Renungan Harian Hari Ini 29 Januari 2026, Bacaan Injil Markus 4:21-25 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 2Sam. 7:18-19.24-29; Mazmur: Mzm. 132:1-2.3-5.11.12.13-14; PEKAN BIASA III (H); St.Josef Freinademetz; B.Arkanjela Girlani;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata: “Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?
Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan ALLAH; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya Tuhan ALLAH.
Engkau telah mengokohkan bagi-Mu umat-Mu Israel menjadi umat-Mu untuk selama-lamanya, dan Engkau, ya TUHAN, menjadi Allah mereka.
Dan sekarang, ya TUHAN Allah, tepatilah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu.
Maka nama-Mu akan menjadi besar untuk selama-lamanya, sehingga orang berkata: TUHAN semesta alam ialah Allah atas Israel; maka keluarga hamba-Mu Daud akan tetap kokoh di hadapan-Mu.
Sebab Engkau, TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, demikian: Aku akan membangun keturunan bagimu. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini kepada-Mu.
Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan ALLAH, Engkau sendirilah yang berfirman dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya.”
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Nyanyian ziarah. Ingatlah, ya TUHAN, kepada Daud dan segala penderitaannya,
bagaimana ia telah bersumpah kepada TUHAN, telah bernazar kepada Yang Mahakuat dari Yakub:
“Sesungguhnya aku tidak akan masuk ke dalam kemah kediamanku, tidak akan berbaring di ranjang petiduranku,
sesungguhnya aku tidak akan membiarkan mataku tidur atau membiarkan kelopak mataku terlelap,
sampai aku mendapat tempat untuk TUHAN, kediaman untuk Yang Mahakuat dari Yakub.”
TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya: “Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu;
jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku, dan pada peraturan-peraturan-Ku yang Kuajarkan kepada mereka, maka anak-anak mereka selama-lamanya akan duduk di atas takhtamu.”
Sebab TUHAN telah memilih Sion, mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya:
“Inilah tempat perhentian-Ku selama-lamanya, di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 29 Januari 2026
Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.
Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”
Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.
Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya “Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku,
supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam.
Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku. “
Lalu berkatalah hambanya itu kepadanya “Mungkin perempuan itu tidak suka mengikuti aku ke negeri ini; haruskah aku membawa anakmu itu kembali ke negeri dari mana tuanku keluar? “
Tetapi Abraham berkata kepadanya “Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana.
TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah memanggil aku dari rumah ayahku serta dari negeri sanak saudaraku, dan yang telah berfirman kepadaku, serta yang bersumpah kepadaku, demikian kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini — Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku.
Tetapi jika perempuan itu tidak mau mengikuti engkau, maka lepaslah engkau dari sumpahmu kepadaku ini; hanya saja, janganlah anakku itu kaubawa kembali ke sana. “
Lalu hamba itu meletakkan tangannya di bawah pangkal paha Abraham, tuannya, dan bersumpah kepadanya tentang hal itu.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Kemudian hamba itu mengambil sepuluh ekor dari unta tuannya dan pergi dengan membawa berbagai-bagai barang berharga kepunyaan tuannya; demikianlah ia berangkat menuju Aram-Mesopotamia ke kota Nahor.
Di sana disuruhnyalah unta itu berhenti di luar kota dekat suatu sumur, pada waktu petang hari, waktu perempuan-perempuan keluar untuk menimba air.
Lalu berkatalah ia “TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham.
Di sini aku berdiri di dekat mata air, dan anak-anak perempuan penduduk kota ini datang keluar untuk menimba air.
Kiranya terjadilah begini anak gadis, kepada siapa aku berkata Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum — dialah kiranya yang Kau tentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu. “
Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; buyungnya dibawanya di atas bahunya.
Anak gadis itu sangat cantik parasnya, seorang perawan, belum pernah bersetubuh dengan laki-laki; ia turun ke mata air itu dan mengisi buyungnya, lalu kembali naik.
