Renungan Harian Hari Ini 15 Januari 2026, Bacaan Injil Markus 1:40-45 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: 1Sam. 4:1-11; Mazmur: Mzm. 44:10-11.14-15.24-25; PEKAN BIASA I (H); St.Arnoldus Janssen; St.Fransiskus F.de Capillas; B.Aloysius Variara; St.Plasidus dan Maurus; B.Yakobus dr Citta della Pieve;
DAFTAR ISI | Klik 👇🏻
BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Orang Israel maju berperang melawan orang Filistin dan berkemah dekat Eben-Haezer, sedang orang Filistin berkemah di Afek.
Orang Filistin mengatur barisannya berhadapan dengan orang Israel. Ketika pertempuran menghebat, terpukullah kalah orang Israel oleh orang Filistin, yang menewaskan kira-kira empat ribu orang di medan pertempuran itu.
Ketika tentara itu kembali ke perkemahan, berkatalah para tua-tua Israel: “Mengapa TUHAN membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini? Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian TUHAN, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita.”
Kemudian bangsa itu menyuruh orang ke Silo, lalu mereka mengangkat dari sana tabut perjanjian TUHAN semesta alam, yang bersemayam di atas para kerub; kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, ada di sana dekat tabut perjanjian Allah itu.
Segera sesudah tabut perjanjian TUHAN sampai ke perkemahan, bersoraklah seluruh orang Israel dengan nyaring, sehingga bumi bergetar.
Dan orang Filistin yang mendengar bunyi sorak itu berkata: “Apakah bunyi sorak yang nyaring di perkemahan orang Ibrani itu?” Ketika diketahui mereka, bahwa tabut TUHAN telah sampai ke perkemahan itu,
ketakutanlah orang Filistin, sebab kata mereka: “Allah mereka telah datang ke perkemahan itu,” dan mereka berkata: “Celakalah kita, sebab seperti itu belum pernah terjadi dahulu.
Celakalah kita! Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dahsyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun.
Kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki, hai orang Filistin, supaya kamu jangan menjadi budak orang Ibrani itu, seperti mereka dahulu menjadi budakmu. Berlakulah seperti laki-laki dan berperanglah!”
Lalu berperanglah orang Filistin, sehingga orang Israel terpukul kalah. Mereka melarikan diri masing-masing ke kemahnya. Amatlah besar kekalahan itu: dari pihak Israel gugur tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki.
Lagipula tabut Allah dirampas dan kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, tewas.
.
MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Namun Engkau telah membuang kami dan membiarkan kami kena umpat, Engkau tidak maju bersama-sama dengan bala tentara kami.
Engkau membuat kami mundur dari pada lawan kami, dan orang-orang yang membenci kami mengadakan perampokan.
Dan Engkau membuat kami menjadi cela bagi tetangga-tetangga kami, menjadi olok-olok dan cemooh bagi orang-orang sekeliling kami.
Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa-bangsa, menyebabkan suku-suku bangsa menggeleng-geleng kepala.
Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus!
Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dan melupakan penindasan dan impitan terhadap kami?
.
BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 15 Januari 2026
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:
“Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.”
Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.
.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.”
Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”
Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”
Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.
Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”
Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.
Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.”
Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapa pun yang bertemu dengan dia.
Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.
BACAAN OFISI – Renungan Harian dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.
Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh.
Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.
Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.
Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.
Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama.
Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.”
.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Hari ini Injil berkisah tentang Yesus yang menyembuhkan seorang penderita sakit kulit yang menajiskan. Tindakan Yesus ini berangkat dari hati-Nya yang berbelas kasih dan tulus. Orang yang hatinya berbelas kasih dapat dengan mudah merasakan penderitaan orang lain (empati) dan tergerak untuk membantu.
Begitu pula hati yang tulus dicirikan dengan melakukan perbuatan baik tanpa maksud lain, tanpa mencari-cari keuntungan dan mengharapkan balasan. Itulah yang dilakukan Yesus terhadap orang berpenyakit kulit yang menajiskan itu.
Setelah menyembuhkannya, Yesus meminta agar tidak mengatakan kepada orang lain peristiwa yang baru saja dialaminya. Hati Yesus yang penuh belas kasih dan tulus itu mampu memuluskan niat-Nya untuk membantu, tanpa banyak intensi selain ingin menyatakan kasih Allah kepada umat-Nya.
Mempunyai hati yang tulus dan berbelas kasih hendaknya juga menjadi impian kita. Belajar dari Yesus yang selalu menuruti kehendak Bapa-Nya dalam hal mengasihi, kita pun diajak untuk sungguh-sungguh menghayati keberadaan kita
sebagai orang beriman dengan terus mendengar bisikan Roh Allah, peka terhadap suara-Nya dalam doa dan keheningan sehingga hati kita pun diubah-Nya menjadi hati yang tulus dan berbelas kasih.
.
Doa Renungan Harian dan Bacaan Injil 15 Januari 2026
Bapak, Ibu, dan saudara-saudari terkasih, marilah kita menutup permenungan hari ini dengan hati yang tenang dan terbuka. Dalam keheningan batin, kita diajak menimba kembali teladan Yesus yang berbelas kasih dan tulus, agar Sabda yang kita dengar tidak berlalu begitu saja, melainkan mengendap dan membentuk sikap hidup kita sehari-hari.
Ya Yesus, terima kasih atas kasih yang nyata melalui sentuhan penyembuhan-Mu. Hati-Mu yang penuh belas kasih menggerakkan langkah untuk mendekati mereka yang disingkirkan dan terluka. Bentuklah hati kami agar mampu berempati, tidak menutup mata terhadap penderitaan, serta rela hadir membawa pengharapan bagi sesama.
Sering kali niat baik kami tercampur dengan keinginan untuk dipuji dan diakui. Melalui ketulusan-Mu yang tidak mencari balasan, murnikanlah motivasi hidup kami. Ajarlah kami berbuat baik dengan diam, setia melayani tanpa pamrih, dan membiarkan kasih Allah bekerja lebih besar daripada kepentingan diri.
Tuntunlah kami untuk peka mendengarkan bisikan Roh Kudus dalam doa dan keheningan. Ubahlah batin kami menjadi hati yang lembut, tulus, dan berbelas kasih. Semoga hidup beriman kami sungguh memancarkan kasih Allah bagi siapa pun yang kami jumpai. Amin.
.
Ya Tuhan, jadikanlah hati kami seperti hati-Mu yang tulus dan penuh belas kasih. Semoga kami tidak mengabaikan begitu saja saudara-saudari kami yang mengalami penderitaan dan yang tersingkir. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia
Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2026
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu





