Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2026, Bacaan Injil Matius 23:1-12 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Yes. 1:10.16-20; Mazmur: 50:8-9.16bc-17.21.23; PEKAN III PRAPASKAH (U); St.Martinus; St.Nikolo d’Albergati; Sta.Kungunde;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!
Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
Marilah, baiklah kita beperkara! — firman TUHAN — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?
Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,
Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: “Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2026
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
“Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2026
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Setelah mereka berangkat dari Elim, tibalah segenap jemaah Israel di padang gurun Sin, yang terletak di antara Elim dan gunung Sinai, pada hari yang kelima belas bulan yang kedua, sejak mereka keluar dari tanah Mesir.
Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaah Israel kepada Musa dan Harun;
dan berkata kepada mereka: “Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan.”
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.
Dan pada hari yang keenam, apabila mereka memasak yang dibawa mereka pulang, maka yang dibawa itu akan terdapat dua kali lipat banyaknya dari apa yang dipungut mereka sehari-hari.”
Sesudah itu berkatalah Musa dan Harun kepada seluruh orang Israel: “Petang ini kamu akan mengetahui bahwa TUHANlah yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Dan besok pagi kamu melihat kemuliaan TUHAN, karena Ia telah mendengar sungut-sungutmu kepada-Nya. Sebab, apalah kami ini maka kamu bersungut-sungut kepada kami?”
Lagi kata Musa: “Jika memang TUHAN yang memberi kamu makan daging pada waktu petang dan makan roti sampai kenyang pada waktu pagi, karena TUHAN telah mendengar sungut-sungutmu yang kamu sungut-sungutkan kepada-Nya — apalah kami ini? Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN.”
Kata Musa kepada Harun: “Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Marilah dekat ke hadapan TUHAN, sebab Ia telah mendengar sungut-sungutmu.”
Dan sedang Harun berbicara kepada segenap jemaah Israel, mereka memalingkan mukanya ke arah padang gurun — maka tampaklah kemuliaan TUHAN dalam awan.
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
“Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel; katakanlah kepada mereka: Pada waktu senja kamu akan makan daging dan pada waktu pagi kamu akan kenyang makan roti; maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu.
Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi.
Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: “Apakah ini?” Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: “Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu.
Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa.”
Demikianlah diperbuat orang Israel; mereka mengumpulkan, ada yang banyak, ada yang sedikit.
Ketika mereka menakarnya dengan gomer, maka orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Tiap-tiap orang mengumpulkan menurut keperluannya.
Orang Israel makan manna empat puluh tahun lamanya, sampai mereka tiba di tanah yang didiami orang; mereka makan manna sampai tiba di perbatasan tanah Kanaan.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Di tengah dunia dewasa ini yang sering kali menilai seseorang dari penampilannya, pencitraan menjadi sangat penting. Dalam situasi seperti itu, tantangan terbesar dalam kehidupan beragama adalah menjadi asli, autentik, bukan hanya kelihatan saleh, melainkan sungguh-sungguh hidup dalam kasih dan kebenaran.
Yesus sangat keras terhadap orang-orang munafik yang beribadah dengan tampilan dan kata-kata indah, namun hati mereka jauh dari Tuhan.
Iman sejati bukan soal seberapa rajin kita hadir di tempat ibadah, melainkan seberapa dalam kasih itu mengubah cara kita memperlakukan orang lain, terutama mereka yang kecil, lemah, miskin, dan terpinggirkan.
Sikap pura-pura mungkin bisa menipu sesama, tetapi tidak bisa menyentuh hati Allah. Yang Dia cari adalah ketulusan yang lahir dari kerendahan hati, bukan dari keinginan untuk dipuji. Orang yang rendah hati menyadari bahwa semua kebaikan berasal dari Tuhan. Karena itu, ia tidak mencari sorotan, tetapi melayani dengan tulus.
Marilah kita belajar menghayati iman bukan sebagai pencitraan kosong, melainkan sebagai suatu relasi yang hidup dengan Allah. Relasi yang mendorong kita untuk bertumbuh dalam cinta kasih dan kebaikan yang nyata. Sebab hanya iman yang disertai kasih, kerendahan hati, dan pelayanan tuluslah yang menjadi terang sejati bagi dunia.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 3 Maret 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita mengakhiri permenungan ini dengan hati yang jujur di hadapan Tuhan. Kita diajak untuk meninggalkan sikap pura-pura dan belajar hidup dalam ketulusan iman. Semoga setiap langkah hidup kita semakin mencerminkan kasih yang nyata, bukan sekadar tampilan luar yang mencari pujian manusia.
Ya Bapa, bimbinglah hati kami agar berani hidup dalam kejujuran iman. Jauhkan kami dari keinginan untuk dipuji dan dilihat baik oleh sesama, tetapi tuntunlah kami untuk mencari kerendahan hati yang lahir dari kasih sejati. Bentuklah batin kami agar semakin selaras dengan kehendak-Mu setiap hari.
Ajarilah kami melayani dengan tulus seperti hati-Mu yang lembut dan penuh belas kasih. Ketika godaan untuk mencari pengakuan datang, kuatkanlah kami untuk tetap setia berbuat baik dalam keheningan. Jadikanlah hidup kami kesaksian kasih yang sederhana namun nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Perbaruilah iman kami agar tidak berhenti pada kata-kata atau penampilan luar, melainkan berbuah dalam tindakan kasih yang konkret. Semoga melalui sikap rendah hati dan pelayanan yang tulus, banyak orang merasakan kehadiran kasih-Mu yang menghidupkan. Terimalah seluruh hidup kami sebagai persembahan kasih. Amin.
.
Ya Tuhan, jauhkan kami dari sikap munafik dan berpura-pura. Ajarilah kami menjadi murid-Mu yang sejati. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





