Renungan Harian Hari Ini 2 Juli 2025, Bacaan Injil Matius 8:28-34 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Kej. 21:5.8-20; Mazmur: 34:7-8.10-11.12-13; R:7a; PEKAN BIASA XII (H); St.Bernardino Realino dkk., St.Fransiskus di Girolamo; St.Yohanes Fransiskus Regis;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.
Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu.
Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”
Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu.”
BACAAN I – Renungan Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.
Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.
Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.”
Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
(34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
(34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
(34-11) Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatupun yang baik.
(34-12) Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu!
(34-13) Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik?
(34-14) Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 2 Juli 2025
Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.
Dan mereka itupun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”
Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
Dan larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Maka Nahas, orang Amon itu, bergerak maju dan berkemah mengepung Yabesh-Gilead. Lalu berkatalah semua orang Yabesh itu kepada Nahas: “Adakanlah perjanjian dengan kami, maka kami akan takluk kepadamu.”
Tetapi Nahas, orang Amon itu, berkata kepada mereka: “Dengan syarat inilah aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, bahwa tiap mata kananmu akan kucungkil; dengan demikian aku mendatangkan malu kepada segenap orang Israel.”
Para tua-tua Yabesh berkata kepadanya: “Berilah kelonggaran kepada kami tujuh hari lamanya, supaya kami mengirim utusan ke seluruh daerah Israel; dan jika tidak ada seorangpun yang menyelamatkan kami, maka kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu.”
Ketika para utusan itu sampai di Gibea-Saul, dan menyampaikan hal itu kepada bangsa itu, menangislah bangsa itu dengan suara nyaring.
Saul baru saja datang dari padang dengan berjalan di belakang lembunya, dan ia bertanya: “Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?” Mereka menceritakan kepadanya kabar orang-orang Yabesh itu.
Ketika Saul mendengar kabar itu, maka berkuasalah Roh Allah atas dia, dan menyala-nyalalah amarahnya dengan sangat.
Diambilnyalah sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu potongan-potongan itu dikirimkannya ke seluruh daerah Israel dengan perantaraan utusan, pesannya: “Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, lembu-lembunya akan diperlakukan juga demikian.” Lalu TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga majulah mereka serentak.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Ketika Saul memeriksa barisan mereka di Bezek, maka ada tiga ratus ribu orang Israel dan tiga puluh ribu orang Yehuda.
Kepada para utusan yang datang itu dikatakan: “Beginilah kamu katakan kepada orang-orang Yabesh-Gilead: Besok pada waktu panas teriknya matahari akan datang bagimu penyelamatan.” Ketika para utusan kembali dan memberitahukan hal itu kepada orang-orang Yabesh, bersukacitalah mereka.
Lalu orang-orang Yabesh itu berkata kepada Nahas: “Besok kami akan keluar menyerahkan diri kepadamu; maka bolehlah kamu lakukan terhadap kami apapun yang kamu pandang baik.”
Keesokan harinya Saul membagi rakyat itu menjadi tiga pasukan. Mereka itu masuk ke tengah-tengah perkemahan musuh pada waktu kawal pagi dan memukul kalah orang-orang Amon sebelum hari panas; dan terserak-seraklah orang-orang yang lolos itu, sehingga di antara mereka tidak ada tinggal dua orang bersama-sama.
Lalu berkatalah bangsa itu kepada Samuel: “Siapakah yang telah berkata: Masakan Saul menjadi raja atas kita? Serahkanlah orang-orang itu, supaya kami membunuhnya.”
Tetapi kata Saul: “Pada hari ini seorangpun tidak boleh dibunuh, sebab pada hari ini TUHAN telah mewujudkan keselamatan kepada Israel.”
Dan Samuel berkata kepada bangsa itu: “Marilah kita pergi ke Gilgal dan membaharui jabatan raja di sana.”
Lalu pergilah seluruh bangsa itu ke Gilgal dan menjadikan Saul raja di sana di hadapan TUHAN di Gilgal, dan mereka mempersembahkan di sana korban keselamatan di hadapan TUHAN, dan bersukarialah di sana Saul dan semua orang Israel dengan sangat.
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Dalam Bacaan Pertama kita mendengar bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan siapa pun yang dilahirkan dunia ini binasa. Meskipun Hagar dan anak yang dilahirkannya bagi Abraham diusir ke padang gurun, Allah tidak membiarkan mereka mati kehausan.
Dalam Injil kita mendengar bagaimana Yesus menyelamatkan orang yang kerasukan setan dengan mengabulkan permintaan setan-setan untuk berpindah ke dalam babi-babi.
Tuhan datang ke dunia untuk mengasihi dan menyelamatkan umat manusia, terutama mereka yang terpinggirkan dalam kehidupan sosial dan yang hidupnya dikuasai oleh kekuatan-kekuatan jahat dan kuasa kegelapan.
Bila Tuhan berkenan menunjukkan keberpihakan-Nya pada kita, tentu kita juga harus menunjukkan sikap yang sama, yaitu mengusahakan keselamatan dan kesejahteraan sesama umat manusia. Sebab Allah yang kita imani adalah Allah yang penuh belas kasih dan senantiasa tergerak oleh belas kasihan. Allah yang kita imani adalah Allah pengasih yang selalu mendengar setiap doa kita.
.
Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Juli 2025
Saudara-saudari terkasih, setelah kita merenungkan sabda Tuhan hari ini, marilah kita mengangkat hati dalam doa penutup, mohon agar hati kita semakin dibentuk menyerupai hati Allah yang penuh belas kasih dan peduli pada sesama.
Ya Allah, sumber belas kasih yang tiada habisnya, kami bersyukur atas penyertaan-Mu yang tak pernah meninggalkan kami, sebagaimana Engkau menyertai Hagar dan anaknya di padang gurun. Dalam hidup kami pun, Engkau selalu hadir dan menguatkan, bahkan saat kami merasa diasingkan dan tak berdaya.
Engkaulah penyelamat kami dari kuasa kegelapan. Engkau tak segan datang kepada mereka yang terpinggirkan, yang terbelenggu oleh dosa dan penderitaan. Maka bantulah kami untuk memiliki hati seperti-Mu—hati yang penuh empati, yang berani peduli, dan yang setia mengasihi tanpa syarat.
Mampukan kami untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama. Ajar kami untuk terlibat aktif dalam membawa terang kasih dan keselamatan kepada siapa pun yang kami jumpai. Semoga dalam setiap langkah kami, dunia merasakan kehadiran kasih-Mu. Amin.
.
Allah, sumber kehidupan dan kekuatan kami, dengarkanlah doa dan permohonan kami, baik yang terucap maupun yang tidak, sebab Engkau mengetahui isi hati kami. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Juli 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





