Renungan Harian Hari Ini 25 Januari 2026, Pembacaan Injil Matius 4:12-23 (Mat. 4:12-17) (baca Alkitab – klik disini)
Pembacaan I: Yes. 8:23b- 9:3; Mazmur: Mzm. 27:1.4.13-14; Pembacaan II: 1Kor. 1:10-13.17; O PEKAN I; PEKAN BIASA I (H); O PEKAN II, PEKAN BIASA III, HUT Kongregasi Imam & Bruder CM, Hari Minggu Sabda Allah, Penutupan Pekan Doa Sedunia;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian dan Injil 25 Januari 2026
Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain.
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.
Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.
Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!
.
BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.
Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Juga atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?
Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itu pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
“Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, —
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.”
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”
Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.
Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik.
Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah,
serta berkata: “Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku, janganlah kiranya lampaui hambamu ini.
Biarlah diambil air sedikit, basuhlah kakimu dan duduklah beristirahat di bawah pohon ini;
biarlah kuambil sepotong roti, supaya tuan-tuan segar kembali; kemudian bolehlah tuan-tuan meneruskan perjalanannya; sebab tuan-tuan telah datang ke tempat hambamu ini.” Jawab mereka: “Perbuatlah seperti yang kaukatakan itu.”
Lalu Abraham segera pergi ke kemah mendapatkan Sara serta berkata: “Segeralah! Ambil tiga sukat tepung yang terbaik! Remaslah itu dan buatlah roti bundar!”
Lalu berlarilah Abraham kepada lembu sapinya, ia mengambil seekor anak lembu yang empuk dan baik dagingnya dan memberikannya kepada seorang bujangnya, lalu orang ini segera mengolahnya.
Kemudian diambilnya dadih dan susu serta anak lembu yang telah diolah itu, lalu dihidangkannya di depan orang-orang itu; dan ia berdiri di dekat mereka di bawah pohon itu, sedang mereka makan.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Lalu kata mereka kepadanya: “Di manakah Sara, isterimu?” Jawabnya: “Di sana, di dalam kemah.”
Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.
Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.
Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: “Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?”
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Abraham: “Mengapakah Sara tertawa dan berkata: Sungguhkah aku akan melahirkan anak, sedangkan aku telah tua?
Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan itu, tahun depan, Aku akan kembali mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara mempunyai seorang anak laki-laki.”
Lalu Sara menyangkal, katanya: “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut; tetapi TUHAN berfirman: “Tidak, memang engkau tertawa!”
Lalu berangkatlah orang-orang itu dari situ dan memandang ke arah Sodom; dan Abraham berjalan bersama-sama dengan mereka untuk mengantarkan mereka.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?
Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar serta berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat berkat?
Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan supaya TUHAN memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya kepadanya.”
Sesudah itu berfirmanlah TUHAN: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya.
Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.”
Lalu berpalinglah orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan TUHAN.
Abraham datang mendekat dan berkata: “Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik?
Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu?
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik! Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?”
TUHAN berfirman: “Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.”
Abraham menyahut: “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu.
Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?” Firman-Nya: “Aku tidak memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana.”
Lagi Abraham melanjutkan perkataannya kepada-Nya: “Sekiranya empat puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu.”
Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di sana.”
Katanya: “Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu.”
Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”
Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Injil 25 Januari 2026
Pada 30 September 2019, bertepatan dengan peringatan 1600 tahun wafatnya Santo Hieronimus, doktor Gereja dan penerjemah Kitab Suci ke dalam bahasa Latin (vulgata), Paus Fransiskus menetapkan hari Minggu Biasa III sebagai Hari Minggu Sabda Allah.
Paus Fransiskus mengarahkan agar Minggu Biasa III ini dikhususkan sebagai perayaan, pendalaman, dan penyebaran Sabda Allah. Tentu dengan maksud agar kita makin mencintai Sabda Allah bukan hanya sebagai pedoman hidup, melainkan terutama sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan Allah.
Untuk meneruskan Sabda Allah itu, hari ini Rasul Paulus mengajak jemaatnya untuk gigih mewartakan Injil. Paulus menegaskan, “Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, melainkan untuk memberitakan Injil.” Bagi Paulus, tugas jemaat adalah memberitakan Injil atau Sabda demi mempersatukan jemaat yang terlibat perselisihan.
Baginya, Sabda itu mempersatukan mereka sehingga mereka dapat seiya sekata dalam melanjutkan karya Kristus. Fungsi Sabda adalah menuntun kepada kehidupan bersama Allah dalam kebenaran, sebagaimana ungkapan pemazmur, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Mzm. 119:105). Firman Allah menuntun langkah umat-Nya kepada kebenaran sejati.
Yesus, Sang Sabda pun hadir sebagai cahaya yang besar bagi bangsa yang tinggal dalam kegelapan. la terus memberitakan, “Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat.” Kehadiran Yesus, karya dan Sabda-Nya menguatkan dan sekaligus menggerakkan hati kita untuk selalu tinggal bersama-Nya dalam Sabda yang kita renungkan setiap saat.
Maka, hendaknya kita terus bertekun dalam membaca, merenungkan, dan mendalami Sabda-Nya. Pengalaman intens bersama-Nya akan kita hayati secara sungguh-sungguh dalam dan melalui seruan, ajaran, dan kisah-Nya dalam Kitab Suci. Mari mencintai Sabda-Nya.
.
Doa Renungan Harian dan Injil 25 Januari 2026
Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang rindu akan Sabda Allah. Kita diajak untuk tidak hanya mendengar dan membaca, tetapi juga membiarkan Sabda itu hidup, berbicara, dan membentuk langkah keseharian. Semoga cinta kita akan Kitab Suci makin bertumbuh dan menuntun hidup kita.
Ya Bapa, sumber segala terang dan kebenaran, terima kasih atas Sabda yang diberikan sebagai penuntun hidup. Semoga hati kami selalu terbuka untuk mendengarkan dan merenungkannya dengan setia, sehingga setiap keputusan dan tindakan kami lahir dari terang Firman yang mempersatukan dan meneguhkan iman.
Hadirkanlah cahaya-Mu dalam setiap sudut hidup kami. Jauhkan kami dari sikap acuh tak acuh terhadap Injil. Bangkitkan kerinduan untuk mewartakan Sabda melalui hidup yang sederhana, jujur, dan penuh kasih di tengah dunia.
Kuatkan Gereja-Mu agar terus setia mewartakan Injil demi persatuan dan keselamatan banyak orang. Semoga Sabda yang kami renungkan menjadi pelita dalam perjalanan iman, menuntun langkah kami menuju kehidupan yang berkenan dan setia pada kehendak-Mu. Amin.
.
Ya Tuhan, segarkan selalu semangat kami dalam mendalami Sabda-Mu dan mewartakannya ke tengah dunia. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 24 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