Kemudian berlarilah hamba itu mendapatkannya serta berkata “Tolong beri aku minum air sedikit dari buyungmu itu. “
Jawabnya “Minumlah, tuan, “ maka segeralah diturunkannya buyungnya itu ke tangannya, serta diberinya dia minum.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia “Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum. “
Kemudian segeralah dituangnya air yang di buyungnya itu ke dalam palungan, lalu berlarilah ia sekali lagi ke sumur untuk menimba air dan ditimbanyalah untuk semua unta orang itu.
Dan orang itu mengamat-amatinya dengan berdiam diri untuk mengetahui apakah TUHAN membuat perjalanannya berhasil atau tidak.
Setelah unta-unta itu puas minum, maka orang itu mengambil anting-anting emas yang setengah syikal beratnya, dan sepasang gelang tangan yang sepuluh syikal emas beratnya,
serta berkata “Anak siapakah engkau? Baiklah katakan kepadaku! Adakah di rumah ayahmu tempat bermalam bagi kami? “
Lalu jawabnya kepadanya “Ayahku Betuel, anak Milka, yang melahirkannya bagi Nahor. “
Lagi kata gadis itu “Baik jerami, baik makanan unta banyak pada kami, tempat bermalam pun ada. “
Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN,
serta berkata “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini! “
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Melalui perumpamaan hari ini, Yesus ingin menegaskan bahwa identitas sebagai pengikut Kristus harus dinyatakan. Jangan ditutup-tutupi karena alasan-alasan tertentu. Seperti pelita yang ditaruh di atas kaki dian, dan bukan di bawah tempayan, demikian pula halnya dengan setiap orang percaya.
Konsekuensi yang paling nyata dari pilihan menjadi murid Kristus yang percaya pada-Nya adalah bersaksi dengan tegas serta percaya diri mewartakan kebaikan Allah yang diterimanya.
Banyak kesempatan di mana kesaksian kita sangat dibutuhkan orang lain. Dalam setiap perjumpaan dengan rekan kerja, dengan sahabat, dengan saudara-saudari dari keyakinan lain, kita harusnya menampilkan identitas Kristiani yang yang khas, terutama dalam hal kasih-mengasihi.
Yesus mengarahkan kepada kita agar tidak melakukan sesuatu yang tidak kita inginkan agar orang lain melakukannya untuk kita. Identitas Kristiani kita itu nyata hanya jika cinta kasih benar-benar mewarnai seluruh sikap dan tutur kata kita di hadapan orang lain.
Cahaya yang kita bagikan kepada dunia adalah cahaya cinta kasih dan kita mempunyai tanggung jawab iman dan moral untuk menyalakannya.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 29 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang terbuka dan jujur. Kita diajak untuk tidak menyembunyikan iman yang telah dianugerahkan, melainkan menampilkannya dengan rendah hati dan berani. Semoga hidup kita sungguh menjadi pelita yang memancarkan terang kasih bagi siapa pun yang kita jumpai setiap hari.
Ya Bapa, syukur kami panjatkan atas panggilan untuk menjadi terang di tengah dunia. Tanamkan keberanian agar iman tidak kami simpan bagi diri sendiri. Semoga setiap sikap, pilihan, dan perkataan memancarkan kebaikan yang bersumber dari kasih-Mu, sehingga banyak orang merasakan kehadiran-Mu melalui hidup kami.
Bimbinglah kami agar kesaksian hidup selaras dengan ajaran kasih-Mu. Jauhkan kami dari sikap takut dan ragu untuk menyatakan iman. Semoga cinta kasih menjadi tanda utama kehadiran kami di tengah keluarga, pekerjaan, dan masyarakat.
Kuatkanlah kami untuk setia menyalakan cahaya iman dalam keseharian. Ajarlah kami mengasihi tanpa syarat, menghormati setiap pribadi, dan membawa damai dalam setiap perjumpaan. Semoga terang kasih yang kami bagikan menumbuhkan harapan dan memuliakan nama-Mu sepanjang hidup kami. Amin.
.
Ya Tuhan, semoga hati dan budi kami selalu siap untuk menjadi saksi-Mu yang setia. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 28 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





