Renungan Harian Hari Ini 27 Januari 2026, Bacaan Injil Markus 3:31-35 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 2Sam. 6:12b-15.17-19; Mazmur: Mzm. 24:7.8.9.10; PEKAN BIASA III (H); St.Angela Merici, Prw; St.Henry De Osso Cervello;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: “TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
Apabila pengangkat-pengangkat tabut TUHAN itu melangkah maju enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak lembu gemukan.
Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.
Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut TUHAN itu dengan diiringi sorak dan bunyi sangkakala.
Tabut TUHAN itu dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di dalam kemah yang dibentangkan Daud untuk itu, kemudian Daud mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN.
Setelah Daud selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, diberkatinyalah bangsa itu demi nama TUHAN semesta alam.
Lalu dibagikannya kepada seluruh bangsa itu, kepada seluruh khalayak ramai Israel, baik laki-laki maupun perempuan, kepada masing-masing seketul roti bundar, sekerat daging, dan sepotong kue kismis. Sesudah itu pergilah seluruh bangsa itu, masing-masing ke rumahnya.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
“Siapakah itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
“Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!” S e l a
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 27 Januari 2026
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.”
Jawab Yesus kepada mereka: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”
Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
TUHAN memperhatikan Sara, seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.
Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.
Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak, yang dilahirkan Sara baginya.
Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.
Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
Berkatalah Sara: “Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku.”
Lagi katanya: “Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya.”
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.
Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”
Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu.”
Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.
Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.”
Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Injil hari ini mempertegas satu hal, yakni bahwa kehadiran Yesus berciri universal. Sebab sebagian besar orang masih berpikiran bahwa relasi yang mengikat Yesus dan orang-orang di sekitar-Nya adalah relasi jasmaniah atau hanya hubungan darah semata.
Yesus mengangkat relasi-Nya ke level yang lebih universal, yang memungkinkan semua orang dapat terangkul. Dia hendak mengatakan bahwa setiap orang adalah saudara-saudari-Nya jika kita dapat melakukan kehendak Allah.
Dengan kata lain, kalau kita melakukan kehendak Allah, kita semua adalah saudara-saudara-Nya dan kita hidup dalam satu ikatan utuh.
Rasul Paulus mengungkapkan bahwa Kristus menjadi yang sulung di antara kita. Dengan demikian, Kristus bukan hanya menjadi sahabat bagi kita, melainkan juga menjadi kakak sulung yang selalu menjaga, membela, dan menyelamatkan kita.
Maka, hendaknya pemahaman kita akan Yesus juga memengaruhi sikap kita, sekaligus membuat kita mudah meneladan keutamaan-keutamaan-Nya. Kita hadir sebagai saudara bagi setiap makhluk. Oleh karena itu, kita bertanggung jawab untuk memelihara dan memastikan keselamatan mereka.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 27 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan membuka hati pada makna persaudaraan sejati. Kita diajak melihat sesama bukan sekadar berdasarkan ikatan lahiriah, melainkan sebagai saudara dalam kehendak Allah. Semoga Sabda hari ini menumbuhkan sikap inklusif, kepedulian, dan tanggung jawab untuk saling menjaga dalam kasih.
Ya Bapa, syukur atas panggilan menjadi satu keluarga besar dalam Kristus. Tanamkanlah kerinduan untuk selalu melakukan kehendak-Mu dalam hidup sehari-hari. Mampukan kami memandang setiap orang sebagai saudara yang patut dihormati, diterima, dan dikasihi tanpa syarat, apa pun latar belakang dan keadaannya.
Ajarlah cara hidup yang setia pada kehendak Bapa. Bentuklah hati yang lembut agar mudah meneladan kasih, kerendahan hati, dan keberanian-Mu. Semoga kehadiran kami sungguh menjadi tanda persaudaraan yang menyembuhkan dan menguatkan bagi siapa pun yang dijumpai.
Teguhkanlah tanggung jawab kami sebagai saudara bagi seluruh ciptaan. Bangunkan kesadaran untuk menjaga kehidupan, memelihara damai, dan memperjuangkan keselamatan bersama. Semoga hidup ini semakin mencerminkan keluarga Allah yang utuh, saling menopang, dan berjalan bersama menuju kepenuhan kasih. Amin.
.
Ya Tuhan, terimalah kami sebagai saudara-Mu dalam suka dan duka hidup kami. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2026, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 26 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





