Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Desember 2025

Renungan Harian Hari Ini 2 Desember 2025, Bacaan Injil Lukas 10:21-24 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 11:1-10; Mazmur: 72:2.7-8.12-13.17; R: lih.7; PEKAN ADVEN I (U); Sta.Bibiana; B.Maria Angela Astorch; St.Edmund Campion; St.Robertus Southwell;

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
 
Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
 
ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.
 
Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.
 
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
 
Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya.
 
Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.
 
Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak.
 
Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.
 
Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

.

Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

Dan kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!
 
Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;
 
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.

Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

.

Reff. : Alleluya.

Ayat : Tuhan pasti datang; Ia datang dengan megah, dan mata para hamba-Nya akan berseri-seri.

.

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
 
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.”
 
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
 
Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.”

.

Sungguh, telah Kaubuang umat-Mu, yakni kaum keturunan Yakub, sebab di mana-mana mereka melakukan tenung seperti yang di Timur dan sihir seperti orang Filistin, dan orang-orang asing di antara mereka terlalu banyak.
 
Negerinya penuh emas dan perak dan tak terbatas harta bendanya; dan negerinya penuh kuda dan tak terbatas jumlah keretanya.
 
Negerinya penuh berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya.
 
Maka manusia ditundukkan dan orang direndahkan — janganlah ampuni mereka!
 
Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya!
 
Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.
 
Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan;
 
untuk menghukum semua pohon aras di Libanon yang tumbuh meninggi dan tetap menjulang, dan menghukum semua pohon tarbantin di Basan;

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Desember 2025

dan untuk menghukum semua gunung yang tinggi-tinggi dan semua bukit yang menjulang ke atas;
 
untuk menghukum semua menara yang tinggi-tinggi dan semua tembok yang berkubu;
 
juga untuk menghukum semua kapal Tarsis dan semua kapal yang paling indah.
 
Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.
 
Sedang berhala-berhala akan hilang sama sekali.
 
Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi.
 
Pada hari itu berhala-berhala perak dan berhala-berhala emas yang dibuat manusia untuk sujud menyembah kepadanya akan dilemparkannya kepada tikus dan kelelawar,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Desember 2025

dan ia akan masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu dan ke dalam celah-celah di bukit batu terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi.
 
Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?

Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.
 
Dan orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem akan disebut kudus, yakni setiap orang di Yerusalem yang tercatat untuk beroleh hidup,
 
apabila TUHAN telah membersihkan kekotoran puteri Sion dan menghapuskan segala noda darah Yerusalem dari tengah-tengahnya dengan roh yang mengadili dan yang membakar.
 
Maka TUHAN akan menjadikan di atas seluruh wilayah gunung Sion dan di atas setiap pertemuan yang diadakan di situ segumpal awan pada waktu siang dan segumpal asap serta sinar api yang menyala-nyala pada waktu malam, sebab di atas semuanya itu akan ada kemuliaan TUHAN sebagai tudung
 
dan sebagai pondok tempat bernaung pada waktu siang terhadap panas terik dan sebagai perlindungan dan persembunyian terhadap angin ribut dan hujan.

.

renungan harian hari ini

Senada dengan renungan kemarin, hari ini kita diundang untuk datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati, yakni dengan hati yang sederhana seperti anak kecil.

Anak-anak memiliki rasa kagum, kepercayaan, dan ketulusan yang memungkinkan mereka menerima pengajaran dengan hati yang murni dan tanpa prasangka. Yesus memanggil kita untuk mendekati-Nya dengan iman yang sederhana, bebas dari kesombongan dan prasangka.

Misteri Kerajaan Allah sering kali tersembunyi dari orang-orang yang bijaksana dan berpengetahuan, yakni mereka yang hanya mengandalkan pemahaman dan intelektualitas mereka sendiri. Sebaliknya, Allah menyatakan misteri-misteri ini kepada mereka yang rendah hati dan terbuka untuk menerimanya dengan iman dan kepercayaan.

Kebanyakan orang cerdik pandai memandang hidup dan masa depan dengan mengandalkan rancangan dan kalkulasinya. Ini tidak sepenuhnya keliru karena manusia memang dikaruniai akal budi yang sepantasnya digunakan dengan maksimal untuk menyikapi hidup dan peristiwa.

Namun, manusia jatuh dalam kesombongan jika karena itu Allah dan kehendak-Nya seperti tidak mempunyai pengaruh apa-apa, tidak masuk hitungan. Bila itu yang terjadi, baiklah masa Adven ini menjadi pengingat bagi kita untuk kembali mengandalkan Allah sebagai pusat hidup.

.

Ibu, Bapak, dan Saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan membuka hati di hadapan Tuhan. Masa Adven mengajak kita kembali pada kesederhanaan iman seorang anak kecil—iman yang jujur, tulus, dan penuh kepercayaan. Semoga ajakan ini menuntun kita untuk lebih bersandar pada-Nya dalam setiap langkah hidup.

Ya Tuhan, dalam keheningan jiwa kami membawa seluruh kesombongan dan rasa mampu kami sendiri untuk Kau pulihkan. Kiranya hati yang keras dilunakkan, pikiran yang penuh prasangka dijernihkan, dan kami dibimbing agar mampu mendengar suara-Mu dalam kesederhanaan dan ketulusan iman seorang anak kecil.

Kami juga memohon rahmat kerendahan hati dengan rasa syukur, agar tidak hanya mengandalkan kecerdasan dan perhitungan manusiawi. Semoga setiap rencana dan pilihan hidup selalu diarahkan pada kehendak-Mu, sehingga hidup kami selaras dengan damai dan terang Kerajaan-Mu.

Dalam pengharapan Adven, kami mohon agar hati kami semakin peka terhadap misteri kasih-Mu yang hadir dalam hal-hal kecil dan sederhana. Semoga masa penantian ini menjadi kesempatan untuk kembali menempatkan Dikau sebagai pusat kehidupan, sehingga kami berjalan dengan iman yang murni dan penuh kepercayaan. Amin.

.

Tuhan, mampukan kami melihat diri dan hidup kami dalam tuntunan dan penyelenggaraan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Desember 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here