Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 23 Desember 2025

Renungan Harian Hari Ini 23 Desember 2025, Bacaan Injil Lukas 1:57-66
  (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Mal. 3:1-4; 4:5-6; Mazmur: 25:4bc-5ab.8-9.10.14; R: Luk. 21:28; PEKAN ADVEN IV (U) St.Yohanes dr Kety; St.Servulus; Novena Natal Hari Kedelapan;

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.
 
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
 
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
 
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
 
Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

.

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
 
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
 
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
 
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

.

Reff. : Alleluya.

Ayat : O Tuhan, Raja segala bangsa dan batu penjuru Gereja, datanglah dan selamatkanlah umat-Mu.

.

Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan ia pun melahirkan seorang anak laki-laki.
 
Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
 
Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
 
tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
 
Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”
 
Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu.
 
Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: “Namanya adalah Yohanes.” Dan mereka pun heran semuanya.
 
Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
 
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
 
Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: “Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

.

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali.
 
Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dan memperbanyak dia.
 
Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.
 
Perhatikanlah suara-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kepada-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran akan keluar dari pada-Ku dan hukum-Ku sebagai terang untuk bangsa-bangsa.
 
Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan.

Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah ke bumi di bawah; sebab langit lenyap seperti asap, bumi memburuk seperti pakaian yang sudah usang dan penduduknya akan mati seperti nyamuk; tetapi kelepasan yang Kuberikan akan tetap untuk selama-lamanya, dan keselamatan yang dari pada-Ku tidak akan berakhir.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 23 Desember 2025

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka.
 
Sebab ngengat akan memakan mereka seperti memakan pakaian dan gegat akan memakan mereka seperti memakan kain bulu domba; tetapi keselamatan yang dari pada-Ku akan tetap untuk selama-lamanya dan kelepasan yang Kuberikan akan lanjut dari keturunan kepada keturunan.
 
Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan TUHAN! Terjagalah seperti pada zaman purbakala, pada zaman keturunan yang dahulu kala! Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab, yang menikam naga sampai mati?
 
Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?
 
Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh.

.

renungan harian hari ini

Injil hari ini menuturkan peristiwa kelahiran Yohanes Pembaptis. Kisah ini bukan hanya sekadar narasi tentang kelahiran seorang bayi, melainkan lebih jauh mengungkapkan rencana ajaib Allah dan bagaimana kepatuhan serta iman dapat membuahkan kesaksian yang kuat bagi orang lain.

Ketika Zakaria, yang telah dibuat bisu karena ketidakpercayaannya, menulis, “Namanya adalah Yohanes,” seketika dia dapat berbicara lagi dan mulai memuji Allah. Tindakan iman ini menjadi saksi kepada semua yang hadir, dan berita tentang peristiwa ajaib ini menyebar ke seluruh daerah Yudea,

membuat semua yang mendengarnya bertanya-tanya, “Apakah kiranya yang akan terjadi kepada anak ini?” Ini jelas menunjukkan bahwa tindakan kepercayaan yang tulus dan kepatuhan kepada perintah Tuhan dapat membuahkan hasil yang luar biasa dan menjadi kesaksian yang kuat bagi orang lain.

Perikop ini telah memberikan gambaran kepada kita bahwa Allah memperlihatkan rahmat-Nya yang besar kepada orang-orang yang setia kepada-Nya dalam iman dan kepatuhan.

Keluarga kecil ini, yaitu Zakaria, Elisabet, dan Yohanes, masing-masing memainkan peran dalam rencana Allah, dengan kepercayaan dan kepatuhan mereka. Maka, ini menjadi undangan bagi kita untuk bisa lebih mendengarkan dan mematuhi kehendak Tuhan dalam hidup kita.

.

Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan ini dengan hati yang hening dan penuh rasa syukur. Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis mengajak kita menyadari bahwa iman dan ketaatan, meski lahir dari proses yang panjang dan penuh pergulatan, mampu menghadirkan kesaksian yang menguatkan banyak orang di sekitar kita.

Ya Tuhan, iman yang perlahan dimurnikan melalui pengalaman hidup kiranya tumbuh semakin kokoh dalam diri kami. Saat keraguan dan ketakutan sempat membungkam keberanian, bangkitkan kembali kepercayaan yang sederhana namun tulus. Semoga setiap langkah ketaatan membuka jalan bagi pujian dan kesaksian yang memuliakan nama-Mu.

Kepatuhan Zakaria yang akhirnya dinyatakan melalui tindakan kecil mengajarkan kami arti mendengarkan dengan sungguh. Dalam keseharian yang sering bising oleh keinginan sendiri, ajarlah kami peka pada kehendak-Mu. Biarlah keputusan-keputusan sederhana menjadi tanda iman yang hidup dan membawa berkat bagi sesama.

Peran keluarga Zakaria dan Elisabet kiranya menginspirasi hidup kami. Dalam keluarga, komunitas, dan pelayanan, tanamkan kesediaan untuk mengambil bagian dalam rencana keselamatan. Semoga hidup kami, dengan iman dan kepatuhan yang terus dilatih, menjadi sarana rahmat yang menghadirkan harapan, sukacita, dan pengharapan baru bagi banyak orang. Amin.

.

Allah Bapa kami, berilah kami kekuatan untuk setia mendengarkan Sabda-Mu dan melaksanakan kehendak-Mu dalam hidup kami sehari-hari. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 22 Desember 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here