleh dunia. Amin.
.
Ya Tuhan, tuntunlah langkah kami dalam menumbuhkembangkan iman serta semangat pelayanan kami bagi sesama. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 29 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





